Laktasi

dr. Ayi Dilla Septarini, Sp.A (Dokter Spesialis Anak & Konselor Laktasi RS Awal Bros Bekasi)

dr. Ayi Dilla Septarini, Sp.A
(Dokter Spesialis Anak & Konselor Laktasi RS Awal Bros Bekasi)
Tema: Laktasi
Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui dimulai sejak ASI di produksi sampai dengan bayi menghisap dan menelan ASI. Jadi proses menyusui itu dimulai sejak ibu hamil tidak dimulai saat bayi lahir dan menyusui. Oleh karena itu ibu hamil dan keluarga yang akan mempunyai bayi untuk mencapai keberhasilan menyusui sebaiknya memiliki motivasi dan mencari informasi sejak ibu hamil, karena produksi ASI itu sudah dimulai sejak ibu hamil bukan saat setelah bayi lahir.
WHO telah mengeluarkan rekomendasi bagi ibu-ibu untuk menuju keberhasilan menyusui yaitu berupa 7 kontak plus. 7 kontak plus ini sejak ibu hamil, tidak sejak ibu melahirkan. Yaitu:
1. Saat ibu hamil 28 minggu (kontak pertama).
2. Saat ibu hamil 36 minggu (kontak kedua). Jadi saat ibu hamil minimal harus 2 kali kontak.
3. Saat ibu melahirkan (kontak ketiga). Itu pada saat bayi melakukan inisiasi menyusui dini. Jadi sangat penting bagi para ibu untuk memilih fasilitas rumah sakit yang mendukung pemberian ASI eksklusif.
4. Pada saat ibu masih dirawat di rumah sakit (kontak keempat).
5. Saat nifas hari ke 7 (kontak kelima).
6. Saat nifas hari ke 14 (kontak keenam).
7. Saat nifas hari ke 39 (kontak ketujuh).
Dalam hal ini ibu, suami maupun keluarga memang sebaiknya sudah memiliki motivasi dan mencair informasi sejak hamil, oleh karena itu jika sudah memiliki informasi yang cukup saat bayi lahir ibu dan juga keluarga memiliki angka keberhasilan menyusui yang lebih tinggi.
Menyusui itu penting baik bagi bayi maupun bagi ibu. Manfaat menyusui adalah:
– ASI adalah makanan terbaik yang dapat diberikan oleh ibu kepada bayinya karena ASI mengandung zat gizi yang sudah lengkap dan diperlukan oleh bayi sesuai dengan fase kehidupannya. Yang paling penting adalah colostrum, colostrum itu adalah ASI awal yang kaya sekali akan antibody yang perlu untuk daya tahan tubuh bayi. Antibody ini tidak tersedia pada susu formula manapun. Antibody penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi sehingga bayi akan lebih tahan terhadap penyakit-penyakit seperti diare, batuk, pilek, infeksi telinga dsb.
Dan sudah ada penelitian dalam jangka panjang bayi-bayi ini akan lebih tahan terhadap penyakit-penyakit seperti kanker, diabetes, obesitas dan juga penyakit-penyakit kronis lainnya.
– ASI juga dapat menurunkan resiko alergi pada bayi terutama pada bayi yang memliki orang tua dengan resiko alergi yang tinggi.
– Bayi yang diberikan ASI eksklusif akan memiliki IQ atau kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan oleh bayi-bayi yang tidak diberikan ASI.
– Saat menyusui ibu dan bayi akan memiliki kontak yang erat
Manfaat menyusui untuk ibu:
– Menurunkan berat badan, dengan menyusui ibu dapat menghabiskan 200-300 kalori. Jadi ibu juga akan lebih cepat kembali ke berat badan sebelum melahirkan.
– Menurunkan resiko pendarahan setelah melahirkan
– Akan menurunkan resiko-resiko penyakit seperti kanker payudara, kanker ovarium, kanker rahim dan osteoporosis.
– Kontrasepsi alami yaitu selama ibu menyusui eksklusif bayinya sampai 6 bulan, bayi tidak diberikan apapun selain ASI. Bayi belum berusia 6 bulan maka ibu tidak akan mengalami kehamilan inilah yang biasa disebut kontrasepsi alami.

Apakah ASI cukup?
Kita harus memantau frekuensi buang air kecil pada bayi normalnya mulai kita pantau di usia 5 hari dengan cara tidak memakai pampers tapi lebih baik diberikan popok atau celana dalam 24 jam minimal bayi harus buang air kecil sebanyak 6 kali. Dalam 24 jam ini bayi pipis sebanyak 6 kali berarti ASI ibu cukup. Tetapi jika kurang dari 6 kali artinya memang ASI ibu tidak cukup untuk bayi.
Begitu pula secara obyektif kita bisa lihat dari berat badan bayi. Bayi normal dan sehat semua akan mengalami penurunan berat badan sampai dengan 10% dari berat lahir. Itu umumnya terjadi pada usia 7 hari pertama. Kemudian bayi akan kembali berat badannya ke berat lahir dalam waktu 7-14 hari. Jadi dalam usia 2 minggu bayi sudah harus kembali ke berat lahir. Dan dilihat dari kenaikan berat badan, dalam satu bulan minimal bayi harus naik 500 gram.
Jika berat badan itu tercapai pada bayi dengan frekuensi buang air kecil minimal 6 kali sehari maka ASI ibu cukup.
Masitis atau nyeri pada payudara yang awalnya ditandai dengan payudara bengkak. Diagnosis mastitis ditegakan berdasarkan kumpulan gejala sebagai berikut:
1. Payudara bengkak
2. Rasa nyeri
3. Kemerahan pada payudara
Masalah tersebut umumnya disebabkan oleh hal-hal seperti posisi atau pelekatan menyusui yang kurang baik pada bayi bisa juga diakibatkan oleh kelainan bentuk anatomi pada bayi seperti tongue tie atau lip tie. Semua itu dapat di evaluasi di klinik laktasi. Klinik laktasi di RS Awal Bros Bekasi juga menyediakan fasilitas seperti breast care atau pijat payudara pada masalah-masalah mastitis dan juga pijat laktasi pada ibu-ibu yang produksi ASInya tidak banyak, itu dapat meningkatkan produksi ASI dengan baik. Jadi fasilitas breast care dan juga pijat ASI tersedia setiap hari di klinik laktasi RS Awal Bros Bekasi.

Categories: Artikel, Promotions, RS Awal Bros Bekasi, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *