Gangguan Pencernaan

Gangguan penceranaan bisa terjadi oleh siapa saja. Dr. Tirza, Sp.PD – Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Evasari Awal Bros Jakarta mengatakan bahwa umumnya masyarakan menyepelekan masalah kesehatan padahal bisa berakibat fatal. Ada beberapa gejala penyakit yang menyerang lambung yaitu perut perih, mual/muntah, selera makan turun, lemas, pusing, sesak dan keringat dingin. “Namun disamping itu adapula gejala BAB berdarah, muntah darah dan nyeri dada terbakar,” imbuh dr. Tirza, Sp.PD.

Kita juga dapat mengetahui gangguan tersebut karena adanya kebiasaan makan tidak sehat diantaranya:

  1. Kebiasaan mengosumsi makanan yang serba lezat, berlemak dan berkolesterol tinggi
  2. Kebiasan makan makanan yang banyak mengandung zat-zat kimia tambahan/additive seperti zat pewarna, penyedap rasa, penyedap bau dll
  3. Kebiasaan makan dan minum minuman keras, misalnya alcohol
  4. Makanan yang sudah kadaluarsa (basi)/tidak bersih
  5. Pola makan yang tidak teratur, seringkali terlambat, tergesa-gesa sehingga tidak sempurna mengunyah

Menurut Dr. Tirza, Sp.PD pemeriksaan nyeri lambung (gastritis) dapat dilakukan dengan endoskopi, urea breath test, rontgen dan pemeriksaan feses. Oleh karena itu sangatlah penting kita menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat. Pencegahan yang dapat dilakukan terhadap gangguan pencernaan ini adalah:

  1. Konsumsi makanan yang cukup serat/cairan yang cukup
  2. Hindari mengonsumsi mie instan
  3. Hindari makanan yang mengiritasi lambung seperti pedas, asam, alcohol, kafein, rokok dan aspirin
  4. Makan sedikit-sedikit tapi sering
  5. Usahakan buang air besar secara teratur
Categories: Artikel and RS Evasari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *