RS Awal Bros Pekanbaru Pertahankan JCI 2017

PEKANBARU(RP)–Tim surveyor dari Joint Commission International (JCI) yang berpusat di Chicago, Amerika Serikat turun ke RS Awal Bros Pekanbaru melakukan penilaian terhadap rumah sakit yang berfokus pada standar mutu dan keselamatan pasien.

Dan hasil survey yang dilakukan sejak 31 Juli hingga 4 Agustus kemarin, manajemen Awal Bros dibuat puas, karena JCI menyatakan RS Awal Bros Pekanbaru lulus akreditasi international, dan menjadi Rumah Sakit pertama di Sumatera yang dinilai berdasarkan standar terbaru dari JCI di tahun 2017 ini.

Disampaikan Direktur RS Awal Bros Pekanbaru, dr Nurhidayati Endah Puspita Sari, standar internasional yang dipakai di Awal Bros adalah standar Internasional yang juga digunakan oleh banyak Rumah Sakit di luar negeri. RS ini sendiri telah berhasil memperoleh pengakuan sertifikasi JCI sejak tahun 2014 lalu. ”Utk resertifikasi kali ini ada tiga orang surveyor dari JCI yanh melakukan survei sejak 31 Juli sampai dengan 4 Agustus kemarin,” kata Direktur yang akrab disapa dokter Ita ini kepada Riau Pos, Ahad (6/8) kemarin.

Dijelaskan Ita, pada prinsipnya penilaian oleh JCI itu mencakup tiga standar.Pertama adalah standar yang berfokus pada keselamatan pasien yaitu Internasional Patient Safety Goals (IPSG).Kedua adalah standar yang berfokus pada pelayanan kepada pasien.Dan terakhir adalah standar yang berfokus pada manajemen rumah sakit.

”Ketiga hal yang menjadi standarisasi penilaian tersebut tidak hanya menilai kepatuhan rumah sakit dan staf medik maupun non medik di dalamnya, namun juga termasuk menilai keamanan dan keselamatan fasilitas dan gedung, serta kepatuhan tenant, vendor dan outsourcing,”tuturnya.

Saat ini ada 243 bed yang dioperasikan di RS Awal Bros Pekanbaru untuk melayani masyarakat rawat inap, dengan total kapasitas maksimal 300 bed untuk ke depannya. disebutkannya juga, untuk akreditasi 2017 ini lebih komplit jika dibanding akreditasi tahun sebelumnya.

Untuk diketahui, kata Ita lagi, bahwa, JCI adalah organisasi yang telah mendedikasikan diri dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien di seluruh rumah sakit di seluruh dunia. Sehingga upaya RS Awal Bros untuk memperoleh pengakuan dari JCI merupakan komitmen dari rumah sakit untuk selalu mengedepankan mutu dan keselamatan pasien dengan mengikuti standar internasional.

Tujuannya agar pelayanan kesehatan di rumah sakit selalu berfokus kepada pasien serta dapat diterapkan untuk peningkatan mutu pelayanan secara berkesinambungan, dengan mengedepankan mutu dan keselamatan pasien yang menjadi prioritas.

Disampaikan Ita, secara umum disampaikannya, bahwa sebenarnya yang berusaha diraih oleh RS Awal Bros Pekanbaru dari akreditasi JCI ini adalah tercapainya visi misi RS untuk menjadi unggulan dan terpercaya.

”Jadi yang namanya terpercaya itu harus ada pengakuan dari orang lain,  dan orang lain yang kami pilih tentu orang yang sudah tersertifikasi tentunya,” paparnya lagi.

Mei 2017 kemarin, disampaikan Ita, RS Awal Bros Pekanbaru juga sudah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional yakni dengan diperolehnya resertifikasi paripurna dari Komisi Akreditasi RS (KARS) ”Dan sekarang ini (JCI, red) tingkat internasional,  memang dua-dua nya akreditasi tentang rumah sakit, dan ini sangat penting untuk kelangsungan rumah sakit,” tegasnya.

Ditegaskannya juga, tujuan dari akreditasi (baik nasional maupun internasional, red) ini adalah untuk mengedepankan mutu dan keselamatan pasien. ” Ini inti sebenarnya. Jadi kami tidak akan bisa bilang kami mengedepankan mutu dan keselamatan pasien kalau tidak ada yang menilai, dan kalau tidak ada pengakuan dari pihak lain,” ungkapnya.

2014 lalu, kata Ita, RS Awal Bros memang sudah mendapatkan akreditasi JCI, dan diakuinya untuk akreditasi 2017 ini dalam mempertahankan prestasi tahun 2014 itu jauh lebih berat dari pada untuk merebutkannya.

Sumber : Riau Pos 09 Agustus 2017

 

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Pekanbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *