Pola Hidup Sehat Saat Menjalankan Puasa

Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Brain Gantoro, SpGK

Turunnya kekuatan tubuh selama berpuasa adalah hal wajar. Pasalnya tubuh tidak menerima asupan gizi selama hampir 12 jam sedangkan aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Pola makan yang tadinya tiga kali sehari menjadi berkurang. Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Brain Gantoro, SpGK mengatakan, hal tersebut sebenarnya dapat diatasi bagi seseorang yang tetap bekerja saat puasa. “Tips utamanya adalah menyamakan jumlah konsumsi makanan,” ucap dr. Brain, SpGK

Menurutnya, saat berpuasa pola makan mengalami pengurangan, dari awalnya tiga kali menjadi dua kali dalam 24 jam. Namun tubuh tetap beradaptasi dengan menghemat energi yang akan dikeluarkan. “Sementara, itu asupan energi tetap harus dicukupi dengan menyamakan jumlah konsumsi makanan saat sahur sama dengan porsi sarapan,” ujarnya.

Saat sahur sebisa mungkin menghindari meminum kopi. Seperti yang diketahui kopi merupakan diuretik alami untuk mempercepat metabolisme melalui cairan tubuh. “Sahur dengan konsumsi kopi adalah salah satu penyebab tubuh cepat mengalami pengurangan cairan,” ungkapnya.
Brain melanjutkan, sebisa mungkin perbanyak minum. Komposisinya saat sahur, satu gelas air putih dan satu gelas lagi dengan konsumsi jus buah. Mengenai makanan tidak ada aturan khusus, tetap konsumsi seperti biasa, tidak ada yang dihindari. Untuk aktivitas sehari-hari, sebisa mungkin dapat dikurangi. Seseorang yang bekerja bisa memanfaatkan istirahat siangnya lebih efisien.

Mengenai menu berbuka puasa, ia menyarankan untuk menghindari makan hidangan utama dan minum air putih secara berlebihan. “Lambung selama berpuasa tidak bekerja maksimal, namun saat konsumsi makanan lambung akan mengalami kaget,” ujar dokter lulusan Universitas Sumatera Utara, Medan ini. Dalam keadaan tertentu, kata Brain, banyak penderita yang harus menerima perawatan dokter akibat konsumsi air putih secara berlebihan. Air putih tidak memiliki kandungan gizi. Makanya, sebaiknya yang pertama dikonsumsi saat berbuka adalah minuman manis. “Untuk menaikkan kadar gula dalam darah dan mengembalikan cairan tubuh,” jelasnya. Beri waktu tubuh menerima asupan makanan, barulah konsumsi hidangan utama.

“Biasanya, menjalankan shalat magrib dulu barulah makan,” sebutnya. Ditanya mengenai konsumsi vitamin atau suplemen, dr. Brain mengatakan sebenarnya khasiatnya tidak terlalu berdampak pada tubuh. “Namun, jika ingin konsumsi vitamin, bisa memilih vitamin B dan C. Itupun vitamin ini larut dalam air, artinya mudah hilang khasiatnya,” bebernya. Olahraga juga sebaiknya dilakukan satu jam sebelum waktu berbuka puasa. “Lagi, porsinya pun harus dikurangi dari biasanya. Olahraga ini penting dilakukan agar tubuh tetap segar,” ujarnya. Bagi penderita diabetes yang ingin berpuasa sebaiknya bisa cek dan kontrol ke dokter terlebih dahulu. Pasien diabetes harus berhenti puasa jika kadar gulanya 60 mg/dl atau lebih tinggi dari 250 mg/ dl. “Pasien dengan kadar gula 60 mg/dl yang membatalkan puasanya harus langsung konsumsi gula yang dilarutkan dengan air. Catat waktu dan berapa sendok gulanya,” terangnya.

Mengenai unsur gizi yang pertama harus dicukupi oleh seseorang yang berpuasa adalah karbohidrat, lemak dan protein. “Untuk protein masih termasuk makronutrien. Paling utama dibutuhkan tubuh adalah karbohidrat dan lemak,” ucap dokter yang mengambil spesialis gizi di Universitas Indonesia ini. Brain melanjutkan, puasa sebenarnya dapat dijalani dengan penuh energi. Jika seseorang peduli dengan jumlah kalori yang dibutuhkan per harinya. “Cukupi karbohidrat, perbanyak minum, lakukan olahraga dan cukup istirahat, simpelnya seperti itu,” pungkasnya.

Agar Tetap Sehat dan Penuh Energi:

1. Hindari minum kopi saat bersahur

2. Usahakan menyamakan porsi makan sahur seperti sarapan pagi dan porsi berbuka seperti makan siang.

3. Jika dibutuhkan, silahkan makan camilan hingga dua kali mulai dari berbuka hingga sahur dan perbanyak minum.

4. Lakukan olahraga di sore hari menjelang berbuka puasa, agar tubuh tetap fit dalam menjalani puasa esok harinya.

5. Bagi yang tetap menjalankan pekerjaan, optimalkan waktu istirahat siang.

Tips Berbuka Puasa:

1. Berbukalah dengan minuman manis.

2. Hindari konsumsi air putih secara berlebihan.

3. Jangan langsung menyantap hidangan utama, beri waktu lambung menerima perlahan setelah berpuasa seharian.

 

SUMBER : Batam Pos | Healthy Living | Hal. 24 | Minggu, 14 Mei 2017
Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *