Gagal Ginjal

Gagal ginjal terminal (GGT) terjadi bila fungsi ginjal sudah sangat buruk dan penderita mengalami gangguan metabolisme protein, lemak dan karbohidrat. Ginjal yang sakit tidak bisa menahan protein darah (albumin) yang seharusnya dilepaskan ke urine. Awalnya terdapat dalam jumlah sedikit (mikro-albuminuria).

Bila kondisinya semakin parah akan terdapat pula protein lain (proteinuria). Jadi berkurangnya fungsi ginjal menyebabkan terjadinya penumpukan hasil pemcecahan protein yang beracun bagi tubuh, yaitu ureum dan nitrogen. Gangguan itu disebut sindroma uremia dengan gejala mual dan muntah.

Gambar 1: Salah satu bagian ginjal manusia yang tidak berfungsi sebagai tanda dari gagal ginjal

Gambar 2 : Hemodialisis atau cuci darah merupakan bagian dari salah satu pengobatan gagal ginjal

Gagal ginjal termasuk silent killer yang berkembang tanpa memberikan gejala sebagai tanda peringatan, tahu-tahu sudah menjadi kasus yang berat. Begitu fungsi ginjal sudah tinggal di bawah 5%, ginjal hampir tidak berfungsi lagi, dan cuci darah pun dilakukan.

Padahal, gagal ginjal mungkin di awali dari hal yang sepele, yaitu pola makan tinggi lemak dan karbohidrat, kurang gerak, dehidrasi (kurang minum) atau infeksi saluran kemih yang umum dialami oleh penduduk kota sekarang ini. Karena itu, waspadailah bila Anda mengalami infeksi saluran kemih yang berulang atau menderita batu ginjal.

Sobat Evasari.. Dalam waktu dekat.. kami akan hadirkan terapi Hemodialisa di RS Evasari.

Categories: Artikel, Promotions, RS Evasari, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *