Cermat Memakai Lipstik Matte

Cermat Memakai Lipstik Matte. dr. Stevy Dian Fitriani, Sp.KK, M.Kes (Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Awal Bros Bekasi)

Idealnya sebelum membeli ragam lipstik, Moms harus mengetahui jenis kulit bibir yang dimiliki. Menurut Dr. Stevy Dian Fitriani, Sp.KK, M.Kes, dari RS Awal Bros Bekasi, untuk mengetahui jenis kulit bibir hampir sama dengan mengenali jenis kulit wajah. Bibir yang kering terlihat lebih kusam, dan garis-garis bibir tampak lebih jelas. Sedangkan bibir yang normal atau sehat akan terlihat lebih segar dan cerah, cukup tegang da bertekstur halus.

Jenis kulit bibir antara pria dan wanita tidaklah berbeda. Kulit bibir secara anatomi dan fisiologi agak berbeda dari kulit bagian badan lainnya. Misalnya stratum korneum atau lapisan tanduknya sangat tipis dan dermisnya tidak mengandung kelenjar keringat maupun kelenjar minyak, sehingga bibir mudah kering dan pecah-pecah terutama jika udara dingin dan kering.

Lipstik Matte Berbahayakah?

Menurut dr. Stevy, lipstik matte sebenarnya tidak berbahaya, asalkan Moms jeli memilih kandungan di dalamnya. Disarankan untuk memilih bahan-bahan yang alami. Sebaiknya lipstik matte tidak digunakan terus-menerus setiap saat apalagi seharian. Lipstik matte dianggap lebih keras dibandingkan dengan lipstik biasa karena formulanya dirancang lebih pekat dan tahan lama, sehingga beresiko tinggi untuk membuat bibir kering, pecah-pecah bahkan menyebabkan warna bibir kehitaman.

Kandungan yang terdapat di dalam lipstik matte secara umum hampir sama dengan lipstik pada umumnya. Lipstik matte sendiri kandungan mintaknya lebih sedikit dan mengandung pigmen yang banyak menyerap cahaya, sehingga pada aplikasi tidak menimbulkan kilap.

Efek Lipstik Matte

Pada umumnya semua lipstik termasuk lipstik matte mengandung bahan pengawet dan pewarna. Apabila kita tidak cermat dalam penggunaannya, maka berbagai masalah pun akan muncul, yaitu:

  • Iritasi: reaksi langsung timbul pada pemakaian pertama kosmetik karena salah satu atau lebih bahan yang dikandungnya bersifat iritan.
  • Alergi: rekasi negatif pada kulit yang muncul setelah pemakaian beberapa kali, kadang setelah bertahun-tahun, karena mengandung bahan yang bersifat alergenik bagi seseorang meskipun mungkin tidak bagi yang lainnya.
  • Fotosensitasi: reaksi negatif yang muncul setelah kulit memakai lipsitik lalu terkena matahari karena salah satu bahan atau lebih seperti zat pewarna, zat pengawet, zat pewangi yang dikandung bersifat photosensitizer.

Lipstik merupakan penyebab paling umum dermatitis bibir (cheilitis) karena alergi. Bibir bengkak, kering dan pecah-pecah kemudian hiperpigmentasi pada bibir dan daerah sekitarnya.

 

Gunakan Pelembap Bibir!

Agar Moms tidak mengalami masalah kesehatan bibir saat menggunakan lipstik matte, sebaiknya ANda lebih cermat ketika ingin mengaplikasikannya pada bibir. Hal yang harus diperhatikan yakni menghindari bibir kering saat menggunakan lipstik matte.

Sebelum aplikasi, sebaiknya buang kulit kering disekitar bibir, diamkan beberapa menit lalu bersihkan atau kompres dengan menggunakan larutan infuse NaCl. Lalu oleskan lipbalm untuk memberikan kelembapan ekstra.

Intinya Moms harus menghindari memakai lipstik matte tanpa menggunakan pelembp bibir sebelumnya, lalu menggunakan berulang-ulang dan seharian penuh bahkan saat tidur, berganti-ganti merk atau menumpuk beberapa lipstik, meminjam lipstik teman, karena lipstik bisa saja menjadi sarang kman atau bakteri yang bisa berpindah.

Lalu sehabis memakai lipstik matte jangan lupa untuk dibersihkan. Cara membersihkannya cukup mudah, yaitu dengan kapas lembut yang telah dibasahi dengan cairan pembersih (lip make up remover) kompres sekitar 1 menit lalu seka/sapukan secara perlahan tanpa menggosok.

 

Sumber: Tabloid Mom & Kiddie. Edisi 15 TH XI (9-22 Maret 2017)

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *