Pengalaman Menghadiri Peresmian Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Timur

Rumah Sakit (RS) Awal Bros, tentu sudah tidak asing ya mendengar nama rumah sakit ini, rumah sakit yang baru saya tahu ternyata merupakan jaringan rumah sakit asli anak negeri, maklum saja mendengar namanya saya kira RS Awal Bros adalah rumah sakit franchise atau cabang dari luar negeri, secara dari namanya mengingatkan saya pada perusahaan seperti Warner Bros  dari Amerika.

RS Awal Bros rupanya jaringan rumah sakit swasta nasional, yang pada mulanya dirintis dari RS Awal Bros Pekanbaru, sejak tahun 1998 yang kemudian berkembang menjadi Awal Bros Hospital Grup, dengan mendirikan  banyak cabang di berbagai daerah di Indonesia seperti, Jakarta, Tangerang, Makassar, Batam dan lain-lain. Selain itu Awal Bros juga memiliki klinik di kawasan industri Cikarang & Karawang CMC Clinic & Rumah Bersalin, Klinik Spesialis Kulit & Estetika Harmonia di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Makassar dan Pekanbaru, Laboratorium Klinik Westerindo dan jasa evakuasi medis darat dan udara 24Medicare. 

Sampai saat ini RS Awal Bros telah memiliki 11 cabang, dan merupakan kehormatan bagi saya, ketika hari rabu  lalu tanggal 1 November 2017, saya bersama dengan beberapa teman blogger berkesempatan menyaksikan langsung peresmian RS Awal Bros  yang ke 11, yang terletak di Bekasi Timur, tepatnya di jalan Haji Joyomartono Nomor 47 Margahayu, persis bersebelahan dengan BTC (Bekasi Trade Centre) Mall

Saya jadi dredeg nih kalau mendengar pembahasan tentang penyakit jantung, kebetulan baru seminggu lalu teman SMP paksuami ada yang meninggal dunia  akibat gagal jantung, konon beliau sudah tiga kali pasang ring di jantung, usianya baru genap  40 tahun, anaknya masih kecil-kecil duhh, rasanya gimana gitu yah.Warga Bekasi yang memiliki kartu sehat Bekasi tidak perlu khawatir biaya ketika rumah sakit, karena pemerintah kota Bekasi telah mengucurkan dana hingga 183 Milyar untuk menjamin kesehatan warganya. Dan RS Awal Bros adalah salah satu Rumah Sakit yang bersinergi dengan pemerintah kota Bekasi, karena warga bisa berobat dengan kartu sehat di RS Awal Bros. begitu penuturan bapak Walikota Bekasi dalam sambutannya.
Menempuh perjalanan dari Depok menggunakan commuterline  menuju shuttle bus yang akan membawa ke Bekasi di daerah Kuningan, saya excited banget menempuh perjalanan ini, maklum baru kali ini ke Bekasi Timur, dengan  perjalanan kurang lebih dua jam, akhirnya kami sampai juga di lokasi RS Awal Bros.

FYI, mungkin banyak dari kita yang selama ini sering menjadikan Bekasi sebagai sebuah gimmick lucu-lucuan, candaan yang cenderung mengarah ke bully, mengesankan Bekasi seakan kota di ujung dunia, yang tidak tercantum di peta, dan perlu paspor untuk kesana, kejadian ini seingat saya efek meme-meme gambar kerusakan jalan dan semrawutnya Bekasi yang menjadi viral, kenyataan sebenarnya Bekasi nggak seperti yang di gambarkan loh?!

Terdapat banyak sekali pembangunan di Bekasi, khususnya di kota Bekasi, tiang-tiang pancang LRT (Light Rapid Transit) terlihat di beberapa bagian jalan, banyak pemandangan pembangunan gedung bertingkat di dalam kota, Bekasi kota yang sibuk dan terlihat sekali sedang berbenah dan mempercantik diri, dengan pembangunan aneka fasilitas yang akan mempermudah mobilitas warganya.

Hal inilah juga yang di sampaikan oleh Bapak DR. H Rahmat Effendi, walikota Bekasi yang turut hadir sekaligus meresmikan beroperasinya RS Awal Bros Bekasi Timur, menurut bapak Walikota Bekasi, melihat pesat dan maraknya pembangunan di Bekasi, beliau membayangkan bahwa di masa depan Bekasi bisa menjadi Next Shanghai, kota terkenal di Tiongkok, yang menjadi ikon kota modern pusat ekonomi dan bisnis. Bekasi adalah salah satu kota yang di perhitungkan sebagai salah satu kota terpenting di Indonesia, dengan berbagai kemajuan pembangunan saat ini.

Termasuk di dalamnya pembangunan sistem kesehatan kota Bekasi. yang juga turut berbenah, selain membangun banyak rumah sakit, pemerintah kota Bekasi juga terus mengupayakan berbagai macam program agar semua lapisan masyarakat Bekasi bisa merasakan akses kesehatan yang baik dan menyeluruh dengan pelayanan terbaik dan berkualitas prima, salah satunya dengan menggunakan kartu sehat Bekasi bagi warga yang tidak mampu.

RS Awal Bros hadir sebagai pemenuhan akses pelayanan rumah sakit berkualitas untuk warga Bekasi, dan RS Awal Bros Bekasi Timur adalah RS Awal Bros kedua di Bekasi, pesatnya pembangunan dan posisi Bekasi yang strategis menjadi alasan utama mengapa RS Awal Bros mendirikan dua rumah sakitnya di Bekasi

Acara peresmian atau grand opening RS Awal bros Bekasi Timur, berlangsung ramai, selain di hadiri walikota Bekasi, serta berbagai pimpinan jajaran struktural pemerintah kota Bekasi dan masyarakat, hadir pula CEO RS Awal Bros dr. Ferdy Tiwow dan pendiri RS Awal Bros, bapak Dr. Arfan Awaludin. MARS. Nah, langsung bisa ketebak kaann?! darimana nama RS Awal Bros berasal.

Bapak Arfan Awalaudin sangat bersyukur sekali dengan pencapaian RS Awal Bros hingga sejauh ini, kehadiran RS Awal Bros di bekasi Timur merupakan langkah nyata rumah sakit dalam membuktikan komitmen memberikan layanan prima kepada masyarakat di wilayah peyangga ibu kota dan kota-kota besar luar provinsi, agar semakin banyak lapisan masyarakat yang bisa merasakan akses layanan kesehatan berkualitas.

Menurut CEO RS Awal Bros dr. Ferdy Tiwow, RS Awal Bros di Bekasi Timur adalah dukungan RS terhadap pemerintah kota  Bekasi, dalam meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang mengutamakan Keselamatan, Kenyamanan, Kepiawaian, Kecepatan, dan Keakuratanterhadap kebutuhan pasien.

Kehadiran RS Awal Bros terwujud berkat kerjasama pemerintah dan rumah sakit yang punya satu komitmen sama dalam memberikan akses kesehatan, karena seiring dengan kondisi ekonomi yang dinamis, kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan semakin meningkat, termasuk kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan yang semakin tinggi.

RS Awal Bros melayani masyarakat di wilayah Bekasi Timur untuk menunjang kehidupan di kawasan, sehingga masyarakat yang tidak tinggal di kota pun mendapatkan pelayanan kesehatan yang tidak kalah dengan pelayanan rumah sakit di Jakarta.

Dalam acara peresmian RS Awal Bros ini juga di berikan secara simbolis Kartu Sehat Bekasi kepada beberapa warga bekasi, saya jadi kebayang nih bagaimana rasa senangnya menjadi warga Bekasi yang bisa mendapat akses kesehatan di RS sekelas RS Awal Bros.

Sebagai sebuah rumah sakit dengan reputasi luar biasa, tentu hati dan pikiran tenang ketika sakit di rawat di RS Awal Bros dengan kartu sehat, karena RS Awal Bros adalah rumah sakit dengan standar internasional. Satu dari hanya empat belas rumah sakit Indonesia yang mendapat akreditasi dari Joint Commission International (JCI) sebuah organisasi internasional yang memberikan tolak ukur atau standar dalam menentukan apakan sebuah rumah sakit memiliki pelayanan terbaik atau tidak.

JCI adalah organisasi yang mendedikasikan diri dalam peningkatan kualitas,  keselamatan kesehatan. Tujuan JCI adalah meningkatkan kualitas kesehatan secara terus menerus kepada masyarakat dengan mengevaluasi organisasi pelayanan kesehatan, serta memberikan inspirasi dalam peningkatan penyediaan pelayanan dan sistem yang aman, efektif dan bernilai mutunya.

Untuk bisa mendapatkan JCI tentu sangat panjang dan ketat prosesnya, RS Awal Bros telah mempertahankan prestasi ini sejak tahun 2014, ini adalah bentuk Continous Quality ImprovementRS Awal Bros dalam memberikan pelayanan, dan keselamatan pasien, serta memberikan sistem yang mudah bagi pasien dari mulai tahap awal masuk rumah sakit, pemeriksaan, perawatan, pengambilan obat, hingga perawatan jalan. Dengan sumber daya dokter yang profesional, perawat yang sabar dan telaten, serta peralatan modern, makanya tidak heran RS Awal Bros mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Kembali ke acara peresmian RS Awal Bros bekasi Timur, sebelum prosesi acara menggunting pita  bapak Walikota berseloroh kepada founder RS Awal Bros, bahwa dirinya siap mendukung jika RS Awal Bros ingin membuka cabang baru lainnya di kota Bekasi, karena Bekasi masih butuh banyak rumah sakit. Sambil menyebut nama sebuah wilayah di Bekasi yang perlu Rumah Sakit, bapak walikota berkata “Jika memang bersedia, saat ini juga saya keluarkan izinnya..!” Waah makin asyik nih jadi warga Bekasi, saya jadi kepikiran hmmm, kapan yaa di Depok ada RS Awal Bros.

Talkshow  Pergeseran Lifestyle Dan Resiko Penyakit Jantung
Setelah acara pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, peresmian RS Awal Bros pun selesai, acara kemudian di lanjutkan dengan talkshow yang bertema “Pergeseran Lifestyle Dan Resiko Penyakit Jantung

Acara talkshow “Pergeseran Lifestyle Dan Resiko Penyakit Jantung” ini memberikan banyak pencerahan buat saya, di sampaikan oleh dr. Manoefris Kasim S.p.JP(K) Sp.KN FIHA, FACC, FASCC adalah seorang dokter spesialis jantung yang juga ahli kedokteran nuklir di RS Harapan Kita.

Sebenarnya ada rupa-rupa jenis sakit jantung di antaranya:

  • Penyakit jantung Koroner
  • Penyakit jantung bawaaan
  • Penyakit jantung katup
  • Penyakit otot jantung
  • Penyakit gangguan irama jantung
  • Penyakit pembuluh darah tepi
  • Penyakit hipertensi atau darah tinggi menyebabkan gagal jantung

Di antara semua jenis Penyakit jantung ini, yang umum terjadi dan berhubungan dengan pergeseran lifestyle adalah jantung koroner. Jantung koroner adalah kondisi sakit jantung yang terjadi akibat adanya penumpukan lemak dan timbunan kolesterol jahat yang menumpuk menjadi plak di saluran arteri pembuluh darah yang ada di jantung, hal ini menimbulkan penyumbatan, dan menganggu sistem kerja jantung yang memompa darah untuk di alirkan ke seluruh tubuh.

Penyakit Jantung koroner adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia, termasuk di Indonesia, dari tahun ke tahun terjadi terus peningkatan signifikan penderita penyakit jantung dari rentang usia 28-72 tahun, bahkan kini di temukan beberapa kasus pada usia yang lebih muda lagi, pada tahun 2001 di temukan 29,7% kematian di P, Jawa dan Bali terjadi akibat sakit jantung.

Setiap orang memiliki faktor resiko untuk terkena penyakit jantung, namun pada banyak orang ada kondisi yang semakin memantapkan resiko terpapar sakit jantung, di sebut sebagai faktor resiko penyakit 
Keadaan yang ada pada seseorang yang membuatnya lebih beresiko menderita penyakit, di bandingkan orang lain yang ciri-cirinya sama dengan dia, tapi tidak memiliki keadaan itu

Maksudnya faktor resiko itu begini, misalnya seorang perokok berusia 40an tahun, mempunyai resiko terkena serangan jantung dua kali di banding orang seusia dia yang tidak merokok, namun bisa saja si pria perokok meninggal dunia karena kecelakaan, tetapi si pria yang tidak merokok meninggal akibat serangan jantung, nah pria yang tidak merokok berarti memiliki faktor resiko.

Suasana talkshow  Pergeseran Lifestyle Dan Resiko Penyakit Jantung

Lalu apa saja faktor resiko penyakit jantung koroner?

  • Faktor genetik/riwayat keluarga
  • Usia
  • Gender
  • Merokok
  • Dislipidemia (gangguan lipid/lemak)
  • Hipertensi
  • Diabetes

Apa saja pertanda klinis penyakit jantung koroner

  • Angina stabil yaitu sakit dada 2-5 menit
  • Angina tidak stabil yaitu sakit dada >20 menit
  • Infark jantung yaitu sakit dada >20 menit/jam

Bagaimana cara membedakan rasa sakit pada jantung? apakah itu jantung koroner atau hanya sakit biasa

Hampir setiap orang mungkin pernah mengalami rasa nyeri di dada, ketika kaget mendengar kabar buruk, atau kelelahan, nafas menjadi tidak beraturan, lalu bagaimana sih membedakan sakit di dada yang kita alami itu sakit jantung atau bukan, di acara ini dr. Manoefris memberikan petunjuk seperti apa sih rasa sakit yang di alami oleh penderita sakit jantung, dan berikut ini beberapa ciri nyeri dada akibat penyakit jantung:

  1. Sakitnya restroternal atau melebar tidak hanya di rasakan di satu titik, terasa di seluruh permukaan dada, rasa sakit tidak bisa di deskripsikan berada di bagian mana.
  2. Dada sering terasa nyeri tetapi tidak lama, terutama jika di picu pekerjaan berat, naik tangga, berlari, latihan atau excercise
  3. Sakit sering hilang timbul tanpa sebab yang jelas, atau ketika sedang stress banyak pikiran
  4. Jantung berdebar tidak beraturan
  5. Cepat terasa lelah dan penat meskipun tidak melakukan aktifitas berat
  6. Sakit dapat terasa menjalar hingga ke bahu, lengan dan punggung kiri
  7. Dada terasa sesak seperti di ikat sesuatu yang tidak bisa di lepaskan atau di timpa benda berat
  8. Rasa sakit dada yang menimbulkan keringat dingin dan panas

Beberapa ciri spesifik di atas tentunya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum seseorang benar-benar di diagnosa terkena sakit jantung, hal inilah yang di alami oleh artis Marcellino Lefrandt, ketika dirinya sering merasakan sakit di dada saat melakukan olahraga, sebagai artis yang juga atlet, Marcel bercerita pengalamanya terdiagnosa sakit jantung dalam acara talkshow ini.

Aktivis hidup sehat, spokeperson Yayasan Jantung Indonesia ini tentu kaget bukan kepalang ketika mengetahui bahwa terjadi penyempitan di jantungnya dan harus di pasang ring. Memiliki gaya hidup sehat, makan sehat rajin berolahraga, tentu nggak kebayang dong yaa, ternyata Marcel memiliki faktor resiko terkena penyakit jantung, hal ini di ketahui pada saat latihan, hasil treadmillnya sangat buruk dan dadanya sering terasa sakit setelah latihan.

Untuk memastikan, Marcel melakukan serangkaian tes salah satunya dengan MRI, dan kemudian mengetahui bahwa ia memiliki sakit jantung karena faktor resiko penyakit jantung bawaan atau genetik, jadi di area jantungnya ada saluran yang posisinya terjepit masuk kedalam otot jantung, dalam bahasa kedokterannya adalah Myocordial Bridging.

Marcel bisa bernafas lega, karena gaya hidupnya yang sehat, dengan kelainan jantung genetik ini, Marcel tidak memerlukan pemasangan ring jantung.

Nah, hal-hal seperti inilah yang sering luput dari perhatian saat ini, banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki resiko penyakit jantung, sehingga lifestylenya terus mengarah ke sakit jantung yang seharusnya bisa di hindari.

Pola makan yang tidak sehat, merokok, kurang olahraga, kurang aktifitas fisik, stress, obesitas menjadi penyebab utama penyakit jantung, meskipun beberapa penyebab lainnya menurut dr Manoefris masih terus di teliti dan belum di ketahui, jadi siapapun bisa terkena penyakit jantung, terlebih mereka yang memiliki faktor resiko tinggi.

Berbagai macam cara terus di lakukan oleh pemerintah untuk menekan peningkatan pasien penyakit jantung. Diantaranya denga melakukan program GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) dengan melakukan tiga pilar GERMAS yaitu:

  • Perbanyak lakukan aktifitas fisik
  • Konsumsi makanan bergizi sayur dan buah-buahan
  • Melakukan cek atau periksa kesehatan  secara teratur

Untuk memeriksa kesehatan, RS Awal Bros menyediakan peralatan medis yang lengkap, canggih dan modern, sehingga deteksi penyakit bisa maksimal di lakukan, misalnya dengan melakukan check-up secara rutin.

Dan khusus mengembangkan bidang jantung, RS Awal Bros, berharap bisa  menjadi Rumah Sakit Jantung di Bekasi, agar pasien dapat segera di tangani di RS Awal Bros, para pasien jantung dapat melakukan katerisasi jantung dan juga tindakan untuk Intervensi Jantung Koroner (PCI) seperti pemasangan pen atau ring jantung, jadi tidak perlu harus keluar negeri untuk melakukan tindakan ini.

Acara peresmian semakin lengkap, setelah talkshow, kami di ajak berkeliling RS Awal Bros Bekasi Timur untuk melihat kelengkapan dan fasilitas yang tersedia di sini, mulai dari ruang UGD (Unit Gawat Darurat) Ruang Bersalin, Ruang Medical Check-Up, Ruang Perawatan yang terdiri dari ruang VIP, dan VVIP yang nyaman, serta melihat peralatan kedokteran canggih yang ada di rumah sakit ini, btw rumah sakit ini kan persis berada di samping mall, jadi kemungkinan cepat sehat juga makin besar, soalnya kan bikin nggak sabar pingin ngemall hehe.
Bersyukur yaah jadi warga Bekasi, khususnya Bekasi Timur, bisa mendapatkan perawatan dengan fasilitas medis yang lengkap dengan pelayanan modern, berkulitas  internasional dan menyeluruh seperti RS Awal Bros, rumah sakit seperti ini tentunya masih banyak di perlukan kehadirannya di berbagai kota lain di Indonesia, Selamat atas peresmiannya,  sukses selalu  dan tentunya selamat bekerja juga untuk RS Awal Bros Bekasi Timur.Pengalaman menghadiri peresmian RS Awal Bros Bekasi sangat berkesan buat saya, saya jadi tahu stasiun Bekasi, dan tentu tak canggung lagi dong yaa kalau kapan-kapan saya kembali kesini, jalan-jalan di Bekasi juga sangat lebar-lebar dan udaranya sama saja sih seperti di Depok, panas-panas semriwing, kapan-kapan pokoknya saya harus menjelajah Bekasi lagi nih, maunya sih nyobain kulinernya, dan melihat hal lain yang ada di Bekasi, atau mungkin mendapat kesempatan peresmian RS Awal bros ke tiga di bekasi, siapa tahu ya kaan!?

Categories: Grup RS Awal Bros and Media Clipping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *