Grup RS Awal Bros berpartisipasi dalam 1st ICHA

_DSC3626

Dr. Dini Handayani, MARS, Head of Quality and Medical Services Grup RS Awal Bros

(11/08) Jakarta – Grup RS Awal Bros berpartisipasi dalam First International Administration (ICHA). Pusat Administrasi Kesehatan dan Kebijakan (CHAMPS) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Menyelenggarakan acara 1st International Conference of Hospital Administration (ICHA) dengan tema “Best Practice of Monitoring and Evaluation in Hospital Lesson Learned from Several Hopitals” di Ballroom Hotel Aston Priority TB Simatupang Jakarta Selatan. Dr. Dini Handayani, MARS, menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut.

Tujuan dari acara ini adalah untuk mengumpulkan semua pemangku kepentingan di negara Indonesia dan ASEAN untuk membahas strategi dalam mengembangkan kualitas terbaik dari pelayanan rumah sakit di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

 

Cara Grup RS Awal Bros membina SDM

Dr. Dini menceritakan pengalamannya tentang bagaimana cara Grup RS Awal Bros membina SDM yang ada sehingga berhasil meraih sertifikat Joint Commission International (JCI). “Langkah awal tentu kami memberikan edukasi manfaat sertifikasi JCI kepada seluruh tenaga medis maupun non medis”, ungkapnya. Saat ditanya bagaimana caranya jika ada yang tidak sejalan dengan hal tersebut, Dr. Dini mengatakan. “Pasti ada pro dan kontra, mereka yang tidak sejalan tidak bisa kita biarkan karena mereka juga memiliki efek yang besar untuk teman-temannya. Lalu bagaimana caranya? Kebanyakan yang tidak sejalan dengan kita adalah mereka yang masih belum memahami apa manfaatnya walaupun sudah kita berikan edukasi mengenai hal tersebut. Jadi yang bersangkutan kita panggil dan kita berikan pemahaman lagi, intinya jangan bosan memberikan edukasi kepada setiap karyawan”.

 

Bagaimana cara Grup RS Awal Bros menjaga keselamatan pasien?

“Salah satu cara menjaga keselamatan pasien yang kami terapkan untuk mencegah medical error  adalah dengan tidak menaruh bersebelahan obat dengan merk yang mirip. Hal ini tidak bisa dianggap sepele karena jika petugas salah mengambil obat, itu akan membahayakan pasien”, lanjut Dr. Dini .“Selain itu kami juga memberikan gelang dengan warna sesuai dengan kondisi pasien tersebut, misalnya jika pasien dengan kondisi yang rawan terjatuh kami berikan gelang berwarna merah,”.

Selain memberikan edukasi kepada tenaga medis dan non medis, Grup RS Awal Bros juga memberikan edukasi kepada keluarga pasien. “Untuk lebih meningkatkan keselamatan pasien, kami memberikan edukasi juga kepada keluarga pasien sehingga keluarga pasien juga mengetahui apa saja hal yang dapat membahayakan pasien”, tutup wanita yang menjabat sebagai Head of Quality and Medical Services Grup RS Awal Bros.

 

Video Terkait: https://www.youtube.com/watch?v=g19P7KvDjXA

Categories: Grup RS Awal Bros, News, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *