Kebiasaan Menggigit Kuku

IMG_0292

Dr Yenny W. Abbas, Sp.A. DOkter Spesialis Anak RS Awal Bros Bekasi

(Tabloid Mom And Kiddie Edisi 23 TH X 30 Juni – 27 Juli 2016)

Menurut Dokter Spesialis anak RS Awal Bros Bekasi, Dr. Yenny W. Abbas, Sp.A,  Kebiasaan menggigit kuku memiliki resiko lebih besar terjadinya keracunan. Salah satunya adalah keracunan timah yang menumpuk di kuku anak ketika mereka bermain didalam ataupun luar rumah. Di mana paparan timah tersebut masuk ke dalah tubuh sehinga memengaruhi perkembangan anak-anak, dan dikhawatirkan akan trjadinya kerusakan sistem saraf jija kebiasaan tersebut terus berlanjut. Salah satu contohnya adalah amalgam yang digunakan untuk menambal gigi, yang kini sudah tidak dipakai lagi, di mana amalgam tersebut memiliki kandungan timah.

Jika timah tersebut diserap oleh tubuh, maka akan merusak sistem saraf. Sistem saraf berpusat pada otak, di mana ada sistem motorik yang berhubungan dengan gerakan tangan dan kaki, lalu ada sistem sensorik yang berhubungan dengan perabaan.Jika sistem saraf mengalamai kerusakan, maka sistem motorik dan sensorik pun akan mengalami gangguan. Hal yang terparah adalah anak bisa mengalami kelumpuhan atau tidak bisa berjalan.Timah juga bukan hanya merusak sitem saraf tetapi juga akan menyerag ginjal.

Gangguan Pencernaan

Ada beberapa jenis penyakit yang bisa dialami anak jika memiliki kebiasaan menggigit kuku. Hal itu disebabkan ada berbagai macam kuman, bakteri dan virus yang ada di kuku. Apalagi jika anak tersebut berperilaku jotok dan berada di lingkungan yang tidak bersih. Penyakit yang bisa dialami atau paling sering terjadi pada anak yang suka menggigit kuku terutama adalah penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan karena adanya proses tertelan bakteri, virus dan jamur, misalnya buang-buang air besar (mencret) dan muntah.

Selain itu, anak juga bisa mengalami flu, cacingan, kuku berjamur infeksi pada kuku dan timbul jamur pada mulut. Semua penyakit tersebut terjadi tergantung pada bakteri, kuman atau virus yang terdapat di kuku anak dan tergsntung dengan apa yang dipegang oleh anak, sehingga tidak ada spesifikasi bakteri, kuman dan virusnya.

Selalu Cuci Tangan!

Jika anak sudah terbiasa menggigit kukunya, maka untuk mencegah anak mengalami sakit dan gangguan lainnya, biasakan anak untuk mencuci tangan setelah melakukan berbagai aktifitas, seperti habis bermain dengna berbagai mainan, sebelum makan dan sehabis dari luar rumah.

Moms juga baiknya pintar dalam memilih mainan untuk anak. HIndari mainan yang mengandung zat-zat beracun misalnya mainan yang terdapat cat atau pewarna yang tidak aman untuk anak, serta mainan seperti lilin, yang bisa dibentuk-bentuk dan terselip di kuku anak. Selain itu, Moms juga membiasakan untuk memotong kuku anak menjadi pendek dan besih. Berikan juga penjelasan ke anak tentang tidak baiknya kebiasaa menggigit kuku.

Categories: Media Clipping, RS Awal Bros Bekasi, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *