Kamu Kuat, Cepat Sehat Ya?

Istri Gurbenur Kepri Hj. Noorhalizah menjenguk bayi laki – laki yang dilahirkan dalam kondisi usus terburai yang telah menjalani operasi di RS Awal Bros Batam, Selasa (7/2) siang.

BATAM, TRIBUN – Istri Gubenur Kepri, Hj Noorlizah Nurdin mengunjungi bayi usus terurai asal Tanjungpinang di ruang NICU Rumah Sakit Awal Bros, Batam, Selasa (7 Februari 2017). Hj. Noorhalizah yang sebelumnya memerintahkan sang bayi di rujuk, mendapat penjelasan dokter terkait kondisi anak ke-3 pasangan Dadang Prasetio dan Suyamti ini. Tiba di Rumah Sakit Awal Bros Batam, Hj. Noorhalizah di sambut Manajer HRD Awal Bros Batam Wulandari SKM dan kedua orang tua bayi serta langsung menuju ruang NICU lantai 2 kamar Magnolia tempat si bayi dirawat.

Di ruang NICU, Noorlizah sudah ditunggu dokter bedah anak Siti Iqbalwanty yang menangani bayi laki – laki yang baru berusia 8 hari tersebut. “Hallo, Amat, Assalamualaiku Amat, cepat sehat ya, yang kuat ya Amat,” ujar Noorhalizah sambil mengusap – usapkan jari telunjuknya ke tangan dan kaki bayi tersebut.

Bayi itu pun merespon usapan Noorhalizah dengan menggerakan tangan dan kakinya. Panggilan “Amat” spontan diberikan Noorhalizah untuk menyapa bayi laki – laki yang belum sempat diberi nama tersebut. Noorhalizah juga memeluk Suyamti, ibu si bayi dan memberikan semangat kepadanya. “Kamu sebagai ibu harus kuat. Jalani ini dengan ikhlas. Terus berdoa,” ujar Noorhalizah dengan dialek Melayu yang kental.

Dokter Siti menyebutkan perkembangan bayi Suyamti sudah jauh lebih bagus dibanding saat tiba di Awal Bros tiga hari lalu. Ketika dirujuk ke Awal Bros usus bayi yang terurai sudah mengeluarkan bau karena infksi. “Sekarang sudah mulai mengecil lubangnya. Kita tunggu sampai mengecil dan menutup, baru bisa pulang. Nanti sampai di rumah kita ajarkan cara merawatnya. Kami sering menangani bayi seperti ini di Awal Bros, ” jelas dr. Siti.

Bayi Suyamti lahir Rabu 31 Januari 2017 di bidan setempat. Karena kelainan usus terurai, bidan meurujuk ke RSUD Tanjungpinang. Peralatan medis yang tidak memadai, bayi Suyamti dirujuk ke RSUP Kepri. Masih terkendala alat, akhirnya RSUP Kepri merujuk ke RS Awal Bros Batam dan ditangani sampai saat ini dengan biaya dari Pemprov Kepri. (Sumber: Tribun Batam | 8 Februari 2017| Hal. 16)

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *