Pentingnya Menjaga Asupan Makan Bagi Orang Autis

AUTISMEMAJALAH BATAM POS | HAL 26 | EDISI 48

Menurut dr Brain Gantoro, SpGK, Spesialis Gizi Klinik RS Awal Bros Batam, menjaga asupan makan alias diet penting bagi orang autis, karena berkaitan dengan reaksi yang terjadi di dalam tubuhnya yang bisa mengakibatkan reaksi alergi dan reaksi radang. Contoh Rania yang mudah marah ketika mengonsumsi minuman atau makanan dengan kadar glukosa tinggi, menurut dr Brain, itulah reaksi radangnya. Ada sejumlah makanan dan minuman yang biasanya menjadi pantangan orang autis, misalnya kasein pada susu sapi, gluten pada tepung terigu (gandum), makanan hasil fermentasi seperti keju, cokelat, permen, makanan instan, penyedap, buah-buahan yang mengandung glukosa tinggi seperti apel, anggur, stroberi, pisang, dan jeruk, serta seafood.Bila makanan atau minuman di atas dikonsumsi orang yang autis bisa menyebabkan reaksi alergi dan reaksi radang. “Dalam kondisi metabolisme tubuh orang autis terhadap bahan-bahan ini dan turunnya akan menimbulkan reaksi alergi dan reaksi inflamasi (peradangan),” kata dr Brain.Sebaiknya, lanjut Brain, yang harus dilakukan adalah tes alergi. “Yang paling bagus itu tes alergi lengkap yang bisa membedakan alergi ringan, sedang, dan berat. Setelah tahu, baru kecukupan kalori, protein, dan lain-
nya,” paparnya.

Faktor Penyebab Autis

Apa faktor utama penyebab autis? “Sampai sekarang belum ada keterangan yang bisa menjelaskan penyebab pasti autis,” jawab dr Brain Gantoro, SpGK, Spesialis Gizi Klinik RS Awal Bros Batam. Bisakah orang autis itu normal kembali? “Masalah utamanya itu komunikasi sosial, itu sulit dinormalkan seperti orang normal kebanyakan. Tapi kalau yang lain seperti IQ dan lainnya itu bisa dinormalkan,” kata dr Brain.
Apakah autis itu bawaan lahir atau setelah lahir? Menurut dr Brain, autis bukan bawaan lahir atau faktor genetis. Bayi yang normal saat lahir bisa autis jika terkena paparan lingkungan dan makanan yang tidak baik. “Itu bisa memicu reaksi radangnya.”

Tips untuk orang tua yang punya anak autis

  1. Berusaha keras untuk mengikuti atau menjalankan diet yang disarankan dokter atau sekolah.
  2. Berilah terapi sedini mungkin.
  3. Sekolahkan.
  4. Bekerja sama dengan sekolah, terapis dan lingkungan, dalam artian melibatkan si anak dengan lingkungan umum.
  5. Orang tua harus satu visi dan satu misi sehingga penanganannya maksimal.
  6. Lakukan cek darah. Disarankan setahun sekali.

 http://issuu.com/majalahbatampos/docs/edisi48?e=7455969/6741206

Categories: Media Clipping, RS Awal Bros Batam, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *