Anemia Ibu Hamil Dapat Ditularkan pada Bayinya

12189099_731676343604856_7068369009419009453_n

Acara seminar dengan tajuk ‘Anemia dan Kelainan Darah Lainnya Pada Bayi Prematur’ diadakan oleh Rs Evasari di Hotel The Acacia, Salemba, Jakarta Pusat, Jakarta pada Rabu (28/10). Acara menghadirkan narasumber Hemato Onkologi Prof Dr Djajadiman Gatot Sp.A (K) dan Dr Nuvi Nusarintowati Sp.A (K) Kardiologi

Bayi yang terlahir dengan Anemia prematuritas membutuhkan asupan tambahan berupa susu formula sebagi penghasil besi.

MajalahKartini.co.id – Bayi juga dapat terkena anemia, faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah ibu yang memiliki penyakit anemia. Untuk itu asupan makanan yang dikonsomsi ibu hamil harus dijaga guna menghindari bayi yang baru lahir terkena anemia.

Dalam kasus yang berbeda, bayi yang lahir prematur dan memiliki anemia disebut dengan anemia prematuritas. Bayi dengan kondisi anemia prematuritas membutuhkan asupan gizi yang lebih. Orangtua harus menyadari akan pentingnya asupan besi pada bayi yang terkena anemia.

Prof. Dr. Djajadiman Gatot Sp.A (K) mengatakan, “Memang tidak akan sampai menyebabkan kematian pada bayi, namun kondisi tersebut dapat membuat tumbuh kembang anak berkurang, seperti salah satunya IQ anak ketika dewasa menjadi rendah rendah,” ujarnya saat ditemui MajalahKartini.co.id pada seminar yang diadakan oleh Rs Evasari di Hotel The Acacia, Salemba, Jakarta.

Ia mengimbau kepada semua perempuan untuk menjaga asupan makanan untuk menghindari diri dari anemia. “Itu penting bukan hanya bagi untuk ibu hamil saja, tapi untuk semua perempuan yang nantinya berencana untuk mempunyai keturunan. Jaga asupan besi untuk menghindari anemia agar tidak diturunkan kepada bayi yang baru lahir nantinya,” tuturnya.

Categories: Media Clipping, RS Evasari, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *