RS Awal Bros Gelar Seminar Awam Bahaya Penyakit Tuberkulosis : Indonesia Peringkat 2 Dunia

PEKANBARU, TRIBUN-Bertepatan dengan Hari Tuberkulosis Sedunia yang jatuh pada Sabtu (24/3), RS Awal Bros Pekanbaru menggelar kegiatan seminar awam.

Temanya pun mengangkat seputaran penyakit yang juga cukup banyak di derita masyarakat Indonesia ini, yaitu “Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh”. Ada dua dokter spesialis yang berkompeten yang didapuk menjadi narasumber, yaitu dr. Hendra Asputra, SpPD dan dr. Cece Alfalah, SpA (K).

Pembicara I : dr. Hendra Asputra Sp,PD

 

Pembicara II : dr. Cece Alfalah, SpA (K)

Hendra Asputra mengatakan, angka penderita tuberkulosis di Indonesia memang masih sangat tinggi. Karena sifat penyakit ini yang juga dengan mudah menular dari satu orang ke orang lainnya.

“Indonesia peringkat dua penderita tuberkulosis terbanyak di dunia setelah India. Nomor tiga adalah Nigeria,” ujar dia.

Sesi tanya jawab pada Seminar Awam Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh

Gejala yang dialami penderita penyakit ini disebutkan dr Hendra, biasanya akan mengalami penurunan berat badan, berkeringat di malam hari, batuk lebih dari tiga minggu, merasa nyeri di dada, dan mengalami bentuk gejala lain.

“Bahkan di tingkat yang sudah terbilang parah, si penderita akan mengalami batuk berdarah. Paru-parunya juga bisa berlubang,” paparnya.

Ditambahkan dia, tuberkulosis dapat dengan mudah menulari melalui udara. Untuk itu, penderita atau pasien penyakit tuberkulosis jika dirawat, harus ditempatkan di ruang isolasi khusus.

Menurut dr Hendra, virus tuberkulosis ini akan menyerang orang-orang dengan imunitas atau daya tubuh yang rendah. seperti halnya geriatri (lansia) dan juga anak-anak.

Sementara itu, dr Cece Alfalah menyatakan, lantaran populasi masyarakat di dunia 40 hingga 50 persen terdiri dari anak-anak, maka dari itu dibutuhkian strategi khusus penanganan tuberkulosis pada mereka.

Belum lagi, anak-anak ini rentan terserang penyakit terlebih yang sifatnya menular lantaran kekebalan tubuh mereka belum sekuat orang dewasa.

“Gejala tuberkulosis pada anak berbeda dengan orang dewasa. Batuk berdarah atau batuk yang lama, merupakan gejala utamanya. Selain itu anak-anak yang terserang penyakit ini akan cenderung kurang aktif,” ulasnya.

Untuk itu disebutkan dr Cece, jika gejala awal tuberkulosis ini terjadi, hendaknya si penderita segera dibawa ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter dan juga dapat segera diobati. (rzk)

Sumber : Koran Harian Tribun Pekanbaru

Categories: Media Clipping and RS Awal Bros Pekanbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *