RS Awal Bros Gelar Seminar Awam, Sampaikan Bahaya Penyakit Tuberkulosis dan Pengobatannya

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Bertepatan dengan Hari Tuberkulosis Sedunia yang Jatuh pada Sabtu (24/3/2018) ini, Rumah Sakit (RS) Awal Bros Pekanbaru menggelar kegiatan seminar awam.

Temanya pun mengangkat seputaran penyakit yang juga cukup banyak diderita masyarakat Indonesia ini, yaitu ‘Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh’.

Ada dua orang dokter spesialis yang berkompeten yang didapuk menjadi narasumber dalam kegiatan seminar tersebut.

Diantaranya adalah dr. Hendra Asputra, SpPD dan dr. Cece Alfalah, SpA (K). Puluhan peserta seminar tampak mendengarkan dengan seksama penyampaian materi dari kedua dokter ini.

Terlebih lagi, para peserta juga dapat berdiskusi atau bertanya langsung soal penyakit tuberkulosis ini kepada dua narasumber.

dr. Hendra Asputra mengatakan, angka penderita tuberkulosis di Indonesia memang masih sangat tinggi. Karena sifat penyakit ini yang juga dengan mudah menular dari satu orang ke orang lainnya.

“Indonesia peringkat dua penderita tuberkulosis terbanyak di dunia setelah India. Nomor tiga adalah Nigeria,” ujar dia.

Gejala yang dialami penderita penyakit ini disebutkan dr. Hendra, biasanya akan mengalami penurunan berat badan, berkeringat di malam hari, batuk lebih dari tiga minggu, merasa nyeri di dada, dan mengalami bentuk gejala lainnya.

“Bahkan ditingkat yang sudah terbilang parah, si penderita akan mengalami batuk berdarah. Paru-parunya juga bisa berlobang,” papar dia lagi.

Ditambahkan dia, tuberkulosis dapat dengan mudah menular melalui udara.

Untuk itu, penderita atau pasien penyakit tuberkulosis jika dirawat, harus ditempatkan di ruang isolasi khusus.

Menurut dr. Hendra, virus tuberkulosis ini akan menyerang orang-orang dengan imunitas atau daya tubuh yang rendah. Seperti halnya geriatri (lansia) dan juga anak-anak.

Sementara itu, dr. Cece Alfalah menyatakan, lantaran populasi masyarakat di dunia 40 hingga 50 persen terdiri dari anak-anak, maka dari itu dibutuhkan strategi khusus penanganan tuberkulosis pada mereka.

Belum lagi, anak-anak ini rentan terserang penyakit terlebih yang sifatnya menular lantaran kekebalan tubuh mereka belum sekuat orang dewasa.

“Gejala tuberkulosis pada anak berbeda dengan orang dewasa. Batuk berdarah atau batuk yang lama, merupakan gejala utamanya. Selain itu anak-anak yang terserang penyakit ini akan cenderung kurang aktif,” ulasnya.

Untuk itu disebutkan dr. Cece, jika gejala awal tuberkulosis ini terjadi, hendaknya si penderita segera dibawa ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter dan juga dapat segera diobati.

Sumber: http://pekanbaru.tribunnews.com/2018/03/24/rs-awal-bros-gelar-seminar-awam-sampaikan-bahaya-penyakit-tuberkulosis-dan-pengobatannya?page=2

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Pekanbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *