dr. Joko Pitoyo, Sp.U: Anyang-anyangan adalah peradangan pada kandung kemih

Pertanyaan :
Ibu Fransiska
Akhir akhir ini saya sepertinya kena anyang anyangan. Sering buang  air kecil tapi ketika ke kamar mandi keluarnya sedikit, tidak puas, dan kadang kadang terasa sakit, apakah ini berbahaya? mohon infonya dokter. Terima kasih.

Jawaban :
dr. Joko Pitoyo, Sp.U
Selamat Pagi ibu Fransiska. Kondisi yang ibu alami biasa dikenal didunia medis sebagai “cystitis” atau yang banyak diketahui orang sebagai anyang-anyangan. Cystitis adalah peradangan pada kandung kemih, biasanya dinding kandung kemihnya menjadi lebih tebal daripada kondisi normal, sehingga hal ini menyebabkan rasa tidak nyaman di ari ari. Pada kondisi yang lebih berat bisa sampai dengan muncul keluhan nyeri BAK (buang air kecil) atau bahkan kencing berwarna kemerahan dikarenakan sebagian pembuluh darah kapiler di kandung kemih ada yang pecah sehingga urine bercampur dengan darah.

BAK yang sedikit tapi sering memang merupakan gejala dari reaksi iritasi dari kandung kemih yang mengalami peradangan tadi. Jadi pada saat dikandung kemih itu baru terisi urine yang jumlah nya masih sedikit, namun karena ada gejala iritasi maka Ibu akan merasakan sensasi ingin BAK. Kandung kemih akan memberi respon seolah-olah kondisi kandung kemih sudah terisi penuh.

Cystitis biasanya disebabkan oleh infeksi, infeksi yang sering menjadi penyebab adalah ascending infeksi (infeksi yang berasal dari bawah kandung kemih). Oleh karena itu cystitis lebih sering ditemukan pada wanita karena pada wanita saluran uretra lebih pendek daripada pria. Kuman atau bakteri yang berada di area genital sangat mudah dan cepat bermigrasi ke kandung kemih ditambah lagi dengan adanya kasus keputihan atau orang dengan hygene yang buruk seperti malas cuci sesudah BAK. Cystitis juga dapat disebabkan asending infeksi dari uretra (uretritis) akibat PMS (penyakit menular seksual), sedangkan faktor lain yang dapat menyebabkan cystitis adalah kebiasaan sering menahan buang air kecil yang berlangsung lama dan kurang minum air putih.

Untuk mengetahui kondisi secara pasti dari Cystitis, ibu bisa memeriksakan langsung di rumah sakit. Diagnosis Cystitis dapat ditegakkan dengan anamnesis (keluhan pasien) dan terlihat jelas dari hasil laboratorium urinalisis, dimana leukosit urine biasa nya diatas normal, pemeriksaan darah rutin biasanya didapatkan peningkatan sel darah putih dan dari pemeriksaan USG akan terlihat dinding kandung kemih menebal (penebalan mukosa buli).

Berbahayakah?
jika masih dikategorikan cystitis maka yang perlu dilakukan hanya dengan menjaga hygene yang baik, jika ada keputihan jangan dibiarkan (harus diobati), minum air putih yang cukup.
Tapi jika hal ini tidak ditangani, cystitis bisa berlanjut menyebabkan infeksi pada saluran urin bagian atas (ureter dan ginjal), atau bahkan apabila penebalan dinding kandung kemihnya sangat parah akan menyebabkan tersumbatnya saluran ureter sehingga terjadi pembengkakan ginjal. Dinding kandung kemih yang terlalu tebal bisa menyumbat muara ureter atau stenosis muara ureter (saluran dari ginjal ke kandung kemih) sehingga menyebabkan aliran urin dari ginjal menjadi terhambat dan akhirnya terjadi pembengkakan ginjal (hidronefrosis). Jika hal ini sudah terjadi maka harus dilakukan penanganan yang lebih lanjut, atau bahkan tidak jarang yang harus dilakukan pemasangan DJ Stent. (HS)

 

Categories: Consultation and RS Awal Bros Panam.

Comments

  1. Bunda Rheva

    Penjelasan nya lengkap sekali…. Hmm… Pengalaman pernah ngerasain cystitis, krn sering nahan2 pipis 😥😩… Gk enak banget, 😣😣.. Untung brobat nya di Awal Bros Panam… Jd cepat teratasi sakit nya 😆😅😬

    • surya admaja

      Terima kasih bunda Rheva sudah memberi kepercayaan kepada kami untuk pengobatan bunda.
      Semoga Sehat selalu 🙂 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *