Awalnya Flu, Akhirnya Menginfeksi Paru – Paru

rumah sakit awal bros batamPenyakit flu dan batuk memang mudah sekali merembet. Apalagi di musim pancaroba seperti saat ini. Jumlah penderita flu dan batuk membludak setiap kali pergantian cuaca tiba. Dokter Umum RS Awal Bros, dr Jane Elvina mengatakan, ketika pancaroba, udara menjadi lebih lembab dari biasanya. Kondisi ini disukai virus. Sebab, di saat – saat inilah mereka bisa berkembang biak.

Virus ini akan menyerang manusia. Daya tahan tubuh manusia yang akan menjadi bentengnya. Bagi manusia yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah, ia akan tumbang. “Makanya, musim pancaroba sering disebut sebagai musim sakit. Banyak sekali yang sakit batuk dan flu sekarang ini,” tutur dr Jane Elvina.
Penularannya terjadi bukan hanya dari percikan batuk atau bersin secara langsung. Melainkan juga bisa melalui perantara.

Salah satunya, dari pegangan pintu. Pegangan pintu memiliki jutaan kuman. “Misalnya, orang flu baru menyeka hidungnya lalu memegang pintu. Lalu ada orang sehat yang memegang pintu itu lagi dan setelah itu ia langsung makan tanpa mencuci tangan. Kalau daya tahan tubuh orang itu tidak bagus, ia bisa juga kena flu, “ katanya. Virus itu akan lebih cepat menyebar ke orang – orang terdekat. Keluarga, misalnya.

rumah sakit awal bros batamCegah dengan Makanan Sehat
Penyakit yang disebabkan virus, seperti flu dan batuk, dapat ditangkal dengan daya tahan tubuh yang bagus. Cara mendapatkan daya tahan tubuh yang bagus itu dengan cara menjaga asupan makanan. Makanan – makanan yang dikonsumsi harus sehat. Seimbang menurut kandungannya dan penuh serat. Sementara minuman yang dikonsumsi, paling sedikit, delapan gelas sehari.

Suplemen juga dapat dikonsumsi. Namun, yang paling bagus, mengonsumsi buah – buahan dan sayuran. Vitamin C banyak ditemukan pada buah dan sayuran. “Juga jangan lupa olahraga,” kata dr jane. Kebersihan juga harus dijaga. Salah satunya dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun.

Cuci tangan wajib dilakukan ketika,
1. Sebelum dan sesudah makan
2. Sebelum menyentuh mata, hidung, dan atau mulut
3. Sebelum dan sesudah mengganti luka dan perban
4. Sesudah dari toilet
5. Setelah membuang ingus atau kotoran dari hidung
6. Setelah menyentuh tempat tidur pasien, gagang pintu, telepon, dan remote control

Lebih Banyak Minum
Flu dan batuk selalu diawali dengan demam. Dalam kondisi ini, demam harus segera diobati dengan mengonsumsi obat penurun panas. Pasien harus istirahat dengan cukup. Asupan makanan dan minuman juga harus diperhatikan. Terutama air putih. Pasien tidak boleh dibiarkan dehidrasi. Setidaknya, mereka minum delapan gelas sehari.

“Kalau dalam tiga hari demam tidak turun, pergi ke dokter,” tutur dr jane. Normalnya, gejala demam berhenti di hari ketiga. Bila belum, tandanya, virus sudah menginfeksi saluran pernafasan atas. Kondisi ini harus diatasi dengan antibiotik. Apabila tak mendapat penanganan yang tepat, flu dan batuk akan menyerang organ pernafasan bawah yaitu paru – paru.

Pasien akan mengalami infeksi paru – paru . Anak – anak akan mengalami sesak nafas. Sesak nafas yang hebat akan mengakibatkan henti nafas,” katanya lagi. Tidak jarang, dr Jane meminta pasiennya menginap di rumah sakit. Meskipun pasien itu hanya menderita flu dan batuk. Ini untuk menghindari terjadinya infeksi paru – paru.

Sumber : Koran Batam Pos | Ed. Jumat, 23 September 2016 | Hal. Healthy Living

Categories: Media Clipping, RS Awal Bros Batam, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *