Diet Ketogenik Baikah Untuk Tubuh Kita?

Menyehatkan tubuh, langkah mudah yang perlu dilakukan adalah mengikti pola makan atau diet yang sehat dan sesuai dengan kebutuhan masing masing orang. Di dunia lifestyle, dikenal macam – macam diet yang trennya berubah – ubah. Salah satu tren diet terbaru adalah ketogenic yang intinya pola makan yang bisa membuat langsing sekaligus membuat tubuh menjadi sehat.

Diet ketogenic yang dimaksud adalah diet rendah karbohidrat dan menggantinya dengan makanan yang tinggi lemak. “Dalam dunia makanan, tidak ada yang namanya tubuh tanpa kabohidrat. Diet ini maksudnya adalah meminimalisir kandungan karbohidrat dalam tubuh dengan tidak mengasup makanan pokok,” dr. Brain Gantoro, SpGK spesialis gizi klinik RS Awal Bros Batam.

Dalam praktiknya, diet ketogenik ini mengganti karbohidrat sebagai sumber energi tubuh dengan lemak yang juga bisa menjadi sumber energi. Perlu diketahui Mellennials, tubuh seharusnya mengonsumsi karbohidrat terlebih dahulu untuk sumber energi. Setelah karbohidrat habis, kemudian membakar lemak sebagai sumber energi.

Brain menjelaskan, jika asupan karbohidrat sangat rendah, maka badan membakar lemak untuk sumber energi sehingga menghasilkan badan-badan keton yang merupakan tiga senyawa yang diproduksi ketika asam lemak dipecah untuk energi dalam hati dan ginjal, serta jantung.

Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Brain Gantoro, SpGK,

Dalam kimia organik, ada molekul karbon yang berujung pada keton. Diet ketogenik ini mengambil istilah keton tersebut. Saat lemak terbakar menjadi sumber energi, maka akan berujung dengan keton. “Keton tidak selamanya terbuang, tetapi saat menghasilkan keton lebih banyak, maka darah lebih asam. Akibatnya, bahkan dapat berakhir pingsan. Sehingga konsumsi protein hewani perlu diperbanyak,” ungkap dr. Brain.

Orang yang benar-benar melakukan diet ketogenik bisa terdeteksi pada urine. Caranya dengan merendahkan karbohidrat dan tinggi lemak. Sehingga mengurangi gula darah karena kurangnya asupan karbohidrat.  Hanya saja perlu diingat, kolestrol tubuh bisa naik karena banyak mengonsumsi lemak.

“Glukosa darah tetap terbentuk karena diperlukan oleh tubuh. Semua makanan yang masuk dalam tubuh akan membentuk glukosa yang baik untuk tubuh. Diet ini tidak untuk mereka yang mempunyai riwayat turunan batu ginjal dan kolestrol,” ungkap dr. Brain.

Tips  Sehat Diet Ketogenik
  1. Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu apabila ingin diet ketogenik
  2. Sering minum air putih
  3. Tidak makan makanan pokok, seperti nasi, termasuk nasi merah dan kentang
  4. Untuk mengganti sumber energi bisa digantikan dengan banyak makan makanan berlemak terutama dari lemak hewani
SUMBER: http://batam.tribunnews.com/2017/07/18/mengenal-diet-kategonik-dan-manfaatnya
Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *