Health Talk “Jantung Koroner” bersama Rumah Sakit Awal Bros Batam

Penyerahan Plakat dari Tugu Mandiri kepada RS Awal Bros Batam. Hadi Budi Yulianto - dr. Afdhalun Hakim, SpJP FiHA FAsCC

Penyerahan Plakat dari Tugu Mandiri kepada Rumah Sakit Awal Bros Batam. Hadi Budi Yulianto – dr. Afdhalun Hakim, SpJP FiHA FAsCC (ki-ka)

Memiliki tubuh yang sehat adalah keinginan setiap orang di dunia ini. Tidak sedikit yang mencari informasi tentang pencegahan, pengobatan, serta pengertian dari penyakit-penyakit yang dianggap berbahaya atau mematikan. Seperti yang dilakukan PT Pertamina dan Asuransi Tugu Mandiri bekerjasama dengan Rumah Sakit Awal Bros Batam dalam menggelar kegiatan Health Talk dengan tema “Cegah Jantung Koroner Sejak Dini” Jumat (30/11) di Hotel Harmoni Nagoya – Batam.

Kegiatan yang juga ramah tamah antar pegawai PT Pertamina ini dibuka dengan sambutan dari Direktur Administrasi dan Kepensiunan Dana Pensiun Pertamina, Hadi Budi Yulianto. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi kesehatan oleh dr. Afdhalun Hakim, SpJP, FiHA,FAsCC. Di dalam materinya ditunjukkan beberapa contoh kejadian meninggalnya artis-artis Indonesia yang tergolong dalam usia muda / produktif akibat serangan jantung koroner seperti aktor Alm. Adjie Masaid, komedian Alm. Ade Namnung, presenter Alm. Ricky Jo, dan masih banyak lagi.

Dr Afdalun menyampaikan penyakit jantung koroner ini atau sering disingkat PJK adalah suatu penyakit dimana pembuluh darah yang mensuplai makanan dan oksigen untuk otot jantung mengalami penyumbatan. Penyumbatan paling sering terjadi diakibatkan karena adanya penumpukan kolesterol di dinding pembuluh darah koroner. Penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak segera diatasi. Adapun salah satu cara untuk mengatasi penyakit jantung koroner adalah dengan memperlebar pembuluh darah dengan mengkonsumsi obat misalnya. Selain itu, sumbatan pada pembuluh darah juga dapat diatas dengan pemasangan cincin logam (stent). Faktor resiko dari PJK yaitu seperti keturunan, pola hidup tidak sehat seperti makan-makanan berlemak, merokok, dan jarang berolah raga, memiliki riwayat diabetes (kencing manis), serta hipertensi (tekanan darah tinggi). Sebuah studi membuktikan, banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3 akan mampu menjaga pembuluh darah. Sehingga resiko darah tinggi dan jantung koroner dapat diminimalisir sekecil mungkin. “itulah sebabnya, masyarakat di Kutub Utara sangat jarang yang hipertensi, karena mereka banyak makan ikan salmon,” katanya.

Di akhir pemaparannya beliau menyampaikan bagi masyarakat awam untuk rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah. “Hipertensi harus dikontrol”. Kemudian beliau juga berpesan “Sayangilah Jantung Anda, Demi Jantung Hati Anda”. (dam/cyn)

Categories: News and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *