Apakah Bedah Plastik Itu?

dr. Ferdinand, SpBP

dr. Ferdinand, SpBP

Bedah plastik adalah cabang ilmu Bedah yang sangat memperhatikan penampilan. Istilah “ Plastk” sendiri berasal dari bahasa Yunani “Plasticos” yang berarti “to Fold/ to Mold” (membentuk). Tidak seperti cabang ilmu Bedah lainnya yang bersifat regio (Wilayah), bedah Plastik mencakup wilayah dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tehnik operasinya melibatkan manipulasi jaringan tubuh maupun melibatkan bahan dari luar tubuh (Implant – bukan bahan PLASTIK).

Bedah Plastik terdiri atas dua bagian besar yaitu bedah Rekonstruksi dan bedah Estetik. Bedah rekonstruksi bertujuan untuk merubah kondisi cacat mendekati normal, sedangkan bedah Estetik bertujuan merubah kondisi normal menjadi Super Normal. Normal adalah kondisi awal umum yang dimiliki individu dan super Normal adalah keinginan yang ingin dicapai. Contoh: Normalnya hidung Indonesia adalah Pesek, kalau ingin mancung seperti hidung orang bule, maka hidung mancung orang bule adalah SuperNormal. Begitu juga sebaliknya orang bule ingin hidung seperti orang Indonesia.

Apakah Jenis-jenis pembedahan rekonstruksi itu?

  1. Kelainan bentuk wajah (bibir sumbing, sumbing wajah, benjolan abnormal), Kelainan jaringan lunak (tumor pembuluh darah Hemangioma, tumor kulit), kelainan bentuk tangan dan jari (syndactily, Polydactily dsb), kelainan kelamin luar (hypospadia, webbed penis, transexual dsb).
  2. Cacat akibat trauma/kecelakaan seperti luka bakar, kontraktur akibat luka bakar dsb, trauma wajah dan tangan, kecacatan setelah pengangkatan /pembuangan tumor, cacat infeksi yang mengakibatkan kerusakan parah, luka kronis.
  3. Bedah Mikro : Penyambungan tangan/jari/kaki; organ genital yang putus; cangkok organ/flap, yang membutuhkan penyambungan pembuluh darah dan syaraf mikro.

Apakah jenis2 pembedahan Estetik itu?

  1. Melakukan harmonisasi akibat penuaan, contoh: tarik wajah/facelift, tarik leher/necklift, kebotakan, blepharoplasty, operasi payudara,botox dsb.
  2. Harmonisasi sesuai keinginan: Mancungkan hidung, lipatan mata, tarik wajah, Filler, Light prosedur pengencangan kulit, sedot lemak, pahat tubuh (Body sculpture) dsb.

Siapa Bedah Plastik?

Dokter Bedah Plastik adalah dokter umum yang telah menempuh pendidikan Bedah Umum Dasar minimal selama 2 tahun dan spesialisasi bedah Plastik minimal selama 3-4tahun. Dimulai dari pendidikan Bedah Rekonstruksi kemudian dilanjutkan pendidikan Bedah Estetik. Mengapa harus melalui bedah Rekonstruksi? Karena jika terjadi komplikasi pada bedah Estetika, maka penyelesaiannya dilakukan dengan tehnik bedah rekonstruksi, sehingga sangat konyol sekali jika seorang dokter melakukan tindakan bedah Plastik Estetika tanpa memiliki ketrampilan bedah Rekonstruksi. Jangan hanya bisa makan tanpa tahu cara mencuci piring.

Sering menjadi pertanyaan, apakah Bedah Plastik Berbahaya? Semua prosedur tindakan medis memiliki resiko termasuk tindakan bedah Plastik. Itulah sebabnya sangat penting untuk mengetahui bahwa dokter yang melakukan tindakan Bedah Plastik memiliki kompetensi, keterampilan dan pengalaman yang cukup, baik dalam melakukan tindakan bedah plastik tersebut, mengantisipasi resiko dan tahu cara mengatasi komplikasi/efek samping. Bedah Plastik di Indonesia berhimpun dalam asosiasi PERAPI (Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia) sebagai satu2nya Perhimpunan Bedah Plastik yang diakui Negara Indonesia.

Siapa pasien Bedah Plastik?

Semua kalangan baik tua muda, laki perempuan, besar kecil; siapapun yang mengalami masalah disfigurement/kecacatan penampilan dapat menjadi pasien Bedah plastik. Perlu diketahui bahwa Bedah Plastik bukanlah ilmu SULAP yang dapat memberikan hasil instant seketika berubah seperti banyak diiklankan di media massa. Ada keterbatasan-keterbatasan yang perlu diketahui. Dibutuhkan pengertian dan pemahaman serta komunikasi yang baik antara pasien dan dokter Bedah Plastik. Pasien wajib memperoleh penjelasan menyeluruh, mulai dari diagnosis, terapi dan alternatifnya, resiko dan efek samping bahkan kemungkinan terburuk serta antisipasi dan penatalaksanaannya. Terutama keputusan Operasi Bedah Plastik Estetika sangat dibutuhkan kedewasaaan serta pemahaman menyeluruh dari pasien akan prosedur yang akan dijalani.

Mengenai Bedah Plastik

Istilah bedah Plastik mungkin sudah sering kita dengar, tetapi apakah kita benar2 tahu apa itu Bedah Plastik? Ilmu bedah Plastik bukanlah hanya seperti yang kita lihat di media Massa (mancungkan hidung, buat kelopak mata dsb) tetapi lebih dari itu, mencakup semua tindakan perbaikan kecacatan dan estetika tubuh manusia.

Secara umum istilah Plastik diambil dari bahasa Yunani ”Plasticos” yang berarti “membentuk/membuat”. Ilmu Bedah Plastik sangat mementingkan penampilan akhir agar lebih baik dan lebih harmonis.

Selain salah kaprah soal bedah Plastik hanyalah bedah kecantikan /estetik, seringkali terjadi pula salah mengerti antara bedah Plastik dan bedah Kulit. Cakupan Ilmu Bedah Plastik jauh lebih luas dari sekedar bedah Kulit. Tidak hanya kulit, bedah plastik melibatkan otot, tulang, saraf dan pembuluh darah bahkan bahan artifical lain dari luar tubuh sebagai cakupan tindakannya dalam melakukan manipulasi penampilan/kecacatan. Jadi, Bedah Kulit bukan bedah Plastik melainkan bagian dari bedah Plastik.

Akhir2 ini sering kita jumpai praktik2 Bedah Plastik ilegal baik yang dilakukan secara sembunyi2 maupun terang2an di salon2 maupun di praktik2 ilegal yang dilakukan oleh pihak yang tidak kompeten. Hanya dengan iming2 harga murah dan instant sering para pasien menjadi korban kecacatan akibat tindakan yang tidak sesuai dengan kaidah2 ilmiah ilmu Bedah Plastik. Kasus2 kecacatan akibat silikon cair, kecacatan akibat implan/filler illegal, kecacatan tindakan operasi2 ilegal semakin marak di masyarakat. Sering, biaya murah yang sudah dibayar harus ditukar dengan biaya tindakan perbaikan rekonstruksi yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan seandainya operasi awal dilakukan oleh Ahli Bedah Plastik yang Kompeten.

Mengingat cakupannya yang luas dan perlunya pelayanan kesehatan bedah Plastik yang baik bagi masyarakat, diperlukan kerjasama semua pihak terkait. Sudah menjadi tugas para Ahli bedah Plastik untuk memberikan edukasi pada masyarakat awam mengenai bedah Plastik, ruang lingkup serta perannya dalam berbagai masalah kesehatan di Indonesia. Pemerintah perlu membuat regulasi yang jelas dan terarah, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan Bedah Plastik secara baik dan benar. Masyarakat perlu lebih teliti dalam memilih tempat pelayanan Bedah Plastik yang kompeten sperti Rumah sakit yang memiliki ahli Bedah Plastik agar masyarakat tidak lagi dirugikan dan segala sesuatunya dapat lebih dipertanggungjawabkan.

Operasi Estetika

Setiap manusia ingin nampak menarik (terutama wanita) sehingga mereka merasa diperhatikan dan memiliki kepercayaan diri ketika bersosialisasi. Selain inner beauty (kecantikan yang memancar dari dalam) yang selama ini diengung-dengungkan ada juga Outer Beauty (kecantikan fisik) dimana kedua faktor tersebut saling melengkapi satu sama lain. Posisi bedah Plastik adalah melengkapi/menunjang kecantikan fisik melalui prosedur bedah etetika/kecantikan.

Ada dua alasan utama mengapa operasi kecantikan/estetika dilakukan:

  1. Adanya kecacatan tubuh tertentu yang perlu dilakukan tindakan rekonstruksi untuk membuatnya lebih baik/mendekati normal seperti: Koreksi bekas luka, kecacatan akibat trauma/operasi dan kelinan bawaan.
  2. Memperbaiki/harmonisasai kondisi tubuh pasien untuk hasil yang lebih baik menurut pandangan pasien.

Prinsip operasi Bedah Plastik Estetik jika diilustrasikan nampak seperti orang yang merapikan tempat tidur. Bagian yang mengerut ditarik, bagian yang berlubang/kekurangan di tambahkan, yang berlebih dikurangi dan yang terlalu ketat dilonggarkan. Variasi Tindakan ini berlaku menyeluruh dari ujung rambut sampai ujung kaki baik bagi pria maupun wanita.

Beberapa jenis tindakan yang dapat dipilih adalah: facelift, filler, Implant, Sedot lemak, revisi Scar, tanam rambut, Botox, Terapi Sinar, estetik payudara, hair removal, tarik perut/leher/lengan dsb. Jenis operasi yang akan dilakukan sangat tergantung dari keinginan pasien. seringkali terjadi “ Banyak jalan menuju ke Roma” dimana keinginan pasien dapat diselesaikan dengan berbagai macam pendekatan. Pada saat inilah, diskusi yang menyeluruh dengan dokter Bedah Plastik sangat dibutuhkan.

Kecantikan fisik dapat dipertahankan dengan pola hidup sehat sejak usia dini. Beberapa tehnik Kosmetik umum dapat membantu mempertahankan atau menutup disharmoni yang terjadi. Jika kosmetik biasa sudah tidak sanggup lagi atau dibutuhkan alternatif korektif agresif, Operasi bedah Plastik Estetika dapat menjadi alternatif pilihan untuk mengembalikan/membentuk kembali kecantikan idaman.

Nara Sumber : dr. Ferdinand, SpBP

Untuk Informasi lebih lanjut hubungi Customer Care RS Awal Bros Panam di 0822 84 688 120

Categories: Artikel, RS Awal Bros Pekanbaru, and Uncategorized.

Comments

  1. Nuralimah

    Jika operasi bibir bagian atas saja , akibat kecelakaan
    Namun saat dijait , bibir tersebut tidak rapi dan dan seperti tebal bibirnya , untuk biaya operasinya berapa ?

    Mohon balasannya
    Trimakasih

    • wahyu

      Selamat pagi. Untuk kondisi tersebut sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter spesialis bedah plastik. Agar mendapatkan tindakan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *