Mengenal Diare pada Anak

Diare adalah Bertambahnya frekuensi buang air besar yang lebih dari biasa, yaitu 3 kali atau lebih dalam sehari. Bentuk dan konsistensi tinja juga mengalami perubahan dari lunak sampai mencair. Kondisi juga dapat disertai dengan muntah atau tinja yang berdarah.

Faktor resiko yang dapat menimbulkan diare juga disebabkan oleh beberapa hal antara lain :

  • Tidak memadai penyediaan air bersih
  • Kurangnya sarana kebersihan (MCK)
  • Tidak memberikan ASI selama 6 bulan penuh
  • Keadaan gizi
  • korelasi positif dengan lama dan beratnya diare, menurunnya aktifitas enzim usus & hilangnya integrasi usus
  • Higiene dan sanitasi
  • Sosial budaya
  • Pemberian makanan tambahan yang terlalu dini dan tidak tepat (faktor penting)
  • Kepadatan penduduk
  • Sosial ekonomi

Penatalaksanaan Diare berdasarkan rekomendasi WHO (World Health Organization)/ UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund):

  • Mencegah dan mengatasi diare dengan oralit osmolaritas rendah atau cairan rumah tangga
  • Pemberian ASI
  • Teruskan pemberian makan
  • Antibiotika yang selektif
  • Pemberian Zinc selama 10 – 14 hari (asupan tablet Zinc dapat mengurangi lama berlangsungnya diare)

Setelah mencermati beberapa ulasan mengenai diare di atas, mari kita ketahui beberapa cara pencegahan terhadap Diare :

  • Pemberian ASI yang benar sampai usia 2 tahun (dituntut peran aktif bunda dalam mengetahui pemberian ASI yang benar)
  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan, sesudah buang air besar (dengan memperhatikan 7 langkah cuci tangan yang benar)
  • Penggunaan air bersih yang cukup
  • Penggunaan jamban (toilet) yang bersih dan higienis oleh seluruh anggota keluarga
  • Membuang tinja bayi yang benar (tinja bayi atau anak kecil sebaiknya di buang ke jamban)
  • Imunisasi Campak dan Rotavirus (pentingnya imunisasi pada anak berguna terhadap kekebalan tubuh anak).

Peran aktif sebagai orang tua sangat dituntut dalam mengenali gangguan atau gejala perubahan tubuh anak terhadap penyakit khususnya diare.  Mari kita sama-sama mengurangi angka permasalahan diare pada anak-anak Indonesia. Wujudkan “Generasi sehat, Generasi cerdas”.

Categories: Artikel and RS Awal Bros Panam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *