Penting, Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Screenshot_2015-09-22-15-54-45

Jika orangtua kuatir dengan kondisi anak apakah terkena Penyakit Jantung Bawaan (PJB) atau tidak, maka segera konsultasikan ke dokter terdekat.

MajalahKartini.co.id – Akibat kurangnya deteksi dini PJB sehingga penanganannya pada saat ini masih belum maksimal. Hal itu perlu mendapat perhatian lebih khususnya bagi para orangtua.

Kuncinya, menurut Dr. Nuvi Nusarintowati Mardanus,SpA(K),  tidak perlu ragu untuk mengunjungi dokter terdekat. Sampaikan kekuatiran orangtua seperti berat tidak naik, sering batuk pilek, atau sering tampak lelah kemudian tanyakan, “Dok adakah kelainan jantung pada anak saya?”

Dokter akan lebih cermat mendengar bunyi jantung dan melakukan pemeriksaan rontgen dada. Bila kemudian dokter menduga terdapat kelainan jantung, diperlukan pemeriksaan ekokardiografi.

Pemeriksaan dengan alat ini dapat menentukan jenis PJB anak dan dilakukan dokter anak ahli kardiologi dan dokter jantung dewasa peminatan kelainan pada anak. Pemeriksaan ini  serupa dengan pemeriksaan usg bila ibu hamil, namun dengan menggunakan alat yang lebih spesifik.

Pemeriksaan pada anak dan bayi memerlukan waktu paling sedikit setengah jam sehingga bila diperlukan  dapat diberikan obat penenang sementara agar bayi/anak tertidur.

“Pengenalan dini adalah target para dokter saat ini karena dengan deteksi dini maka tata laksana akan lebih cepat dilakukan. Tata laksana PJB merupakan muara dari semua informasi tentang penyakit tersebut,” Dr Nuvi yang praktik di RS Evasari ini.

Perlu diingat jenis dan variasi PJB anak sangat luas, dapat terjadi kombinasi kelainan yang diderita oleh seorang anak. Bahkan pada suatu jenis kelainan yang sama, derajat keparahannya pun bervariasi dari sangat ringan sampai sangat berat.

Koreksi kelainan jantung sangat tergantung pada kelainan PJB yang ditemukan, dan tidak semuanya dilakukan dengan operasi. Ada beberapa kelainan yang dapat diperbaiki dengan jalan intervensi di ruang kateterisasi jantung. (Foto: Doc RS Evasari)

Categories: Media Clipping and RS Evasari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *