Memilah Gejala Heart Attack & Heartburn

jantung
JAKARTA (netralitas.com) – Banyak warga bingung beda heartburn (rasa panas di dada) dengan heart attack (serangan jantung). Karena gejalanya hampir mirip. Kasus ini banyak terjadi di masyarakat sehingga masyarakat sebaiknya mengetahui perbedaannya, baik dari penyebab, rasa nyeri yg ditimbulkan, cara pencegahan dan pengobatannya karena ketiga hal diatas sangat berbeda satu sama lain.

Inilah perbedaannya yang seharusnya kita ketahui: Istilah heartburn tidak berhubungan dengan jantung sama sekali, tetapi berhubungan dengan saluran pencernaan termasuk kerongkongan. Heartburn terjadi karena asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan nyeri dada menjalar ke leher, tenggorokan atau rahang.

Disebut juga gejala lain dari refluks asam atau gastroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit ini terjadi ketika sfingter lambung lemah atau relaksasi yang tidak berfungsi dengan baik yang menyebabkan isi lambung naik kembali ke esophagus (refluks) sehingga seseorang akan mengalami mual bahkan muntah.

Akibat dari naiknya asam lambung akan membuat iritasi dan membakar esofagus atau kerongkongan sehingga menimbulkan heartburn atau rasa panas sampai bagian dalam leher bahkan tenggorokan. Rasa panas ini bisa bervariasi mulai dari rasa panas yg tidak begitu mengganggu sampai rasa panas yg luar biasa sehingga mengganggu aktivitas penderita.

Sementara yang disebut heart attack atau serangan jantung adalah rasa nyeri di dada karena menyempitnya pembuluh darah di jantung karena berbagai sebab. Biasanya dilatar belakangi penyakit diabetes mellitus (kencing manis), dyslipidemia, merokok, keturunan atau kebiasaan hidup yang kurang sehat lainnya.

Berikut hal-hal yang dapat diperhatikan untuk membedakan 2 gejala tersebut :
1. Heartburn karena penyakit GERD:
• Rasa tajam dan sensasi terbakar tepat di bawah tulang dada atau iga.
• Nyeri biasanya tidak menjalar ke bahu, leher, atau lengan.
• Nyeri biasanya timbul setelah makan, berbaring, dan melakukan aktivitas.
• Gejala biasa berkurang dengan pemberian obat antasid (penetralisir asam lambung), pengurang produksi asam lambing (proton pump inhibitor atau antagonist receptor H2) dan pelindung mucosa lambung (sucralfat).
• Heartburn akibat penyakit GERD jarang disertai dengan keringat dingin.
• Sering disebabkan gangguan psikosomatis misalnya kecemasan.

2. Heart attack (serangan jantung):
• Perasaan nyeri yang bersifat tumpul, tertimpa beban, seperti diikat pada dada, perasaan tekanan tidak nyaman, seperti diremas, dada seperti tertindih atau nyeri.
• Nyeri dada yang timbul mendadak dan semakin memburuk terutama bila diikuti dengan aktivitas.
• Rasa nyeri yang diikuti dengan pusing
• Nyeri menjalar ke bahu, leher, rahang, atau lengan terutama lengan kiri.
• Sesak napas
• Sering disertai dengan keringat dingin
• Nyeri kadang berkurang dengan istirahat
• Tidak berhubungan dengan riwayat makanan sebelumnya misalnya makanan yang iritatif : asam, pedas dan lain-lain.

Apabila ada dari kita atau keluarga kita yang mengalami gejala di atas sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat sehingga penanganan nya akan lebih baik. Dokter mungkin melakukan anamnesis (wawancara), pemeriksaan fisik untuk mengetahui apakah terdapat faktor risiko misalnya darah tinggi, pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) untuk melihat irama dan adanya penyempitan pembuluh darah jantung, pemeriksaan laboratorium untuk melihat apakah terdapat penyakit gula atau gangguan lemak.

Setelah itu dilakukan terapi. Apabila pemeriksaan awal tadi dianggap belum cukup, kemungkinan akan di konsultasikan ke dokter yang lebih ahli atau rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap untuk dilakukan treatmill test, endoskopi saluran pencernaan, Cardiac MSCT atau dilakukan corangiography (masya-rakat awam sering menyebutnya kateterisasi).

Narasumber : dr. Heru Dento,SpPD
http://netralitas.com/kesehatan/read/10858/memilah-gejala-heart-attack-heartburn

Categories: Media Clipping, RS Evasari, and Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *