Bercak Putih di Lidah

Bercak Putih di Lidah. dr. Atiek Widyasari Oswari, Sp.A (Spesialis Anak – RS Awal Bros Bekasi)

Siapa yang tak senang melihat bayi tertawa menggemaskan? Apa lagi sejak dilahirkan, si kecil sehat, montok, tumbuh kembangnya juga berjalan lancar. tapi ooo.. tunggu dulu.. kok, saat tertawa kelihatan bercak putih di lidahnya. Apa ya itu? Mama jadi bertanya-tanya, berbahaya, enggak ya?

 

Berbagai Penyebab Munculnya Jamur

Sebelum jadi cemas berkepanjangan, Mama perlu tahu dulu, timbulnya bercak putih pada lidah bayi disebabkan oleh dua hal, yaitu sisa ASI/sysy yang tak dibersihkan dan jamur. Kalau penyebab bercak putih adalah sisa susu yang masih menempel, kategorinya masuh normal, Ma. Biasanya bercak ini muncul setelah bayi minum susu. Pada kasus ini, Mama boleh tenang karena cara membersihkan residu susu ini mudah, cukup menggunakan kain kasa ynag bersih dan lembut, lalu gosok perlahan di lidah bayi. Setelah dibersihkan lidah bayi akan kembali ke warna merah muda, seperti sedia kala.

Menurut Spesialis Kesehatan Anak Atiek W Oswari, bercak putih karena sisa susu tidak berbahaya, dengan catatan, Mama harus rajin membersihkan ulut bayi setiap bayi habis disusui. Nah, yang perlu perhatian khusus adalah bercak putih akibat jamur, “Ini adalah gangguan pada mulut yang disebabkan jamur candida.”

Penyebab timbulnya jamur bermacam-macam. Ada jamur yang diperoleh bayi saat lahir, yaitu dari jalan lahir ibunya yang terinfeksi jamur Candida albicans kemudian jamurnya menempel pada mulut bayi. Jamur Candida Albicans bersifat saprofit, artinya jika daya tahan tubuh bayi menurun, jamur ini dengan cepat dapat menimbulkan infeksi dan diare.

Bisa juga karena ibu menyusui mengonsumsi antibiotik dalam jangka panjang sehingga antibiotik ini membunuh bakteri normal (bakteri baik) pada tubuh bayi dan menyebabkan tumbuhnya mikroorganisme lain, termasuk jamur yang tumbuh di lidah bayi. Penyebab tumbuhnya jamur yang ketiga adalah dot atau empeng yang kotor (tidak steril). Jamur merupakan spora yang seringkali tidak mudah hilang bila terlanjur menempel di dot atau empeng yang kurang dijaga kebersihannya. Nah, ini yang membuat lidah atau mulut bayi jadi ikutan kena jamur.

Terakhir, jamur bisa muncul di mulut bayi karena puting payudara Mama lecet dan terinfeksi jamur. Nah, saat bayi menyusu, jamur jadi menular ke mulut bayi, maka itu penying bagi Mama untuk menjaga kebersihan puting dan payudara sebelum dan sesuadah menyusui. Begitu pun tangan Mama saat hendak memerah susu.

 

Menghindari Bercak Putih

Menurut Atiek, tidak semua paparan dari jamur menyebabkan jamur tersebut tumbuh pada lidah bayi. Semua bergantung pada daya tahan tubuh bayi ketika menerima paparan. “Daya tahan tubuh yang baik akan mengeliminasi setiap agen infeksi yang masuk ke tubuh bayi. Namun bila daya tahan tubuh sedang menurun, jamur dapat menempel bahkan tumbuh meluas pada mulut bayi.”

Selalu menjaga daya tahan tubuh bayi tetap prima adalah tugas Mama. Antara lain dengan mbemberikan ASI Eksklusif, dilanjutkan dengan tambahan MPASI bergizi seimbang di usia 6 bulan ke atas. Tak kalah penying, selal menjaga gaya hidup sehat dan lingkungan bersih demi keamanan dan kenyamanan si kecil.

Karena timbulnya jamur berhubungan dengan kebersihan, maka untuk menghindari timbulnya gangguan pada mulut bayi, Mama dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Selalu menuci tangan dan membersihkan payudara denga baik setiap hendak menyusui dan selesai menyusui. Selain itu, pelekatan mulut bayi dan puting payudara harus benar. Pelekatan yang kurang baik akan menimbulkan lecet pada payudara. Lecet tersebut akan menjadi pintu masuk bagi jamur di payudara lalu menular ke mulut bayi.
  2. Setelah selesai menyusu, mulut bayi harus dibersihkan dengan kain kasa yang dicelup dengan air hanyat. Usapkan dengan lembut dan perlahan pada lidah bayi.
  3. Bayi yang diberikan susu formula, setelah menyusu, mulutnya perlu dibilas dengna cara memberikannya air putih.
  4. Menjaga kebersihan peralatan minum/makan pada bayi. Dot, empeng, sendok dll harus disterilkan secara berkala dan sebelum digunakan.

Sebenarnya bercak putih pada lidah bayi akibat jamur tidak berbahaya karena dapat sembuh dengan sendirinya. Namun tumbuhnya jamur di lidah ini bisa mengganggu proses menyusui atau saat member makan pada bayi. Ketidaknyamanan  yang dirasakan pada mulutnya, membuat bayi sering kali menolak menyusu sehingga asupan nutrisinya jadi terganggu. Bila kondisi ini terjadi berulang-ulang, bisa dibayangkan, berat badan si kecil menjadi tak naik-naik dan dapat meningkatkan risiko gangguan tumbuh kembang kemudian hari. Untuk mengatasinya, Mama Papa dapat melakukan berbagai langkah diatas. Namun jika bercak putih itu bergitu sulit dibersihkan seakan menempel kuat bahkan mudah berdarah, segera konsultasikan ke dokter anak agar dapat penanganan lebih lanjut.

 

Sumber: Tabloid Nakita (No.938/TH.XVIII/22-28 Maret 2017)

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Bekasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *