Pergeseran Lifestyle dan Risiko Penyakit Jantung di Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur

Selama bertahun-tahun, Mama saya terkena penyakit jantung dan hipertensi. Mama jadi sering minum obat :'( Ternyata memang penyakit jantung dan hipertensi sangat berkaitan.
Seingat saya, Mama waktu masih rajin olahraga sehat-sehat aja. Beliau dan teman-temannya dulu sering sepedaan ke gunung. Rumah kami dulu memang di kampung. Jadi sore-sore atau hari libur, seru sepedaan bareng tetangga, lalu sesudahnya makan botram.
Tapi setelah pindah, Mama jadi enggak pernah lagi sepedaan. Jadi begitulah. Duh, saya jadi parno karena jarang olahraga.

Mungkin karena pengalaman pribadi itu, Mama jadi rajiiiin bangeeet ngingetin saya supaya rajin olahraga. Dan saya tetep keukeuh dengan kemalesan :'(
Selain menanggung penyakit males segunung, lifestyle alias gaya hidup saya juga bisa dibilang sembrono. Begadang mah udah makanan sehari-hari.
Sepertinya saya memang mesti membekali diri dengan pengetahuan cukup biar dapet hidayah olahraga tiap hari, jaga pola makan, dan istirahat cukup, agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk jantung.

Rabu tanggal 1 November 2017 kemarin, saya menghadiri acara ‘Grand Opening RS Awal Bros’ di Bekasi Timur. Dalam peresmian itu, ada talkshow yang pas banget sama pengetahuan yang saya cari. Temanya itu loh, Nyentil banget
Tema ‘Pergeseran Lifestyle dan Risiko Penyakit Jantung’.

Tentang RS Awal Bros

Sebelum ke topik talk show, saya mau bahas dulu tentang RS Awal Bros yang ngadain talk show-nya.
RS Awal Bros berdiri pertama kali di Pekanbaru pada tahun 1998.
Saat ini sudah memberikan layanan kesehatan melalui 11 rumah sakit yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia di antaranya Batam, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Pekanbaru, Tangerang, Jakarta, Makassar, Ujung Batu, Panam dan Palangka Raya (coming soon). Rumah sakit ini telah mendapatkan akreditasi JCI berada di wilayah Tangerang, Bekasi, Batam dan Pekanbaru.

Rumah Sakit Awal Bros (RS Awal Bros) Bekasi Timur merupakan jaringan rumah sakit swasta nasional yang diresmikan langsung oleh walikota Bekasi – Rahmat Effendi dan disaksikan oleh seluruh pemangku kepentingan RS Awal Bros pada tanggal 1 November 2017.
Dibangunnya RS Awal Bros di Bekasi Timur ini adalah untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat di Kota Bekasi yang merupakan wilayah penyangga ibu kota. Kualitas pelayanannya setara dengan kualitas pelayanan di Jakarta.

Pergeseran Lifestyle dan Risiko Penyakit Jantung di Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur

“Kami bersyukur dan bangga hari ini RS Awal Bros memperkuat tonggak sejarah dengan hadir di wilayah Bekasi Timur. Dukungan Pemerintah Kota Bekasi dan masyarakat kepada RS Awal Bros merupakan penghargaan bagi kami. RS Awal Bros siap memberikan mutu dan pelayanan kesehatan dengan mengutamakan Keselamatan, Kenyamanan, Kepiawaian, Kecepatan, dan Keakuratan terhadap kebutuhan pasien, kata CEO RS Awal Bros dr. Ferdy Tiwow.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan 2016 secara nasional saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 258 juta jiwa dengan ketersediaan tempat tidur  sebesar 319 ribu sehingga rasionya sebesar 1,23.

“Atas dasar inilah RS Awal Bros hadir di wilayah Bekasi Timur untuk memberikan solusi kepada Pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam memilih fasilitas kesehatan dengan sistem pelayanan yang baik dan mutu berkualitas. Hal ini didukung sumber daya profesional yang cakap di bidangnya sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan berstandar internasional, ujar Ferdy.

Terakreditasi JCI

RS Awal Bros sukses mendapatkan akreditasi dari Joint Commission International (JCI). Di Indonesia hanya terdapat 14 rumah sakit swasta yang telah mendapatkan akreditasi JCI dan empat diantaranya dimiliki oleh RS Awal Bros dimana grup rumah sakit ini memiliki jumlah akreditasi JCI terbanyak di Indonesia. Hebat ya!
Dengan JCI ini, RS Awal Bros menunjukkan keunggulan dan pengalaman dalam menerapkan pelayanan prima yang mengutamakan keselamatan pasien berdasarkan standar internasional.

Pergeseran Lifestyle dan Risiko Penyakit Jantung di Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur

RS Awal Bros telah terakreditasi JCI bahkan telah mempertahankan status akreditasi ini sejak tahun 2014. Pencapaian ini merupakan prestasi dan komitmen RS Awal Bros dalam menciptakan Continous Quality Improvement dimana pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit menjadi hal yang paling utama.

Talk Show Pergeseran Lifestyle dan Risiko Jantung

Setelah melihat peresmian RS Awal Bros, sesi yang paling saya tunggu dateng juga. Talk show…!

 

Talk show-nya diisi oleh:
1. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Manoefris Kasim Sp.JP (K), Sp.KN
2. Spokesperson Yayasan Jantung Indonesia, Marcelino Lefrant

Di Indonesia, Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes dan jantung terus meningkat 20 persen setiap tahunnya. Angka yang fantastis banget ya
Data Kementerian Kesehatan melalui Survey Sample Registration System (SRS) tahun 2014 menunjukkan bahwa penyakit jantung kini menjadi penyebab kematian tertinggi.
Bahkan, sekitar 12,9 persen kematian di Indonesia, diakibatkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah. Kenyataan ini jelas bikin ngeri

Pergeseran Lifestyle dan Risiko Penyakit Jantung di Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur

Dalam talk show kemarin, dokter Manoefris menerangkan tentang siapa-siapa saja yang berisiko terkena penyakit jantung koroner. Mereka adalah orang dengan faktor genetik alias turunan, usia, gender, merokok, gangguan lipid, darah tinggi, dan kencing manis. Jadi, selain buat menjaga kesehatan diri sendiri, hidup sehat juga berarti menjaga keturunan kita tetap sehat, biar enggak terkena genetik penyakit yang diderita.

Apa sih penyebab seseorang kena penyakit jantung?
Ternyata 50% gak diketahui loh. Kata dokter Manoefris sih, yang enggak diketahui ini kemungkinan besar faktor genetik. Mungkin ada leluhur yang enggak ketahuan punya penyakit jantung, jadi enggak ke-track bahwa seseorang terkena penyakit jantung karena keturunan.

Setelah penjelasan panjang lebar dari dokter Manoefris, Marcelino Lefrandt, salah satu tokoh publik, sharing pengalamannya yang pernah didiagnosa kena penyakit jantung.
Ceritanya, dulu Marcelino ini pernah obesitas. Karena itu Marcelino menjaga ketat pola makan dan olahraganya. Ternyata, di usia tertentu olahraga tertalalu berat itu enggak baik justru buat kesehatan. Waktu itu Marcelino agak memforsir diri. Mulailah muncul sakit dada yang khas. Ayah Marcelino yang seorang dokter bernama dokter Lefrandt, menyarankan anaknya untuk cek kesehatan terutama jantung. Sebagai anak yang baik, Marcelino menurut. Setelah serangkaian tes, ketahuanlah kalau ada penyumbatan di jantung Marcelino. Dia syok sekali menghadapi kenyataan itu. Sampai psikologinya nge-drop. Karena waktu itu Maecelino sedang menyusun buku tentang pola hidup sehat. Pikirnya, gimana bisa menginspirasi orang lain kalau dirinya saja sakit.
Dokter menyarankan Marcelino memasang ring di jantungnya. Tapi, saat operasi, dokter enggak jadi memasang ring itu. Baru ketahuan kalau penyumbatan di jantung Marcelino adalah faktor genetik. Tapi, meskipun enggak jadi dipasang ring, Marcelino sangat menjaga pola hidupnya.

Rumah Sakit Tour

Setelah puas menyimak talk show, para undangan diajak mengelilingi rumah sakit.
Ternyata fasilitas RS Awal Bros ini lengkap. Ada ruang MSCT, IGD 24 jam, poli jantung, radiologi, sampai ruang perawatan VVIP. Mana tempatnya bersih dan pelayanannya ramah sekali.

Istimewanya lagi, ada diskon khusus di hari itu. Semoga ya, dengan kehadiran RS Awal Bros, masyarakat Kota Bekasi Timur semakin aware dengan kesehatan, dan mau memeriksakan kesehatannya ke dokter, sehingga bisa mencegah penyakit timbul dalam tubuh.

Pergeseran Lifestyle dan Risiko Penyakit Jantung di Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur
Poli jantung

Kepengin tahu lebih lebih lanjut? Kunjungi website-nya di http://www.awalbros.com

Pergeseran Lifestyle dan Risiko Penyakit Jantung di Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur
(Sumber: http://www.evasrirahayu.com/2017/11/pergeseran-lifestyle-dan-risiko.html?m=1)
Categories: Grup RS Awal Bros and Media Clipping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *