Nyeri Punggung Bawah

img-20160819-wa0027

Dr. Jainal Arifin, SpOT-SPINE

Nyeri punggung bawah merupakan suatu kondisi yang tidak asing bagi masyarakat. Hampir 80% orang dewasa, pria maupun wanita, mengalami nyeri punggung bawah yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas dalam pekerjaan sehari-hari.

Secara klinis, nyeri dapat dirasakan menyebar di punggung bawah, bokong, panggul, bahkan di daerah paha sedangkan nyeri yang disebabkan oleh terjepitnya saraf akan memiliki penyebaran nyeri yang lebih terlokalisir sesuai dengan anatomi saraf tersebut. Nyeri dapat bersifat hilang timbul dan bertambah saat beraktivitas dan biasanya bersifat diffuse, namun nyeri hebat pada malam hari dapat dicurigakan sebagai suatu proses infeksi atau keganasan.

Nyeri punggung akut berkisar sekitar 1 bulan sedangkan nyeri kronik lebih daripada 3 bulan. Nyeri punggung kronik sering menimbulkan gangguan fisik dan psikososial pada penderita, dan hingga saat ini pengobatan yang tuntas untuk nyeri kronik yang bersifat non-spesifik ini masih menjadi sebuah tantangan bagi para dokter.

Adapun beberapa penyebab dari nyeri punggung bawah adalah idiopatik, mechanical back pain, degeneratif daripada sendi facet, hernia nucleus pulposus, penyempitan pada kanal saraf tulang belakang dan beberapa diantaranya merupakan referred pain dan nyeri psikogenik. Perlu diperhatikan adanya faktor psikologis yang berperan dalam nyeri punggung kronik (contohnya, stress dalam pekerjaan, rutinitas yang membosankan dan sebagainya).

Diperlukan pendekatan holistik untuk mengatasi nyeri punggung diantaranya edukasi mengenai aktivitas sehari hari dan olahraga. Olahraga yang menguatkan otot-otot punggung yang dapat dilakukan di darat maupun dalam air. Terapi non-farmakologis seperti stimulasi elektrik, massage dan lumbal corset. Terapi dengan pengobatan seperti antidepresant, anti nyeri NSAID (cukup untuk 12 hari). Terapi lebih invasif mencakup penggunaan akupunktur, blok saraf dan tindakan operatif sesuai indikasinya.

Pada kesimpulannya, nyeri punggung bawah dapat diakibatkan oleh berbagai jenis faktor dan penanganan pada umumnya memberi fokus holistik pada penggalian penyebab utama, baik mekanikal maupun psikologikal, untuk memperbaiki kualitas hidup penderita.

Categories: Artikel, RS Awal Bros Makassar, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *