Rehabilitasi Medik Penderita Stroke

Fisioterapi RS Awal Bros Batam

Stroke tidak hanya menjadi penyakit yang dapat menyerang fisik namun juga mental penderitanya. Kecacatan stroke selain butuh rehabilitasi medik, juga perlujaringan dukungan dari keluarga dan kerabat pasien.

Stroke merupakan suatu penyakit deficit neurologis yang bersifat mendadak. Penyebabnya adalah gangguan aliran pembuluh darah di otak. Beberapa hal yang menyebabkan gangguan aliran darah tersebut adalah terbentuknya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga suplai aliran darah ke otak terhenti dan muncul gejala kematian jaringan otak.

Stroke sendiri menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia setelah penyakit jantung dan kanker, serta menimbulkan kecacatan tertinggi. Kecacatan yang ditimbulkan akibat stroke ini dapat memberikan stres yang sangat berat bagi pasien ataupun keluarga.

Berbaring di Kasur dalam tempo lama tentu menyiksa tubuh pasien penderita stroke. Karena itu, penting sekali pasien yang menjalani pengobatan medis juga harus melaksanakan rehabilitasi medik untuk kesembuhannya. Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Fisher Iwan, SpKFR mengatakan rehabilitasi sebenarnya dimulai di rumah sakit sesegera mungkin setelah stroke. “Lamanya rehabilitasi tergantung pada tingkat keparahan dan komplikasi stroke,” kata dr. Fisher

Ada beberapa penderita stroke dapat cepat sembuh, sedangkan penderita lainnya butuh rehabilitasi yang lama. Menurut WHO, tujuan rehabilitasi penderita stroke adalah memperbaiki fungsi motorik, wicara, kognitif dan fungsi lain yang terganggu. Kemudian readaptasi sosial dan mental untuk memulihkan hubungan interpersonal dan aktivitas sosial, serta dapat melaksanakan aktivitas kehidupan sehari – hari.

Serangkaian rehabilitasi mulai dari penilaian, diagnosis, perlakuan dan aktivitas pencegahan dilakukan untuk menghindari pasien dari cacat fisik permanen. Tim rehabilitasi medis yang terdiri dokter spesialis rehabilitasi medis, perawat, terapis okupasi, doker spesialis gizi dan psikiater akan mengkaji dan menentukan perencanaan terapi yang sesuai dengan kondisi pasien.

Terapi dimulai secara bertahap, yaitu menggerakan anggota tubuh, duduk, berdiri dan berjalan sendiri. “Selain itu, melakukan kegiatan sehari – hari juga akan membantu pasien sembuh lebih cepat,” ujarnya.

Pada intinya, lanjut dr. Fisher, rehabilitasi medik bertujuan meningkatkan kemandirian pasien, membantu mengatasi disabilitas pasien.”Karena itu pasien harus dipaksa menggerakkan tubuhnya agar sendi tidak kaku”.

Ada tiga jenis kecacatan. Pertama impairment, gangguan kecacatan fisik berupa kondisi ketidaknormalan atau hilangnya  struktur dan fungsi psikologis atau anatomis. “Misalnya ada kelumpuhan, tidak bisa bicara dan gangguan fungsi tubuh lainnya,” sebutnya.

Di tingkat ini kelumpuhan satu sisi harus dilatih secara bertahap. Menguatkan otot yang menurun. Pada kasus pasien dengan gangguan sulit menelan akan diberikan terapi wicara. Kedua, disabilitas, yakni tingkat kecacatan kemampuan yang mengakibatkan keterbatasan sehingga tidak bisa melakukan kegiatan secara mandiri. Peran rehabilitasi ini adalah meningkatkan kemandiriannya. “Supaya bisa mengurangi kemandirian. Misalnya latihan penguatan dan koordinasi tubuh,” paparnya.

Selain itu, modifikasi alat bantu juga bisa dilaksanakan. Misalnya pasien tidak bisa makan karena tidak bisa menggenggam sendok bergagang kecil. Modifikasi sendok bergagang besar akan membantu pasien bisa mandiri.

Adapun tingkat handicap adalah tingkat kecacatan yang diakibatkan adanya kecacatan impairment dan disabilitas, sehingga tidak bisa bersosialisasi dengan masyarakat. Sebelum terlambat dan masuk ke dalam tahap handicap tersebut, biasanya dokter saraf akan menyarankan pasien stroke segera mengikuti rehabilitasi medik. “Kesembuhan pasien tergantung pada paparan penyakitnya, kalau pasiennya kecacatan berat otomatis butuh waktu lama untuk segera pulih,” jelasnya.

Pasien yang menjalani rehabilitasi medik akan mendapatkan penanganan dari multi disipliner ilmu kedokteran. Fisioterapi menangani lebih ke motorik kasar, penguatan dan modalitas alat. Kemudian, okopasi terapi menangani gangguan koordinasi dan keseimbangan atau disebut motorik halus, “Terapi wicara, ortotik prostetik meliputi pembuatan alat bant. Psikolog untuk menangani dari segi psikisnya,” kata dr. Fisher.

Selain menjalani rehabilitasi medik, pasien juga bisa melakukan latihan yang bisa dilakukan di rumah, tentu saja sesuai dengan kondisi pasien. Masing – masing pasien, latihannya bisa berbeda – beda. “Pada prinsipnya kalau anggota tubuh sudah bergerak harus terus dilatih,” ucapnya.

Dr. Fisher Iwan, SpKFR

Dr. Fisher mengungkapkan stroke seringkali menambahkan terapi akupuntur dalam pemulihannya. Hal ini perlu diingat akupuntur hanya sebagai terapi penunjang saja. “Tingkat kesembuhan pasien tentu saja berasal dari pasien itu sendiri. Penting juga dukungan keluarga dan kerabat untuk mendorong mental pasien agar tetap rutin berlatih,” ungkapnya.

Selain itu, pentingnya mengubah gaya hidup yang selama ini dijalani pasien. Pasien dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat juga menunjang kesembuhan pasien. “Kemudian bentuk lingkungan keluarga yang menyenangkan dan jauh dari penyebab stres,” katanya.

Pasien bisa menjalani rehabilitasi medik seminggu dua atau tiga kali. Namun, jika sudah perubahan bisa dilakukan di rumah sendiri tentu saja dengan terapi latihan yang sudah disarankan oleh tim medik. Banyak juga pasien yang memilih berjemur saat matahari pagi. “hal itu baik juga untuk mengurangi kaku ototnya, meningkatkan sirkulasi darah, memperoleh vitamin D sehingga mengurangi keroposnya tulang,” tutupnya.

REHABILITASI STROKE TERGANTUNG PADA:

  • Tingkat keparahan stroke
  • Motivasi dan hasrat pasien untuk kembali normal
  • Kerjasama antara keluarga dan teman untuk memberikan jaringan dukungan yang baik akan berdampak pada pemulihan pasien
  • Waktu rehabilitasi. Semakin rutin dan cepat pasien mulai terapi akan semakin baik
SUMBER: BATAM POS | HEALTHY LIVING | MINGGU, 15 OKTOBER 2017 | HAL. 19
Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *