Tips Atasi Nyeri Haid

Nyeri bulanan karena haid pastinya tidak menyenangkan , perut terasa seperti diremas – remas. Bahkan ada pula sejumlah wanita sampai tidak bisa melakukan aktivitas apa pun karena nyeri menstruasi. Kondisi ini tentunya membuat tidak nyaman. Menstruasi adalah nyeri bulanan yang kerap diderita sejumlah wanita.

Menurut dr. Gina Rotty, SpOG spesialis rahim dan kandungan di RS Awal Bros Batam , saat menstruasi lapisan Rahim (uterus) akan terkelupas secara periodic. Kemudian akan dibuang melewati lubang kecil jalan lahir sebagai darah mens. Sakit perut saat haid dinamakan dismenore. Disminore terbagi atas dua yakni primer dan skunder.

Dismenore primer adalah rasa sakit saat haid sejak awal mulai haid. Dismenore sekunder adalah rasa sakit haid yang muncul secara tiba – tiba padahal sebelumnya tidak pernah mengalaminya. Menurut dr. Gina, SpOG ada beberapa faktor penyebab dismenore primer yakni pendarahan yang hebat saat haid, siklus menstruasi yang tidak teratur, belum pernah melahirkan, pubertas dini, dan riwayat keluarga dismenore. Sedangkan penyebab dismenore sekunder dapat dikarenakan kondisi medis, seperti sel – sel lapisan rahim, lapisan rahim tumbuh ke dalam dinding otot rahim, tumor jinak bukan kanker, penyakit radang panggul, dan leher rahim sangat kecil sehingga memperlambat aliran darah haid.

dr. Gina, SpOG mengatakan dismenore primer dimulai dalam 6 hingga 12 bulan saat pertama kali menstruasi. Sedangkan dismenore sekunder terjadi ketika wanita berumur 20-an atau 30-an tahun. “Penyebab dismenore primer yaitu faktor psikologis yang biasanya terjadi pada usia remaja dengan ditandai emosi tidak stabil, rasa nyeri yang rendah. Lalu ada faktor endokrin yang dihubungkan dengan kontraksi usus yang tidak baik,” ungkap dr. Gina, SpOG. Gejala dismenore biasanya sakit perut bagian bawah dan nyeri yang dirasakan sebagai kram yang timbul hilang. Nyeri mulai timbul sesaat sesudah atau selama haid, dan mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam. Biasanya setelah dua hari akan hilang. Biasanya sakit perut haid akan disertai dengan sakit kepala, mual, sembelit atau diare, sering kencing, hingga muntah – muntah.

 

TIPS ATASI NYERI HAID
  1. Konsumsi obat penghilang rasa sakit jika memang sakit tak tertahankan. Namun jika sakit masih bisa ditahan, jangan minum obat.
  2. Jangan minum – minuman bergas saat haid, karena itu hanya mitos.
  3. Istirrahat yang cukup
  4. Olahraga ringan yang teratur terutama jalan santai saja.
  5. Pemijatan pada bagian kaki dan tangan.
  6. Kompres dengan air hangat di area perut.
  7. Banyak konsumsi air putih, hindari konsumsi garam berlebihan serta kafein untuk mencegah pembengkakan dan reteni cairan.
  8. Makan makanan kaya zat besi, kalsium, vitamin B kompleks seperti susu dan sayuran hijau.
  9. Tinggikan posisi pinggul melebihi bahu ketika tidur terlentang untuk membantu meredakan dismenore.
  10. Hitung tanggal haid kamu 21-30 hari jaraknya dan rata – rata adalah 28 hari. Jika kamu merasa terlalu sakit saat haid, segera ke dokter rahim atau kandungan untuk diperiksa.

 

SUMBER: Tribun Batam | Mellennial | Hal. 12 | Kamis, 20 April 2017
Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *