Stapler Hemorhoid, Atasi Wasir Tanpa Nyeri

Laporan HENNY ELYATI, Pekanbaru

PADA keadaan normal, pada lubang dubur setiap orang terdapat jaringan penyokong yang berfungsi pada mekanisme buang air besar, sehingga buang air besar terasa nikmat. Kelemahan jaringan penyokong dan pelebaran pembuluh darah sekitarnya disebut hemoroid atau biasa disebut ambeien (wasir). Semua orang dapat terserang penyakit ini dan dapat menggangu aktivitas sehari-hari.

 

Ambeien (hemoroid) adalah pelebaran pembuluh darah (plexus haemorhoidalis) dan kelemahan jaringan penyokong disekitar anus “Ambeien atau wasir akan menimbulkan masalah ketika terjadi peregangan dan tekanan terus-menerus akibatnya terjadi pendarahan dan jaringan penyangga yang lemah akan menonjol keluar (benjolan di anus) dan bila proses pendarahan ini dibiarkan akan terjadi kehilangan darah terus menerus sehingga terjadi  anemia kronis dan ini sangat berbahaya ,’’ ujar Spesialis Bedah Rumah Sakit Awal Bros Panam dr Fahmi SpB kepada Riau Pos, Rabu (16/8).

Dikatakan dr Fahmi, berdasarkan penyebab bisa diklasifikasi menjadi dua, primer dan sekunder. Primer yang bisa disebabkan karna konstipasi (bab keras) dan aktivitas. Sekunder yang muncul menyertai kondisi awal seperti pada kehamilan dan pada pasien dengan kelain hati (sirosis hati). Berdasarkan lokasi bisa dibagi menjadi hemoroid internal dan eksternal

“Awal mulanya, ambeien atau wasir tidak tampak dari luar dan gejalanya pun yang sering dikeluhkan adalah pendarahan yang dirasakan tanpa rasa sakit ketika BAB dengan feses yang sifatnya mengeras. Namun kemudian pada akhirnya ambeien ini akan mulai membesar dan akan semakin terlihat menonjol keluar,’’ sebut dr Fahmi.

Diapun menerangkan  berdasarkan gejala yang muncul wasir internal dibagi menjadi 4 stadium yakni

Stadium I: Ketika BAB disertai keluarnya darah tanpa rasa sakit dan tidak merasa adanya benjolan atau tonjolan di anus.

Stadium II: Merasa seperti adanya benjolan yang keluar ketika mengejan, namun benjolan tersebut dapat masuk kembali ketika usai BAB.

Stadium III: Benjolan ini mulai dirasakan adanya rasa sakit dan nyeri setiap kali hendak BAB, merasa feses akan keluar bersama dengan benjolan ambeien. Namun ketika usai BAB, benjolan tersebut tidak dapat masuk kembali kecuali Anda mendorongnya dengan tangan.

Stadium IV: Benjolan mulai tampak menonjol keluar dan mulai dirasakan ketidak-nyamanan dan sifatnya akan menetap, benjolan ambeien ini tidak dapat masuk kembali meski didorong dengan tangan. Benjolan mulai terlihat menonjol keluar dan menetap tidak dapat masuk kembali meski dibantu dengan dorongan tangan.

“Pada stadium tiga dan empat inilah tindakan operasi dengan teknik stapler hemoroid bisa dilakukan. Memang tidak tertutup kemungkinan tindakan secara konvensional bisa dilakukan. Tinggal lagi semua terserah kepada pasien mau dilakukan tindakan apa,” terang dr Fahmi.

Sementara itu, wasir luar atau Ambeien eksternal, lanjut dr Fahmi, merupakan pelebaran pembuluh darah yang terbentuk di area luar atau permukaan dubur yang mengalami pembengkakan ketika buang air besar secara tidak normal yang juga bisa menibulkan nyeri hebat dan rasa tidak nyaman.

Gejala gejala yang bisa timbul akibat dari Hemoroid atau wasir adalah :

– Pendarahan rektum saat buang air besar. ( darah warna merah segar )

– Gatal atau iritasi pada area dubur.

– Terjadi pembengkakan dan rasa nyeri di sekitar anus, dan

– Timbulnya benjolan di dekat anus.

Untuk mencegah wasir atau hemoroid adalah dengan menjaga agar tinja tetap lunak dan bisa dikeluarkan dengan mudah. Untuk mencegah dan mengurangi gejala dari hemoroid, berikut ini adalah beberapa saran yang bisa dilakukan:

– Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat. Lebih banyak makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian. Dengan mengonsumsi jenis makanan ini akan melembutkan tinja dan meningkatkan jumlah yang dikeluarkan. Tambahkan serat perlahan-lahan untuk menghindari masalah dengan gas.

– Minum banyak cairan. Minumlah enam hingga delapan gelas air dan juga minuman lain (non-alkohol) tiap hari. Ini juga untuk mempertahankan tinja tetap lunak.

– Pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen penambah serat. Banyak orang masih kekurangan asupan serat dari yang dianjurkan dalam makanannya. Beberapa produk suplemen penambah serat bisa menjaga tinja tetap lunak, tapi pastikan untuk minum delapan gelas sehari jika mengonsumsi suplemen ini. Jika tidak, suplemen bisa mengakibatkan konstipasi atau justru memperburuknya.

–  Jangan mengejan berlebihan. Mengejan dan menahan napas saat mencoba mengeluarkan kotoran menciptakan tekanan lebih besar pada pembuluh darah di rektum bawah.

– Segera buang air besar jika sudah merasa ingin. Jika Anda menunggu untuk buang air besar hingga keinginan itu menghilang, tinja bisa menjadi kering dan sulit untuk dikeluarkan.

– Berolahraga. Jika terlalu banyak berdiri atau duduk, usahakan tetap aktif untuk membantu mencegah konstipasi dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Berolahraga juga membantu turunkan kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas ini yang berkontribusi memunculkan hemoroid.

– Hindari duduk terlalu lama. Duduk terlalu lama, terutama di toilet, bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus.

– Hindari mengangkat benda berat. Jika memang harus, selalu buang napas saat mengangkat benda. Jangan menahan napas saat mengangkat.

– Jika hamil, tidurlah miring. Posisi ini bisa menurunkan tekanan pada pembuluh darah di panggul dan membantu mencegah hemoroid membesar.

Tindakan operasi wasir dengan stapler ini dilakukan dengan alat khusus yang disebut stapler. Keuntungan alat ini disposable (sekali buang) sehingga lebih higienis selain itu metode ini juga berlangsung cepat sekitar 12-45 menit serta memungkinkan pasien pulih lebih cepat, sehingga rawat inap di rumah sakit lebih singkat. Tindakan stapler ini memindahkan wasir ke posisi semula, dimana pada saat yang sama memotong dan menghentikan aliran darah dengan menggunakan stapler, sehingga wasir menyusut dan mengecil. Pemotongan dilakukan 2-4 cm di atas batas linea dentate dimana tidak terdapat sensor saraf. Dengan prosedur ini rasa sakit yang terjadi setelah operasi ataupun saat buang air besar menjadi berkurang.

“Tindakan dilaksanakan dengan anestesi sehingga pasien tidak akan merasakan apapun saat operasi. Anestesi yang dilakukan adalah anestesi lokal (mulai dari pinggang ke bawah). Setelah tindakan, pasien biasanya akan mengalami sedikit tidak nyaman di daerah sekitar dubur. Pada 80 persen pasien, mereka dapat melangsungkan kegiatan sehari-hari dalam waktu singkat. Hanya sedikit pasien yang merasakan ketidaknyamanan hingga 1 pekan. Karena itu, tindakan operasi wasir dengan menggunakan teknik stapler ini tetap menjadi pilihan,’’ tutup dr Fahmi.*

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Panam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *