Ketahui Penyakit Bahkan Sebelum Gejala

Jika ada yang bertanya, apa yang paling berharga dalam hidup? Tentu saja jawabannya adalah kesehatan. Lalu, seperti apa menjaga kesehatan tersebut? Sudahkah anda mengetahui risiko penyakit dalam tubuh?

Hidup bahagia bersama keluarga tentu menjadi impian bagi setiap manusia. Berkumpul bersama anak dan cucu, bercengkrama dan tertawa Bersama, melakukan perjalanan menyenangkan dan mengunjungi tempat indah. Bahkan, sesederhana menikmati usia senja dengan bahagia. Namun, apa jadinya jika dalam waktu yang tidak disangka – sangka, penyakit merenggutnya.

Banyak kasus, seseorang justru sudah divonis menderita penyakit sudah stadium akhir. Entah karena persepsi yang salah tentang Medical Check Up (MCU) atau justru takut mengetahui riwayat kesehatan sendiri. Padahal sudah jelas. Dengan mengetahui riwayat kesehatan seseorang akan memberikan kesempatan hidup yang lebih panjang kepada anak dan cucunya. Penyakit regeneratif bisa dicegah.

Anggapan MCU adalah semata – mata status kesehatan harus ditepis jauh – jauh. Kesehatan justru adalah harta yang paling berharga ketika seseorang hidup. Sayangnya, anggapan tersebut justru masih menjadi bagian dari masyarakat. MCU masih menjadi hal ditakuti. Takut mengetahui risiko, takut semangat hidup turun, takut merenggut kebahagiaan hidup yang sudah ada.

Dokter MCU Rumah Sakit Awal Bros Batam dr. Anna Maria M.W mengatakan berbeda dengan pemeriksaan kesehatan lain. MCU adalah pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatan, mengantisipasi gangguan kesehatan dan penanganan jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi gangguan.

Pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya disarankan pada seseorang yang memiliki indikasi gangguan kesehatan. Tapi juga untuk seseorang yang menganggap dirinya sehat. Hal ini untuk memastikan kondisi kesehatan tersebut. “Karena kesehatan merupakan harta yang tidak ternilai harganya,” kata dr. Anna.

Anggapan bahwa tidak merasakan sakit berarti sehat jelas keliru. Secara umum, seseorang mengatakan dirinya sakit karena ada keluhan yang muncul. Padahal sisi medis, kondisi sakit dinyatakan berdasarkan ada tidaknya penyakit. Artinya seseorang yang tidak sakit masih terdapat dua kemungkinan. Pertama, tidak terkena penyakit. Kedua, dari sisi medis sudah terkena penyakit tapi gejalanya belum muncul. Ketika sudah dihadapkan kondisi ini, diperlukan kesadaran dan peran aktif untuk tindakan preventif (pencegahan).

MCU menjadi salah satu jalan mendeteksi penyakit secara dini, bahkan sebelum penyakit tersebut menunjukkan gejala. Tidak hanya penyakit, MCU juga dapat mendeteksi gangguan pada organ tubuh yang berpotensi membahayakan.

MCU bisa dikatakan sebagai langkah awal menuju kearah diagnosis pasti dari penyakit yang diduga. “Karena itu, orang yang terlihat sehat pun perlu melakukan MCU,” ujarnya. Dalam pemeriksaan MCU, ada pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit, tes EKG, rontgen thorak, lalu serangkaian pemeriksaan laboratorium di antaranya pemeriksaan darah lengkap, urin, gula darah, fungsi hati, fungsi ginjal dan hepatitis B.

Selain itu, ada pemeriksaan gigi oleh dokter gigi untuk mendeteksi fokus infeksi. Apakah ada infeksi yang menyebabkan penyebaran penyakit lain. Kemudian tes spirometry untuk uji pernafasan. Audiometri untuk uji pendengaran, USG Abdomen untuk pemeriksaan bagian perut, termasuk liver, ginjal, pankreas. VDRL untuk deteksi penyakit sifilis dan rontgen thorak untuk deteksi paru dan TBC. Serta pemeriksaan lainnya.

Secara umum, pemeriksaan standar meliputi tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung, tingkat pernapasan dan hal lainnya. Misalnya, pemeriksaan indeks masa tubuhnya. Kegemukan dapat meningkatkan resiko stroke, penyakit jantung, diabetes, hipertensi dan kanker. Sedangkan orang dengan kondisi fisik terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, osteoporosis dan anemia.

Bisa dilakukan di rumah dengan menghitung sendiri. Caranya dengan membagikan berat badan dengan tinggi  badan. Normal jika berada dalam range 18,5 hingga 22,9. “Untuk gula darah, pasien akan disarankan puasa selama 8-10 jam. Tes gula darah puasa ini akan menunjukkan hasil normal, jika gula darah berada di kisaran 70-100 mg/dl. Pra diabetes jika 100-125 mg/dl dan diabetes jika berada di atas 126 mg/dl,” jelas dr. Anna

Kolesterol sendiri pada dasarnya adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jumlah yang berlebihan dapat menyumbang pembuluh darah dan memicu penyakit jantung dan stroke. Untuk kadar normalnya di bawah 200 mg/dl. Kolesterol baik atau HDL sebaiknya di atas 60 mg/dl, kolesterol jahat atau LDL sebaiknya di bawah 100 mg/dl dan trigliserida sebaiknya kurang dari 150 mg/dl.

Yang selalu ada di tiap paket MCU di RS Awal Bros adalah tes Elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes untuk mengetahui aktivitas jantung ini dapat mendeteksi detak jantung tidak normal seperti pembuluh darah yang tersumbat. Agar akurat dilakukan juga tes treadmill untuk mendiagnosa jantung saat sedang bekerja.

Rangkaian tes ini akan berikan hasil yang akurat untuk diagnosa penyakit secara dini, mencegah timbulnya penyakit serta mengetahui status kesehatan seseorang. Apa pentingnya MCU rutin dan dini? Hasil laporan dari uji kesehatan yang diberikan kepada pasien akan efektif memberikan langkah pencegahan terhadap timbulnya penyakit. “Setelah hasil MCU keluar, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter berdasarkan riwayat kesehatan tersebut. Jadi dokter bisa mendiagnosa dan memberikan langkah preventif jika orang tersebut memiliki riwayat penyakit,” tutupnya.

TIPS Persiapan Sebelum Medical Check Up

  • Istirahat cukup. Tidur minimal 6 jam
  • Untuk pemeriksaan tertentu, pasien biasanya disarankan untuk puasa sekitar 8-10 jam sebelum MCU
  • Tidak mengonsumsi alkohol selama 24 jam terakhir
  • Tidak dalam kondisi haid bagi perempuan. Untuk tes pap smear tidak berhubungan suami istri selama tiga hari terakhir.
  • Perhatikan dan catat seluruh keluhan dan siklus tubuh lalu sampaikan ke dokter
  • Mengingat kembali riwayat kesehatan keluarga. Seperti penyakit, stroke, jantung, diabetes atau kanker. Sampaikan kepada dokter untuk memeriksa tingkat risiko tersebut
SUMBER : Batam Pos | Healthy Living | Minggu, 5 November 2017 | Hal. 19
Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *