Indonesia Negara Pengidap Kanker Serviks Tertinggi di Dunia

dr Hendry Liem SpOG saat menjadi narasumber pada seminar 'Kenali & Cegah Kanker Serviks Sejak Dini' di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam

dr Hendry Liem SpOG saat menjadi narasumber pada seminar ‘Kenali & Cegah Kanker Serviks Sejak Dini’ di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam

batampos.co.id – Para perempuan sepertinya harus ekstra waspada terhadap ancaman kanker leher rahim atau serviks. Sebab faktanya, setiap satu jam ada satu perempuan Indonesia yang meninggal akibat penyakit mematikan itu.

Dokter spesiali Patologi Anatomi Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, dr Devy Serevina Sp.PA, mengatakan tingginya kasus kematian penderita kanker serviks ini dikarenakan rendahnya kesadara para perempuan dalam memeriksakan diri. Padahal sebenarnya, kanker serviks dapat dicegah jika dideteksi sejak dini.

”Tapi kenyataannya, pasien datang kepada kami ketika kanker serviks-nya sudah masuk stadium lanjut,” kata dr Devy saat menjadi pembicara dalam seminar tentang kanker serviks di RSAB Batam, Sabtu (23/1) lalu.

Menurut Devy, di Indonesia kasus kanker serviks termasuk yang tertinggi di dunia. Setiap hari ditemukan 38 kasus baru. Dan ada sekitar 21 hingga 25 wanita penderita kanker serviks di Indonesia yang meninggal setiap harinya.

Devy mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker serviks. Sebab dengan deteksi dini ini bisa dilakukan langkah-langkah pencegahan. Apalagi perkembangan papilloma virus, yakni virus penyebab kanker serviks, membutuhkan waktu 10 hingga 20 tahun.

”Tapi ada juga yang hanya butuh beberapa bulan saja. Tergantung daya tahan tubuh seseorang,” kata Devy.

Narasumber lainnya, dr Hendry Liem SpOG, mengatakan deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan melalui pemeriksaan papsmear. Metode lainnya adalah dengan tekonologi kolposkopi yang bisa melihat gejala kanker serviks dengan pembesaran hingga 40 kali.

”Sehingga jika terdeteksi ada sel kanker serviks yang masih kecil, bisa dibakar dengan alat kolposkopi ini,” kata dr Hendry.

Namun para perempuan, kata Hendry, bisa melakukan deteksi dini sendiri dengan mengenali beberapa gejalanya. Antara lain keputihan yang terus menerus atau terjadinya pendarahan setiap kali berhubungan intim.

Sementara untuk kanker serviks stadium lanjut biasanya ditandai dengan nyeri di panggul, pendaraah saat kencing, dan keluar cairan kuning berbau busuk melalui anus.

Senada dengan dr Devy, dr Hendry menyarankan para wanita, terutama yang sudah menikah, untuk rutin melakukan pemeriksaan papsmear. Minimal setahun sekali. ”Kanker leher rahim tidak bahaya asalkan dideteksi sejak dini,” kata Hendry.

Hendry menambahkan, selain deteksi dini kanker serviks juga bisa dicegah dengan gaya hidup yang sehat. Termasuk tidak melakukan seks di usia muda atau berganti-ganti pasangan.

Sementara Manajer Bisnis dan Pengembangan RSAB Batam, Dr Sinta Tri Lusita, mengatakan seminar ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat. Harapannya, melalui informasi yang disampaikan akan terbangun kesadaran para perempuan untuk lebih peduli dan waspada terhadap kanker serviks.

”Kami melakukan survei untuk mengetahui isu atau tema apa yang diinginkan masyarakat. Kemudian kami tindak lanjuti dengan seminar dan menghadirkan para ahli di bidangnya,” kata Sinta.

Selain mengedukasi, RSAB Batam juga memberikan kemudahan bagi para perempuan yang ingin melakukan pemeriksaan papsmear. Yakni dengan memberikan diskon tarif papsmear menjadi Rp 318 ribu termasuk biaya tindakan dokter. Normalnya, papsmear di RSAB Batam sekitar Rp 600 ribu. ”Untuk kolposkopi juga sedang ada diskon, hanya Rp 616 ribu saja,” katanya. (par)

sumber : http://batampos.co.id/read/2016/01/25/33522/Indonesia-Negara-Pengidap-Kanker-Serviks-Tertinggi-di-Dunia

Categories: Media Clipping, RS Awal Bros Batam, and Uncategorized.

Comments

  1. Wah bagus ya tulisannya gan, terima kasih postingannya sangat informatif, manfaat sekali gan terima kasih,
    bagus banget , bagus gan, boleh dong saya share gan, mau saya share gan , boleh ya saya kirim untuk teman saya.

  2. Wah bagus ya tulisannya gan, terima kasih postingannya sangat informatif, manfaat sekali gan terima kasih,
    bagus banget , bagus gan, boleh dong saya share gan, mau saya share gan , boleh ya saya kirim untuk teman saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *