dr.Herry Sofyan Lubis, SpAnd : Kualitas Sperma Pengaruhi Pembuahan

BAGI pasangan suami-istri, (pasutri) mendapatkan momongan menjadi hal yang utama apalagi buah hati lahir dengan keadaan yang sehat, normal dan sesuai dengan keinginan. Namun tidak jarang, pasutri sulit mendapatkan momongan walaupun sudah cukup lama berumah tangga.
Untuk bisa mendapatkan momongan, pasutri rela melakukan berbagai hal bahkan berkonsultasi dengan para supranatural atau mengunjungi tempat-tempat keramat.
Tidak hanya itu,ahli pijit atau urut juga diyakini oleh sebagian masyarakat bisa membantu pasutri mendapatkan momongan meskipun belum teruji secara ilmiah atau medis.
Apakah yang dilakukan pasutri ini benar? Dokter Spesialis Andrologi-Seksologi RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru dr Herry Sofyan Lubis SpAnd menjelaskan praktik tersebut tidak ada kaitannya dan tidak bisa mengobati kondisi tersebut. Bahkan cara ini akan memperburuk keadaan karena dapat merusak buah zakar serta pembuluh darah yang berada di sekitar alat vital.
“Itu tidak benar. Kesulitan untuk memiliki anak disebabkan oleh berbagai faktor yang terjadi pada kondisi kesehatan pasangan. Satu di antaranya kondisi sperma yang tidak sempurna dan rusak,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan untuk mengetahui hal tersebut perlu dilakukan beberapa tindakan dan diteliti secara mendalam agar ditemukan pula solusi yang tepat.
“Kalaulah sperma rusak dan kualitasnya pun buruk maka tidak akan bisa membuahi sel telur. Artinya sperma tidak mampu menjangkau indung telur ketika terjadi pertautan,” katanya.
Hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tidak sehat dan mengandung berbagai zat kimia, gaya hidup yang tidak teratur dan yang paling penting rokok merupakan penyumbang terbesar dalam merusak kualitas sperma.
“Nah kalau sudah begini kita akan memberikan suatu terapi khusus yang lebih dikenal pada istilah medisnya, fragmentasi DNA sperma. Dan untuk layanan ini pasien sudah bisa mendapatkannya di RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru melalui klinik pasutri,” tuturnya.
Herry menjelaskan, ketika terjadi pertautan, sperma akan dikirim ke dalam vagina agar mampu mencapai indung telur dengan harapan bisa membuahi sel telur yang ada. Jika proses ini sempurna dan kondisi istri juga bagus, maka istri akan memasuki fase kehamilan.
Akan tetapi, jika kualitas sperma buruk dan rusak maka proses pembuahan pun tidak akan terjadi. Karena sperma tidak mampu mencapai indung telur dan membuahinya.
Sperma yang berkualitas serta kondisinya bagus hanya dapat dilihat melalui peralatan medis, mikroskop. Dalam hal ini, sperma akan terlihat layaknya kecebong. Apabila bulatan kepala sperma sempurna maka dipastikan kondisi sperma yang dimiliki seorang pria bagus.
Namun, jika bentuk bulatan kepala sel sperma sedikit rusak atau tidak bulat maka kondisi sperma sudah rusak. Karena, inti dari sperma itu sendiri terletak pada kepala sel sperma yang berbentuk lingkaran atau bulatan kecil itu.
Meski begitu, pada beberapa situasi juga dapat ditemukan sperma dalam kondisi rusak yang bisa membuahi sel telur. Betul adanya, tetapi hal ini akan mempengaruhi kualitas serta kesehatan bayi ketika lahir. Dalam hal tersebut, bisa saja kondisi bayi tersebut mengalami cacat, mengidap penyakit tertentu dan penyakit lainnya.
Dewasa ini, kondisi ini sering dijumpai pada saat sekarang ini. Mengingat gaya hidup yang berubah dan tidak sehat. Makanan yang dikonsumsi pun tidak terkontrol. Selain itu, penyebab utama kerusakan sperma ialah kebiasaan merokok.
Sedangkan tindakan yang diambil jika seorang suami didiagnosis memiliki kualitas sperma yang rusak, maka akan diberikan terapi khusus yang membantu dan memperbaiki kondisi sperma itu sendiri.
Secara kesehatan, pemeriksaan ini idealnya sudah dilakukan ketika hendak berkeluarga minimal dilakukan tiga bulan sekali. Dengan begitu, kondisi sperma akan diketahui lebih cepat serta bisa diambil tindakan secara terukur.
’Agar kualitas sperma bagus kurangi stress dengan kegiatan refreshing, konsumsi buah-buahan, rajin berolahraga dan berhenti merokok,’’ tegasnya.
dr.Herry Sofyan Lubis, SpAnd
Jadwal Praktek :
Senin s/d Sabtu : – Pagi : Pkl 09.00 s/d 14.00 WIB,
                               – Sore : Pkl 17.00 s/d 20.00 WIB
     Minggu :  Pkl 09.00 s/d 12.00 WIB
Categories: Artikel, Promotions, and RS Awal Bros Pekanbaru.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *