Ayo, Persiapkan Diri Agar Tubuh Tidak Kaget Saat Puasa Ramadhan

Ketika puasa Ramadhan, tentu Anda akan mengalami sejumlah perubahan dalam metabolisme tubuh dan aktivitas harian. Misalnya saja, bila selama bulan biasa, tubuh akan memperoleh energi dari asupan makanan dan minuman yang Anda santap. Namun ketika berpuasa, tubuh akan memproduksi energi sendiri. Caranya dengan membakar cadangan nutrisi yang tersimpan di tubuh, seperti lemak, karbohidrat, dan gula.
Sementara dari segi aktivitas, mau tidak mau kegiatan Anda akan bertambah banyak. Saat Ramadhan, besar kemungkinan Anda akan memiliki sederet janji berbuka puasa dengan kerabat, kolega, maupun teman lama. Dan di malam hari, waktu istirahat akan berkurang, sebab Anda perlu bangun dini hari untuk bersantap sahur.

Nah, agar tubuh tidak kaget dan tetap bugar selama Ramadhan, Anda perlu melakukan beberapa persiapan. Apa saja sih persiapannya?

 

1. Membiasakan diri berpuasa

Segala sesuatu akan terasa lebih mudah bila kita sudah terbiasa. Bukan begitu? Nah, itu pula yang bisa terjadi terkait puasa saat Ramadhan. Ketika Anda sudah membiasakan diri untuk menahan lapar dan haus lewat puasa sunah, besar kemungkinan tubuh tidak lagi kaget saat Anda menjalani puasa Ramadhan. Anda pun akan mampu menahan rasa lapar dan haus, tanpa kendala berarti.

 

2. Mengubah pola tidur

Apakah Anda termasuk orang yang kerap tidur menjelang tengah malam, atau malah setelahnya? Kalau begitu, ada baiknya Anda segera mengubah kebiasaan itu. Seperti yang disinggung di atas, selama Ramadhan, Anda dianjurkan untuk bersantap sahur. Bila saja Anda tetap memulai tidur sekitar waktu tengah malam, tentu tubuh akan sangat kekurangan waktu untuk istirahat. Dampaknya, tubuh akan terasa lemas di siang hari dan Anda lebih mudah terserang rasa kantuk.

Yuk, segera ubah pola tidur Anda! Sehingga dalam sehari, Anda tetap bisa tidur selama tujuh hingga delapan jam, sesuai waktu yang dibutuhkan tubuh untuk beristirahat.


3. Konsultasi ke dokter

Berkunjung ke dokter sebelum Ramadhan, disarankan untuk Anda, terutama yang memiliki riwayat penyakit cukup berat, seperti diabetes, liver, jantung, dan lainnya. Bagi Anda yang tengah hamil atau menyusui, berkonsultasi ke dokter juga sangat dianjurkan. Sehingga Anda tahu, apakah kondisi tubuh Anda dan sang bayi kuat untuk menjalani ibadah puasa,

Ketika merasa kurang fit sebelum Ramadhan, ada baiknya pula Anda mengecek kondisi tubuh. Ini penting supaya kondisi tubuh lekas pulih, dan Anda siap menjalani puasa.

 

4. Olahraga

Sudah jadi pengetahuan umum kalau olahraga bisa membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Tidak perlu olah tubuh yang berat, cukup 30 menit setiap hari, entah pagi, sore, atau malam hari. Itu pula yang perlu Anda lakukan, agar tubuh tidak mudah lemas atau terserang sakit, di awal bulan puasa.

 

5. Menyantap menu sehat

Tentu Anda tahu kalau kondisi tubuh seseorang sangat dipengaruhi dengan asupan yang disantapnya. Misalnya ketika Anda kerap menyantap makanan berpenyedap rasa buatan, tanpa bisa dihindari, beragam penyakit akan mudah datang. Mulai dari rasa mudah mengantuk, sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar kencang.

Agar hal-hal itu tidak Anda alami saat menjalani puasa Ramadhan, cobalah untuk mengubah kebiasaan makan Anda. Pastikan selalu ada sayur dalam piring makan Anda. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi buah. Sementara untuk pilihan lauknya, cobalah kurangi yang mengandung lemak jenuh, seperti gorengan.

 

Sementara untuk menjaga kebugaran tubuh di awal puasa, Anda perlu memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin C dan zinc. Mengapa? Sebab kedua nutrisi ini berperan dalam menjaga daya tahan tubuh Anda, terutama saat menghadapi bulan puasa.

Mari siapkan tubuh sejak sekarang, agar puasa Ramadhan bisa Anda jalani dengan sehat.

Categories: Artikel and RS Awal Bros Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *