Amandel adalah dua buah jaringan berbentuk oval yang berada dibagian kanan dan kiri mulut kita. Fungsi amandel adalah sebagai pertahanan tubuh lokal atau imunitas lokal disaluran nafas atas. Kadang kala terjadi peradangan pada jaringan amandel yang disebut dengan tonsillitis atau penyakit amandel,” ujar dr. Vika Aryan Sari, Sp-THT.KL adalah Dokter Spesialis THT dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi. Gejalanya adalah:

  1. Nyeri saat menelan disertai demam
  2. Sulit untuk makan dan minum
  3. Kemudian pada pemeriksaan kita dapatkan amandel yang bengkak, kemerahan, sering disertai detritus atau putih-putih di daerah amandel disertai dengan pembengkakan pada daerah leher kanan dan kiri.

“Sebagian besar tonsilitis disebabkan oleh virus dan apabila karena virus maka biasanya gejalanya tidak terlalu berat dan bisa sembuh sendiri sedangkan bila disebabkan oleh bakteri biasanya akan lebih berat, lebih sakit, lebih lama sembuhnya,” ujar dokter Vika.

Tips menanggulangi penyakit amandel

Apabila kita memang memiliki radang amandel maka untuk mencegah peradangan berulang kita harus sering banyak minum air putih. Kemudian jaga makanan-makanan dari makanan-makanan yang mengiritasi seperti es, gorengan, minyak, dan pedas. “Tapi apabila memang Anda sudah terindikasi untuk di operasi harus diangkat amandelnya maka tidak perlu khawatir karena teknologi saat ini memungkinkan untuk pengangkatan amandel dengan prosedur yang lebih ringan, pendarahannya lebih sedikit dan penyembuhan nyerinya juga lebih rendah,” tutup dokter spesialis THT Rumah Sakit Awal Bros Bekasi tersebut.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Bekasi Barat di 021 886 8888. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi gambar oleh Pressfoto.ru

Banyak orang menganggap es sebabkan amandel. Namun, mari kenali dulu apa itu amandel sebenarnya. Radang pada amandel atau disebut dengan tonsillitis, merupakan infeksi yang terjadi pada tonsil, kelenjar getah bening di bagian belakang tenggorokan. Peradangan ini ditandai dengan batuk, sakit kepala, nyeri saat menelan, mual, sakit di sekitar leher, pilek, dan juga demam. Penyebab radang amandel atau tonsilitis pada umumnya adalah virus dan selebihnya disebabkan oleh bakteri.

Dr. Vika Aryan Sari, Sp.THT – Dokter Spesialis Telinga, Hidung & Tenggorokan dari Rumah Sakit Awal Bros Bekasi menerangkan bahwa penyakit radang amandel biasanya membuat seseorang sulit menelan dan mengharuskannya menghindari minuman dingin seperti es krim.

Benarkah Es Sebabkan Amandel?

“Pada dasarnya penyebab radang amandel adalah infeksi atau masuknya kuman berupa virus atau bakteri. Tetapi ada hal-hal yang memudahkan masuknya kuman-kuman tersebut, seperti pergantian cuaca, udara yang kotor yang dapat menurunkan kekebalan tubuh kita juga makanan-makanan tertentu seperti es, es krim, permen dan makanan yang terlalu manis. Jadi benar bahwa es dapat mencetuskan radang amandel karena bersifat iritatif dan memudahkan masuknya kuman,” terang dokter Vika.

Jika amandel disebabkan oleh bakteri, maka antibiotik bisa digunakan. Selain dengan obat, pemulihan bisa ditunjang dengan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan yang lunak, minum banyak air putih serta diberikan obat untuk mengurangi gejala yang ada.

Bila amandel yang tergolong parah dan kerap kambuh, biasanya dokter terpaksa akan melakukan operasi pengangkatan amandel untuk mengatasi hal tersebut. Penyakit amandel dapat dicegah penyebarannya dengan selalu mencuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet, menggunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau pilek, dan memakai masker saat berada di tempat umum. Menjaga kesehatan adalah hal yang perlu kita lakukan. Kenali penyakit lebih dalam dan hindarilah.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Bekasi Barat di 021 886 8888. Semoga bermanfaat.

 

Ilustrasi gambar oleh Jez Timms