Lensa Kontak Bisa Sebabkan Kebutaan

Terlalu lama menggunakan kontak lensa atau lupa melepas kontak lensa dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kedua bola mata terasa perih yang tak kunjung hilang, pandangan berkabut serta timbul lapisan putih menyelimuti bola mata.

dr. Hafizah, SpM

dr. Hafizah, SpM menyebutkan kasus itu sebagai kasus infeksi mata karena lensa kontak. Infeksi itu dapat timbul oleh tiga hal yaitu jamur, bakteri, dan virus. Gejala awal infeksi ditandai dengan rasa perih. Itu artinya kornea mata sudah terluka. Jika luka itu tak segera diobati, luka akan menjadi semakin dalam dan melukai hingga lapisan terdalam kornea. Pada akhirnya kornea akan memutih, “kalau sudah memutih, jalan satu – satunya yaitu cangkok kornea,” ujar dr. Hafizah, SpM.

Ketika kornea memutih, pengelihatan akan terganggu. Pasien tidak akan mampu melihat dengan sempurna. Ia mengalami kebutaan sementara. Kebutaan total akan dialami seseorang jika ditemukan pembuluh darah di dalam bola mata yang sudah memutih. dr. Hafizah mengatakan, cangkok kornea sudah tidak akan mempan menyembuhkan. “Ya sudah, dia akan buta selamanya,” tuturnya.

Penggunaan lensa kontak sebenarnya terbatas bagi orang -orang dengan minus lebih dari lima. Mereka dapat menggunakan lensa kontak. Namun, lain ketika orang tersebut kerap berkegiatan di luar rumah. Orang tersebut lebih baik menggunakan kacamata. Sebab, ia mudah terkena debu. “Tapi sekarang ini, gaya hidup membuat orang – orang menggunakan lensa kontak tanpa indikasi medis tersebut,” ujar dr. Hafizah, SpM.

Mereka tidak mengetahui cara pemakaian, perawatan, dan penyimpanan. Hingga kemudian terjadi infeksi, mereka salah melakukan pengobatan. “Seharusnya, ketika sudah merasa perih, langsung datang ke dokter spesialis mata. Sebab dokter dapat melihat sejauh mana infeksi yang ditimbulkan,” katanya. Setelah itu, dokter juga dapat memberikan pengobatan yang tepat untuk pasien. Ini dapat menghindarkan pasien dari resiko kebutaan. “Karena penanganan itu sangat berpengaruh terhadap hasil akhir.

Hal utama yang harus diperhatikan para pengguna lensa kontak adalah kebersihan diri. Ketika hendak memasang atau melepas lensa kontak, pengguna harus memastikan jari – jemarinya bersih. Ini karena lensa kontak menempel langsung pada kornea. Sehingga, ketika kuman – kuman dar jari – jemari masuk, ia dapat menginfeksi kornea. Terlebih kornea mengandung banyak saraf.

Selain itu kotak penyimpanan lensa kontak juga harus bersih. Begitu juga dengan air yang digunakan untuk membasahi lensa kontak ketika disimpan. “Perhatikan masa kadaluarsa air lensa kontak. Jangan lensa kontak yang sudah lewat masanya dipakai juga,” ujarnya. Satu hal juga harus diperhatikan adalah pengguna harus sering – sering membasahi mata ketika tengah menggunakan lensa kontak. Kedipan mata tidak akan mampu membasahi mata. Sebab lensa kontak tepat menutup kornea mata.

Idealnya lensa kontak digunakan paling lama delapan jam. Pengguna tidak boleh menggunakan lensa kontak selama 24 jam penuh. “Kornea mata tidak akan bisa basah secara sempurna. Ketika kering, takutnya, lensa itu akan benar – benar menempel pada kornea,” tuturnya.

SUMBER : Batam Pos |Hal. 15 |Minggu, 15 Januari 2017 

 

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *