Permudah Persalinan Dengan Senam Hamil

Masa Kehamilan adalah periode yang sangat melelahkan bagi seorang wanita. Terlalu malas gerak kurang baik, begitu jika terlalu capek. Lakukanlah senam hamil, begitu yang selalu disarankan dokter.

Hasil penelitian selama 2 tahun di New York menunjukkan bahwa wanita hamil yang melakukan senam selama 30 menit, 5 hari dalam sepekan melahirkan bayi yang lebih besar dan sehat. Dikutip dari penelitian American Health, 1993.

Tentunya hal ini menjawab mengapa senam hamil itu penting. Dan mempertegas anggapan tabu sebagian orang yang mengatakan senam selama masa kehamilan itu kurang bermanfaat.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSAB Batam, dr Hendry Liem, SpOG.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, dr Hendry Liem, SpOG menyebutkan sederet manfaat senam hamil di antaranya mengurangi rasa sakit saat masa persalinan, melancarkan sirkulasi darah, mengurangi keluhan nyeri, ibu lebih bugar dan memberikan relaksasi.

“Mengurangi kejang kaki, bengkak-bengkak, mengurangi resiko gangguan di saluran cerna termasuk sembelit, menguatkan otot perut dan mempercepat penyembuhan setelah kehamilan,” kata dr Hendry Liem, SpOG.

Secara umum, senam hamil itu baik untuk fisik dan mental ibu hamil, sehingga lebih siap ketika masuk dalam masa persalinan. Gerakannya akan membantu otot dasar panggul, sehingga kuat saat persalinan.  Selain itu, senam juga bermanfaat untuk melatih sistem pernapasan sehingga akan membantu mengejan ketika melahirkan.

“Ibu yang mengikuti senam hamil juga akan mendapatkan dukungan secara psikis sehingga lebih optimis. Mereka akan bersosialisasi dan berbagi pengalaman mengenai proses kehamilan,” ujarnya.

Satu hal lagi mengenai manfaat senam hamil adalah mengurangi pertambahan berat badan berlebihan. Umumnya pertambahan berat badan normal adalah dalam range 7,5 hingga 12,5 kilo gram sesuai indeks massa tubuh.

Senam hamil sebenarnya bisa dilakukan pada trimester awal, tapi Dokter menyarankan usia kehamilan 6 bulan adalah usia terbaik untuk mengikuti senam hamil ini. Sebab pada usia tersebut terjadi banyak keluhan nyeri punggung oleh ibu hamil.

Untuk meminimalisir hal tersebut tanpa obat adalah dengan melakukan senam hamil. “Bisa dilakukan satu hingga 3 kali dalam seminggu selama kurang lebih 1-2 jam,” ucapnya.

Adapun gerakan-gerakannya adalah senam kegel untuk otot panggul, senam duduk sambil bersila, gerakan merangkak, gerakan senam bersandar di tembok, gerakan lutut, gerakan panggul dan gerakan senam jongkok untuk panggul dan paha.

Dia mengatakan saat ini banyak ibu hamil yang memutuskan melakukan senam hamil di rumah. Sayangnya, senam hamil tidak hanya sebatas gerakan saja, tapi ada aturan pernapasan yang harus dipandu oleh instruktur yang berpengalaman.

“Aturannya adalah dibimbing oleh bidan yang mendapatkan pelatihan khusus,” kata dr Hendry.

Kegiatan senam hamil di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam

Senam hamil dapat mengurangi berbagai gangguan yang umumnya terjadi selama masa kehamilan seperti pemekaran pembuluh darah (varises), sakit pinggang, serta nyeri otot dan persendian serta meningkatkan stamina yang sangat diperlukan selama masa persalinan dan menguatkan serta mengencangkan otot-otot yang paling banyak dipengaruhi oleh kehamilan.

“Manfaat senam hamil utamanya adalah agar tubuh lebih sehat dan lebih santai. Dengan menjalaninya secara teratur, tubuh akan lebih siap menjalani proses persalinan,” jelasnya.

Sampai usia kehamilan 9 bulan, senam hamil masih aman dilakukan. Adapun cara yang bisa dilakukan di rumah adalah dengan jalan kaki santai. “Ini dilakukan agar posisi bayi bisa masuk ke dasar panggul sehingga memperlancar proses persalinan,” tutupnya.

Hal yang perlu diperhatikan selama masa hamil:

  • Memeriksakan kesehatan ibu secara teratur
  • Makan cukup dengan mengikuti pola menu seimbang
  • Minum lebih banyak dari pada biasanya
  • Merawat payudara secara teratur sesuai petunjuk
  • Lakukan senam hamil secara teratur

Hal yang perlu diperhatikan sebelum senam hamil:

  • Pemanasan sebelum dan pendinginan sesudah senam hamil
  • Kencangkan otot perut saat mengangkat lutut untuk menghindari cedera punggung bawah dan sendi panggul
  • Menghindari gerakan memutar secara mendadak
  • Kenali kemampuan diri dan jangan memaksakan diri ketika senam
  • Jaga agar suhu ruangan agar tidak terlalu panas
  • Gunakan pakaian yang tidak longgar dan tidak tebal
SUMBER : BATAM POS | HEALTHY LIVING | HAL. 19 | MINGGU 19 NOVEMBER 2017
Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *