Hidup sehat harus dimulai sejak dini, nasehat tersebut cukup sering kita dengarkan dari berbagai sumber. Kurangi junk food seringkali kita dengar. Terlebih di usia muda biasanya kondisi tubuh masih fit dan bugar. Dr. dr. I Wayan Weta, MS, SpGK saat seminar awam Rumah Sakit Awal Bros Batam dengan tema The Sparkle of Anti Aging Medicine di Hotel Harris Batam Center mengatakan bahwa makanan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Jika lebih maka akan disimpan dalam tubuh itulah yang akan diambil.

Dalam AKG (Angka Kecukupan Gizi) sudah diatur jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh. Dan disesuaikan dari umur, jenis kelamin, dan berat badan. Untuk gizi seimbang diimplementasikan dalam sebuah piramida gizi seimbang. Pembagian gizi terbagi dari tiga: kurang gizi, berlebihan gizi dan normal. Gizi yang kurang dan gizi yang lebih akan menimbulkan penyakit, tentunya yang kita harapkan adalah normal dengan gizi seimbang.

“Gizi kurang maka daya tahan tubuh rentan. Maka bisa terkena penyakit menular dan mudah terkena infeksi kuman. Kalau gizi lebih maka cadangan lemak meningkat, terjadinya proses peracunan yang dikenal dengan radikal bebas. “Makannya ada diabetes, kolesterol, hingga kanker,” ungkap dokter spesialis gizi klinis tersebut.

Dokter I Wayan mengatakan bahwa kondisi tubuh optimal sampai usia 30 tahun. Sehingga kesehatan tubuh yang optimal bisa dihambat dengan pola makan yang seimbang. Sedangkan proses penuaan akan terjadi pada usia 30 tahun ke atas. “Di kota besar memang banyak makan tinggi kalori. Seperti makan junk food, fast food. Kurangi junk food, jangan terlalu banyak karena tinggi lemak, tinggi kalori. Sehingga bisa menyebabkan obesitas,” ungkap dokter spesialis tersebut. Makan dengan gizi seimbang maka kita bisa atur mulai dari sarapan, makan siang, makan malam hingga sela sela makan diantara makan tersebut.

Kurangi Junk Food, Mulai Pola Makan Seimbang

  1. Dimulai dari sarapan cukup mengandung kalori dari bahan yang alami. Seperti nasi, roti gandum
  2. Kurangi bahan makanan yang diawetkan
  3. Makan makanan fresh atau segar dan alami
  4. Batasi jam makan malam dari pukul 18.00 – 19.00 WIB
  5. Sela sela jam makan bisa stabilkan gula darah dengan snack seperti buah buahan

 

Ilustrasi gambar oleh Erik Odiin

Pergantian cuaca terkadang dapat menyebabkan tubuh rentan terserang penyakit, seperti flu, pilek, hingga ISPA. ISPA merupakan infeksi saluran pernapasan atas, tetapi tidak sampai ke paru-paru. Mencegah ISPA tidaklah sulit. Kenali sumber ISPA, hal-hal yang dapat mencegah, serta penanggulangannya.

Mencegah ISPA

Dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, dokter Secilia Virena Timoty mengatakan bahwa penyebab ISPA bisa berupa virus dan bakteri. Menurutnya, virus mudah bermutasi, dan ISPA adalah satu gejala infeksi virus yang sering terjadi. Untuk gejala awalnya nanti diikuti gejala lainnya tergantung dengan dari virus yang masuk. Begitu juga dengan bakterinya.

“Gejala seperti nyeri saat menelan, pilek, hingga batuk,” ujar dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut. Untuk pencegahan, bisa memulai dengan mengurangi makan makanan yang manis, dan mengurangi makan makanan yang digoreng. Makanan minuman yang manis dan digoreng akan mengiritasi saluran pernapasan. Ia menuturkan jika saluran pernapasan mengalami iritasi, maka akan memudahkan masuknya bakteri dan virus.

“Makanan dan minuman yang baik di musim pancaroba itu, ya makanan 4 sehat 5 sempurna. Tinggi kalori dan protein supaya daya tahan tubuhnya bagus. Misalnya daging, telur, ikan, tahu, tempe. Makanan yang baik dapat mencegah ISPA,” ungkapnya. Makanan tinggi kalori bukan seperti makanan diet tapi makannya cukup dan mengenyangkan. Mulai dari sayur dan buah untuk antioksida, agar daya tahan tubuh bisa kuat. Jangan lupa juga untuk minum air mineral 6 sampai 8 gelas perhari. Aktifitas yang bisa dilakukan seperti jogging, berenang, hingga bersepeda.

“Semua bisa dimulai dari keluarga. Mulai mencontohkan konsumsi makanan yang baik untuk kesehatan untuk mencegah ISPA. Bagi anak yang suka makan junk food, daripada makanan yang tidak sehat, bisa disiasati dengan cara mengolah sendiri makanan yang anak sukai di rumah. Misalnya buat ayam goreng sendiri, nugget sendiri, bisa juga ditambah sayur,” ungkapnya.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care Rumah Sakit Awal Bros Batam, di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

 

Ilustrasi gambar oleh Jonathan Chng

Kita dapat melakukan banyak hal untuk membuat jantung dan pembuluh darah kita tetap sehat, termasuk bila kita sudah terkena stroke. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat merupakan salah satu pilihan yang tepat. Gaya hidup sehat merupakan bagian terpenting untuk menurunkan risiko kecacatan dan kematian akibat stroke dan serangan jantung.

Bagaimana membuat hidup lebih sehat?

  1. Jangan merokok dan hindari menjadi perokok pasif;
  2. Perbaiki kebiasaan makan, dengan mengurangi lemak, garam, dan gula;
  3. Aktif beraktivitas fisik;
  4. Minum obat sesuai instruksi dokter;
  5. Lakukan cek tekanan darah secara teratur dan bekerja sama dengan dokter untuk menurunkan bila nilainya di atas normal;
  6. Capailah dan pertahankan berat badan ideal;
  7. Kurangi tingkat stres Anda;
  8. Carilah dukungan emosional bila diperlukan;
  9. Lakukan cek kesehatan secara teratur.

Mengubah Gaya Hidup Dengan Berhenti Merokok

Banyak orang yang ingin mengubah gaya hidup lebih sehat melalui berhenti merokok. Namun masih banyak yang tidak tahu bagaimana caranya. Berikut adalah cara-cara yang dapat diterapkan agar Anda bisa berhenti merokok:

  1. Mulailah dengan komitmen untuk berhenti merokok;
  2. Tanyakan ke dokter Anda apakah ada program atau obat-obatan untuk membantu proses berhenti merokok;
  3. Lawan dorongan keinginan untuk merokok dengan tetap berada di zona bebas rokok. Hindari berada di dekat orang yang sedang merokok;
  4. Tetaplah menyibukkan diri dengan bekerja sehingga menyebabkan Anda sulit untuk merokok;
  5. Ingatkan diri Anda bahwa merokok dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, mencelakakan orang lain, dan mematikan;
  6. Mintalah dukungan dari keluarga dan teman.

Mengubah Gaya Hidup Dengan Memperbaiki Kebiasaan Makan

Pola makan adalah salah satu hal esensial untuk menjalani hidup yang sehat. Untuk memiliki kebiasaan makan atau pola makan yang baik, lakukanlah hal-hal berikut ini:

  1. Minta bantuan dokter, perawat, atau ahli gizi untuk konsultasi;
  2. Berhati-hatilah dengan kebutuhan khusus Anda, terutama bila anda menderita hipertensi, kolesterol tinggi, atau diabetes;
  3. Hindari daging berlemak, mentega atau cream, yang mengandung tinggi lemak tersaturasi;
  4. Makanan makanan dengan jumlah sedang, kurangi lemak, gula, dan garam;
  5. Bakar, panggang, rebus makanan kita, sebaiknya hindari gorengan;
  6. Selalu baca label nutrisi pada kemasan makanan, perhatikan kandungan garam, gula, dan lemak di dalamnya;
  7. Hindari alkohol;
  8. Perbanyak makan buah, sayur, biji-bijian, kacang-kacangan, pasta, ikan, unggas, daging tanpa lemak.

Mengubah Gaya Hidup Dengan Aktivitas Fisik

Bila Anda memiliki kondisi masalah kesehatan kronis, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum memulai. Mulailah perlahan dan tambahkan secara bertahap sedikitnya 150 menit aktivitas fisik sedang (seperti jalan cepat) dalam seminggu. Atau, Anda dapat melakukan aktivitas fisik kuat selama 75 menit, atau kombinasi keduanya untuk memperbaiki kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Carilah setiap kesempatan untuk lebih aktif beraktivitas. Pilihlah naik tangga dari pada menggunakan lift dan parkirlah di tempat yang lebih jauh.

Stroke bukan akhir segalanya. Hidup sehat berkualitas menjadi keinginan semua orang, usaha yang kita lakukan tidak akan pernah sia-sia. Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

 

 

Ditulis oleh dr. Imelda Wijaya, MARS

Sumber referensi : Stoke Patient Education dari American Heart Association dan American Stroke Association, 2015

Ilustrasi gambar Toa Heftiba

Terapi trombolitik (rTPA) dapat mencegah kecacatan dan kematian yang disebabkan oleh stroke. Menurut American Heart Association dalam World Stroke Organization (2017) satu orang menderita stroke setiap 2 detik di seluruh dunia, 1 dari 6 orang (16%) populasi dunia mengalami stroke dalam hidupnya, dan satu orang meninggal setiap empat detik karena stroke. Padahal 90% kasus stroke dapat diatasi dan 80% stroke ulangan dapat dicegah dengan tatalaksana faktor risiko yang baik. Menurut WHO (2015) penyakit stroke menduduki peringkat ke-2 setelah penyakit jantung iskemik sebagai penyebab kematian di dunia. Data Kemenkes RI (2014) stroke menjadi penyebab tertinggi kematian dan kecacatan secara nasional. Disusul penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus dan komplikasinya, tuberkulosis, hipertensi dan komplikasinya. Dari total penduduk Indonesia sebanyak 254 juta orang, 12 dari 1.000 orang menderita stroke. Prevalensi tertinggi di Sulawesi Selatan, sedang Kepulauan Riau sendiri menduduki peringkat ke-28.

Stroke atau Brain Attack adalah suatu keadaan terputusnya aliran darah vital dan oksigen ke otak akibat tersumbat (88%) atau pecahnya pembuluh darah (12%). Dua juta sel otak mati setiap menit selama stroke. Hal ini berisiko menyebabkan kerusakan otak permanen, kecacatan, atau kematian meningkat. Komplikasi bergantung dari lokasi pembuluh darah dan fungsi otak yang terhambat disuplai.

Untuk menyelamatkan hidup kita dan orang yang kita sayangi, sangat penting diketahui tanda dan gejala stroke yang timbul secara mendadak. Secara umum berupa:

B

Balance Apakah terdapat masalah saat berjalan, dizziness (oyong), kehilangan keseimbangan atau koordinasi?
E Eyes Apakah terdapat kehilangan penglihatan pada satu atau kedua mata?
F Face Minta orang tersebut tersenyum. Apakah wajahnya miring di satu sisi?
A Arms Minta orang tersebut mengangkat kedua lengan. Apakah salah satu lengan terjatuh?
S Speech Minta orang tersebut mengulang kalimat sederhana. Apakah suaranya tidak jelas atau aneh?
T Time Bila kita melihat salah satu dari tanda-tanda tadi, segera hubungi Rumah Sakit terdekat atau UGD RS Awal Bros Batam di 085 100 200 777 atau 0778-431777 Ext 777

 

Waktu adalah Otak!  Pada saat terjadi sumbatan pembuluh darah otak secara mendadak, lokasi yang tidak mendapat suplai akan mengalami iskemik (kekurangan oksigen dan nutrisi) dalam 5 menit pertama yang kemudian berlanjut menjadi infark (sel-selnya mati).

 

Apa Itu Terapi Trombolitik?

Harris Christian, SpS – Dokter Spesialis Saraf RS Awal Bros Batam menjelaskan, “Terapi Trombolitik atau recombinant Tissue Plasminogen Activator (rTPA) saat ini masih menjadi dasar terapi berbasis bukti untuk stroke iskemik (Kelas I; tingkat A).” Terapi ini merupakan suatu tindakan pemberian trombolitik intravena pada pasien stroke iskemik akut dengan indikasi pemberian dalam 3 jam pertama sejak timbul gejala jika tidak ada perdarahan otak dan kontraindikasi lainnya. Tujuan untuk mengembalikan darah otak yang tersumbat dengan cepat dan mengurangi kecacatan. Risiko tindakan tersebut 6,6% dapat terjadi pendarahan otak. Namun dari berbagai penelitian didapat perbaikan signifikan gejala neurologis dalam 24 jam. Selain itu didapati perbaikan status fungsional pasien dalam 3 bulan dengan minimal bahkan tanpa kecacatan.

Pasien dan keluarga tidak perlu terlalu khawatir, karena dengan persiapan matang dari tim medis kompeten kami. Mulai dari skrining yang teliti untuk menyingkirkan kontra indikasi absolut dan persiapan yang matang untuk mengurangi risiko pasien dengan kontra indikasi relatif. Tim medis kami juga didukung fasilitas lengkap (seperti CT Scan dan atau MRI yang saat ini untuk wilayah Kepulauan Riau baru ada di Rumah Sakit kami). Selain itu prosedur Code Stroke dan tindakan yang sudah dipersiapkan dengan baik, sehingga risiko tersebut tentu dapat diminimalisir.

RS Awal Bros Batam ingin membantu penderita stroke di Batam dan sekitarnya tetap dapat memiliki kualitas hidup yang baik pasca serangan, mencegah serangan berulang yang dapat berakibat fatal, dan tidak perlu dirujuk ke luar Batam. Bila Anda membutuhkan konsultasi mengenai Stroke dan tindakan rTPA, silahkan melakukan appointment dengan Dokter Spesialis Saraf kami dengan menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di 0778-431777 ext 1991/1992 atau +62 81364317777.

 

Ditulis oleh dr. Imelda Wijaya, MARS, 2018

Memiliki gangguan kapasitas fisik ataupun kemampuan fungsional tubuh, dapat diatasi dengan pengobatan rehabilitasi medik. Pengobatan ini mengandalkan terapi fisik tanpa harus mengkonsumsi obat. Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp. KFR) yang disebut sebagai dokter rehabilitasi medik, merupakan keilmuan medis yang memiliki cakupan luas. Seorang dokter rehabilitasi medik dituntut mampu menangani pasien dengan fungsi tubuh bermasalah agar kembali mandiri.

Dr. Fisher Iwan, SpKFR yang merupakan dokter rehabilitasi medik Rumah Sakit Awal Bros Batam megatakan, kebutuhan pengobatan rehabilitasi medik mencakup semua umur. Termasuk di dalamnya pria maupun wanita, dengan jenis dan tingkat rehabilitasi berbeda-beda. “Tindakan pengobatan rehabilitasi medik yang dilakukan akan disesuaikan dengan kondisi dan keterbatasan fisik yang dialami,” ujarnya. Adapun kondisi yang memerlukan rehabilitasi medik itu seperti, pasien penderita stroke, jantung, hernia nucleus pulposus (HNP), dan penderita penyakit paru obstruktif kronik.

Program Pengobatan Rehabilitasi Medik

”Dalam tindakannya terdapat satu tim yang terdiri dari berbagai macam terapi,” terang dokter rehabilitasi medik tersebut. Dijelaskannya, tim itu terdiri dari dokter rehabilitasi medik yang akan memeriksa kondisi pasien. Dokter juga membuat program perawatan yang akan dilanjutkan pihak terapi. ”Jadi dalam satu tim ada satu dokter rehabilitasi medik, fisioterapi untuk terapi fisik dan latihan, terapi okupasi, terapi wicara, orthotic prosthetic untuk pembuatan alat bantu atau ganti, psikologi, dan pekerja sosial untuk penanganan pasien tidak mampu,” papar dr. Fisher.

Yang membedakan dokter rehabilitasi medik dengan dokter spesialisasi lainnya adalah dokter rehabilitasi medik memandang pasien tidak saja dari segi penyakit tetapi juga dari segi fungsi dan bersifat holistik. Seorang pasien yang sudah stabil dari serangan jantung koroner misalnya, sepulang dari rawat inap mendapat resep obat hingga tekanan darah ataupun keluhan nyeri dada hilang. Tetapi bagaimana pasien tersebut menjalani hidupnya. Selain itu juga bagaimana pasien bisa kembali ke performa semula, kapan diperbolehkan melakukan hubungan seks. Mencangkup juga aktivitas apa saja yang diperbolehkan, bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan, dan kapan diperbolehkan bekerja kembali, menjadi peran dokter rehabilitasi medik. ”Pasien dikatakan sembuh apabila pasien tersebut sudah dapat beraktivitas mandiri,” ujar dokter Fisher.

Hasil Pengobatan Rehabilitasi Medik

Hasil akhir dari rehabilitasi medik yang dilakukan tergantung dari tingkat keparahan kondisi yang dialami dan kemampuan tim rehabilitasi yang menangani. Selain itu, motivasi dan semangat pasien yang menjalani terapi juga amat menentukan keberhasilan rehabilitasi medik. ”Tubuh dirancang untuk bergerak. Maka untuk menghindari penyakit yang mengganggu fungsi tubuh itu dapat dilakukan dengan mengamalkan pola hidup sehat.” ungkap dr Fisher yang bertugas di Rumah Sakit Awal Bros Batam sejak 2006 silam.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi gambar oleh rawpixel

Gigi berlubang yang disebabkan sebuah infeksi pada struktur gigi (karies gigi) hampir menyerang setiap orang tanpa pandang usia. Jika sudah demikian, rasa sakit yang diderita juga tak karuan. Penting untuk mengenal karies gigi. Salah satu dokter spesialis gigi di Rumah Sakit Awal Bros Batam, drg. Dinda Dewi Artini, Sp.KG mengatakan, banyak pasien yang mengetahui terjadi karies gigi setelah rasa nyeri yang menyerang. ”Saat pasien melakukan pemeriksaan, baru tahu adanya gigi berlubang,” ujar dokter spesialis konservasi gigi itu. Ia menjelaskan, karies gigi disebabkan oleh sisa-sisa makanan dan gula yang menempel pada permukaan gigi yang berubah menjadi asam karena bakteri, sehingga merusak struktur gigi menjadi berlubang.

Kebiasaan buruk yang mengabaikan sisa-sisa makanan itulah yang kerap memicu karies gigi. “Mengkonsumsi makanan asam, manis, maupun asin secara bersamaan namun tidak langsung disikat, adalah sifat kebanyakan masyarakat kita. Selalu mengabaikan dengan menunda-nunda untuk menyikat gigi,” terangnya. Dinda yang merupakan lulusan spesialis konservasi gigi di Universitas Airlangga Surabaya itu memaparkan, gigi memiliki tiga lapisan. Lapisan terluar yang keras disebut enamel. Di dalamnya bagian tengah terdapat lapisan lagi yang disebut dentin. Lalu bagian dalam terdapat pulpa berisi pembuluh darah dan saraf. “Makin dalam lapisan yang terinfeksi bakteri, maka akan makin parah menimbulkan kerusakan gigi,” tegas dokter gigi tersebut.

Mengenal Karies Gigi: Gejala-Gejalanya

Tanda dan gejala awal karies gigi yang dapat dirasakan adalah, rasa ngilu apabila terkena rangsangan makanan atau minuman. Mengenal karies gigi dapat dimulai dengan melihat tanda ini. Sebaiknya, apabila ada tanda tersebut segera diperiksakan ke dokter gigi untuk dilakukan penambalan gigi agar karies tidak semakin besar. Apabila lubang gigi sudah terlanjur besar dan dalam hingga mencapai syaraf pada pulpa gigi, gejala yang dialami seperti sakit tiba-tiba, senut senut, tidak nyaman dan sering rasa sakit menjalar hingga telinga dan kepala. ”Solusi untuk masalah tersebut adalah dilakukannya perawatan saluran akar (root canal treatment),” papar dokter Dinda. Perawatan saluran akar itu, lanjutnya, di awali dengan membuka akses ke saraf pulpa gigi dan membersihkan saluran akar hingga ujung akar, agar saluran akar benar-benar bersih dari iritan maupun bakteri. Kemudian saluran akar diisi dengan bahan pengisi khusus.

Tahap selanjutnya, dilakukan pembuatan restorasi gigi usai perawatan saluran akar supaya fungsi gigi seperti mengunyah dan estetik dapat kembali seperti semula. ”Perawatan saluran akar dapat dilakukan sekali kunjungan atau beberapa kali kunjungan tergantung dari kondisi gigi,” sebut dokter spesialis konservasi gigi tersebut. Dalam paradigma masyarakat pada umumnya mengenai gigi berlubang, yakni dengan memilih mencabut gigi tersebut.

Padahal gigi yang sakit itu masih bisa dipertahankan. Kebiasaan ini pun diakibatkan minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesediaan spesialis dalam bidang kedokteran gigi dan karena belum mengenal karies gigi lebih dalam. ”Dokter gigi spesialis konservasi gigi merupakan bidang spesialistik kedokteran gigi yang merawat jaringan keras gigi untuk mempertahankan gigi tersebut selama mungkin dalam rongga mulut, sehingga fungsinya dapat kembali normal,” tuturnya. Ia merinci, perawatan dalam bidang spesialis konservasi gigi antara lain pencegahan karies, penambalan gigi, perawatan saluran akar, restorasi gigi (crown, veneer, inlay, onlay), bleaching, perawatan dentin hipersensitif, fraktur mahkota gigi, bedah endodontik. ”Walaupun karies gigi dapat disembuhkan, namun penyakit satu ini tidak bisa serta merta diabaikan agar tidak merusak bagian mulut lainnya,” kata dokter Dinda memperingatkan.

Cara Sederhana Merawat Gigi

Senyum indah dengan gigi sehat menjadi dambaan setiap orang. Namun jika gigi sakit, tentu betul rasanya lebih sakit daripada sakit hati. Pencegahan tentu lebih baik daripada mengobati. Sejak dulu orang tua selalu mengatakan kepada anaknya untuk rajin menyikat gigi setiap hari terutama sebelum tidur.

Kuman-kuman yang bersarang dari sisa makanan sepanjang hari dapat menyerang gigi di malam hari. Akan tetapi terkadang anak-anak bahkan hingga dewasa malas sikat gigi di malam hari dan memilih langsung tidur. Sebetulnya lebih mudah mencegah daripada mengobati. Cara paling sederhana adalah rajin menyikat gigi. Jangan sampai menyesal di kemudian hari saat tertawa dengan gigi tak lengkap.

Rajin Sikat Gigi. Jaga kebersihan rongga mulut dengan baik dan rutin menyikat gigi dengan benar. Karena setiap orang bisa sikat gigi. Tapi sikat gigi yang baik untuk dirinya ya, karena itu belum tentu benar caranya sebab ada susunan gigi yang berbeda.

Kontrol ke Dokter Gigi. Seseorang seharusnya kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan. Karena lubang gigi kadang terlihat kadang tidak. Begitu ada keluhan, bisa ditangani lebih awal akan lebih baik. Kalau sudah lanjut maka akan perlu waktu lebih lama untuk perawatannya.

Mengenal Karies Gigi: Cara Mencegahnya

  1. Menyikat gigi dengan cara yang benar
  2. Memakai obat kumur
  3. Membersihkan sela gigi dengan benang gigi atau flossing
  4. Mengurangi makanan manis

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi gambar oleh rawpixel

Kanker payudara menyerang secara diam-diam, bahkan tanpa adanya rasa nyeri. Tidak heran, kanker ini menjadi pembunuh kedua bagi wanita setelah kanker serviks.  Oleh sebab itu, penting untuk mengenal kanker payudara terutama untuk para wanita. Dokter Spesialis Radiologi Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. I Putu Widyhantara, SpRad menyatakan, kanker payudara pada umumnya diawali dengan adanya benjolan di payudara. Jika diibaratkan sebuah jam, benjolan cikal bakal penyakit terganas pada perempuan setelah kanker mulut rahim itu, muncul di bagian sisi luar atas. “Di atas angka 9 atau angka 3,” kata dokter Putu.

Umumnya, pasien tidak merasakan nyeri. “Tanda penting jika benjolan itu ganas atau berpotensi kanker adalah keluarnya cairan dari puting susu dan ada kelenjar di ketiak,” ungkapnya. Sedangkan rentang waktunya tergantung dari selnya, termasuk yang invasif atau noninvasif. Jika selnya invasif dalam jangka waktu 6 sampai 12 bulan akan membesar, tapi kalau yang non-invasif bisa lebih lama dari itu.

Menurut dokter spesialis radiologi tersebut, ada beberapa faktor risiko utama penyebab kanker payudara, yakni faktor yang tidak bisa dihindari dan faktor yang bisa dihindari. Faktor yang tidak bisa dihindari, yaitu faktor genetis atau keturunan. “Artinya ada riwayat kanker payudara di dalam keluarga, seperti ibu, nenek, atau saudaranya,” jelasnya. Sedangkan faktor yang bisa dihindari, antara lain, yang berkaitan dengan reproduksi, seperti perempuan yang tidak menikah, tidak hamil, dan tidak menyusui. Faktor risiko yang bisa dihindari lainnya adalah penggunaan KB hormonal (suntik, pil) dalam jangka yang lama. “Itu bisa memicu terjadinya aktivasi atau ketidakseimbangan hormonal di dalam parenkim yaitu kelenjar di payudara,” kata dokter Putu.

Terapi yang menggunakan hormon dan paparan radiasi dalam jumlah yang jumlah yang berulang juga bisa menyebabkan kanker payudara. “Jika terpapar radiasi yang berulang atau kena radiasi nuklir selnya akan bersifat onkogenik, bertransformasi menjadi keganasan,” paparnya.

Mengenal Kanker Payudara: Pencegahan dan Deteksi

Kanker payudara bisa dicegah. Menurut dokter Putu, langkah awal mengenal kanker payudara adalah memahami tiga strategi pencegahan kanker payudara, yaitu: primer, sekunder, dan tertier. Pencegahan primer dilakukan pada wanita sehat, dalam artian wanita yang belum terpapar faktor risiko. Pencegahannya bisa dengan cara pemeriksaan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Pemeriksaan SADARI bisa dimulai sejak remaja. “Pemeriksaan yang baik dilakukan 7-12 hari setelah menstruasi karena saat itu payudara lebih fleksibel dan tidak nyeri lagi,” katanya lagi.

Sedangkan bagi wanita yang telah menopause, atau tidak menstruasi lagi, dapat dilakukan kapan saja. “Usia di atas 40 tahun dianjurkan pemeriksaan mamografi sehingga akan diketahui apakah terdapat kanker jinak atau kanker ganas, sedangkan bagi remaja cukup di-USG (ultrasonografi, red),” ujar dokter spesialis tersebut. Dalam laman wikipedia, mammografi adalah proses pemeriksaan payudara manusia menggunakan sinar-X dosis rendah (umumnya berkisar 0,7 mSv). Sedangkan

USG medis adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ.

Pencegahan sekunder dilakukan pada wanita yang mempunyai faktor risiko. Bagi wanita di atas 35 tahun yang punya faktor risiko, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mammografi. Sedangkan pencegahan tertier dilakukan kepada wanita yang sudah ada tanda-tanda seperti benjolan di payudara, atau penebalan di payudara yang tidak sakit, sakit di payudara, terjadi lekukan di kulit payudara (seperti kulit jeruk), perubahan warna atau tekstur kulit payudara, perubahan bentuk payudara, putting susu tertarik ke dalam, atau putting susu mengeluarkan cairan abnormal. “Jika sudah begitu perlu pemeriksaan lebih spesifik, perlu tindakan operasi atau operasi dengan terapi radio terapi,” ucap dokter Putu.

Radioterapi

Radioterapi merupakan pengobatan dengan sinar- X untuk mematikan sel-sel ganas yang masih ada di area payudara. Putu juga mengingatkan kepada pasien yang pernah dioperasi agar jangan berpuas diri sehingga abai dengan kemungkinan sel-sel kankernya muncul kembali. “Disarankan USG setelah setahun dioperasi untuk memastikan apakah sel-sel kankernya muncul lagi atau tidak,” katanya.

Apakah faktor makanan bisa menyebabkan kanker payudara? “Sampai saat ini belum ada penelitian yang memastikan makanan penyebab kanker payudara, tapi faktor obesitas bisa menjadi penyebab kanker payudara,” bebernya. “Selain itu, alkohol bisa memicu kanker payudara.” Dokter spesialis radiologi tersebut menyarankan bagi wanita yang punya faktor risiko agar menghindari makanan berlemak tinggi, mengandung kolesterol tinggi, dan minuman beralkohol. “Rutinlah berolahraga agar daya tahan tubuh kuat, jika daya tahan tubuh kuat, tubuh kita bisa melawan penyakit,” tutup dokter spesialis radiologi tersebut.

Pencegahan kanker payudara dimulai dari mengenal kanker payudara lebih dalam.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi gambar oleh Annie Spratt

Sebagian orang masih sering mengabaikan waktu tidurnya dengan begadang hingga larut malam. Padahal dampak begadang dapat memperburuk kondisi kesehatan, membuat tubuh cepat tua. Seringnya begadang mengakibatkan badan menjadi lebih cepat lelah. Terlihat dari warna di bawah matanya yang menghitam yang sering disebut mata panda. Banyak dampak buruknya, wajah terlihat lelah dan sulit berkonsentrasi.

Dampak Begadang: Membuat Cepat Tua

Menurut dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Maria Bintang Andriana Panggabean, begadang membuat seseorang cepat tua. Karena kerja hati (liver) seharusnya istirahat, sedangkan kalau tubuh terjaga 24 jam, liver akan terus bekerja. Ini membuat hati lebih cepat rusak. Karena itu ia merekomendasikan untuk tidur pukul 23.00. Selain itu, hormon muda yang menjaga sel tubuh paling banyak diproduksi pukul 11 malam hingga pukul 2 pagi. Kalau begadang sesekali tidak masalah. Tapi kalau keseringan, berminggu–minggu hingga berbulan–bulan, orang tersebut akan jadi lebih cepat tua. Dampak begadang membuat hati lebih gampang rusak dan gampang terkena penyakit hati, seperti hepatitis.

Jika ingin sengaja begadang, misalnya menonton bola, Maria menyarankan untuk tidur dulu selama 5 jam. Setelah 2-3 jam menonton bola, tidur dapat dilanjutkan kembali. “Kalau misalnya ada pekerjaan di pagi hari, balik ke orangnya, mau tidur lagi atau nggak,” ujar dokter Maria Bintang.

Dampak Begadang Lainnya

Banyak anggapan bahwa tidur di pagi hari bisa mengakibatkan penyakit diabetes. Misalnya di pagi hari tidur dan malamnya tidak bisa tidur. Di saat tidak tidur, keinginan untuk makan menjadi tinggi. Di waktu malam, produksi insulin lebih sedikit dibanding siang hari. Sehingga membuat seseorang lebih rentan gemuk dan terkena penyakit tersebut. “Jika lapar, bisa ganti dengan makan buah atau oat yang tinggi serat. Sehingga lebih lama kekenyangan. Tidak disarankan mengonsumsi nasi. Karena di malam hari, semua hormon sudah turun. Takutnya karbohidrat tidak dipecah sehingga risiko obesitas dan penyakit gula lebih tinggi,” terangnya.

Maria menganjurkan agar pola makan teratur, tiga kali sehari. Demikian juga konsumsi buah, tiga kali dalam sehari. Minuman bersoda tidak disarankan karena meski dalam kemasan disebut zero calorie, namun tetap mengandung gula.

Terlebih jika memakai gula buatan yang kadar gulanya lebih tinggi dibanding gula putih. Satu sendok gula buatan setara dengan lima sendok gula putih. “Sebaiknya minum yang sehat saja seperti air putih,” katanya. Efek begadang lainnya, susah mengatur siklus tidur. Jika begadang tiga malam berturut–turut, malam keempat akan sulit tidur karena mengikuti siklus malam sebelumnya. “Misalnya seseorang biasa tidur pukul 22.00 atau 23.00, tiga malam dia begadang di atas pukul 3 pagi. Dia akan susah tidurnya,” kata dokter Maria.

“Cara mengubah siklus tidur bisa dengan menambahkan jam tidur secara perlahan. Kualitas tidur juga mesti dijaga dengan cara mematikan lampu dan berhenti memainkan ponsel. Sebaiknya jika ingin tidur pukul 11 malam, sejam sebelumnya jangan main handphone. Karena sinar radiasi dari handphone bisa membuat hormon yang selalu bangun itu terus diproduksi oleh tubuh,” katanya.

Anjuran Tidur untuk Orang Dewasa

Waktu tidur yang tepat untuk orang yang berusia di atas 15 tahun adalah 6 hingga 8 jam. Tidak dianjurkan tidur lebih dari 8 jam. Sebab hal itu justru membuat tubuh menjadi lelah dan lesu. Durasi tidur yang terlalu lama juga berdampak buruk bagi kesehatan dan performa seseorang. “Bukannya menjadi fresh malah membuat mengantuk, sama seperti kekurangan tidur,” kata dokter Maria. Menurut dr. Maria, tidur yang berkualitas lebih baik dibanding tidur lama. Yang dimaksud dengan tidur berkualitas, kata dr. Maria adalah tidur yang tidak terbangun–bangun atau deep seleep. Sehingga esok harinya akan terasa lebih segar. Berbeda dengan orang yang setelah terbangun, lalu tidur kembali. Tubuhnya akan terasa cepat lelah di pagi harinya.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

 

ilustrasi gambar oleh Hutomo Abrianto

Susah BAB (buang air besar) kerap dialami orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kurang minum dan makanan berserat jadi penyebabnya. Waspada jika tiga hari tidak bisa ke belakang. Menurut dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam dr. Maria Bintang Panggabean, seseorang disebut mengalami konstipasi jika tidak BAB lebih dari tiga hari. Banyak yang mengira BAB keras saat puasa itu konstipasi. Namun hal itu terjadi akibat kekurangan cairan. “Di waktu puasa kita tak konsumsi cairan mulai pukul 05.00 hingga pukul 18.00. Lebih kurang 14 jam,” kata dokter tersebut.

Mencegah Susah BAB Saat Puasa

Untuk mensiasatinya dengan minum air putih saat sahur, berbuka, dan menjelang tidur. Dalam sehari tersebut, dianjurkan konsumsi tiga liter air putih. “Saat bangun tidur sahur 500 ml, sahur 500 ml, buka puasa 500 ml, setelah buka puasa 500 ml, dan menjelang tidur usahakan 1 liter,” terangnya. Saat puasa, kebanyakan orang minum sedikit air. Bahkan ketika berbuka, minuman manis yang dipilih. Air putih dilupakan. Kekurangan konsumsi buah dan sayur juga menyebabkan BAB keras atau konstipasi.

Dokter Maria menganggap normal seseorang yang BAB dua hari sekali. Namun yang dikahwatirkan adalah, bila kondisi tersebut terjadi hingga tujuh hari. Jika demikian, dr. Maria menyarankan untuks segera memeriksakan ke dokter, karena ditakutkan ada penyakit lain selain konstipasi, misalnya gangguan usus bukan karena dehidrasi.

Mengatasi Susah BAB

Bila mengalami sembelit, jangan dipaksa mengejan. Karena mengakibatkan keluar penyakit lain, seperti ambeien. Jika tak merasa mulas, lebih baik jangan dipaksa,” katanya. Obat pencahar tanpa resep dokter juga tidak disarankan, karena tidak baik untuk usus. Mengonsumsi  pencahar, secara berlebihan dapat mengganggu usus. Akibatnya bisa diare sehingga kondisi dehidrasi akan semakin parah. Kurang beraktivitas juga menyebabkan konstipasi. Karena usus lebih lambat bekerja dan membuat pembentukan veses lebih lama. “Saat puasa kita malas beregrak. Jadi olahraga yang tidak menguras tenaga, bisa jalan kaki 10 sampai 15 menit. Lebih mempengaruhi kerja usus lebih bagus,” ucapnya.

Menurut dr. Maria, makanan yang bisa menyebabkan kosntipasi hampir tidak ada, namun saat puasa, konsimsi sayur dan buah harus seimbang, minuman kopi seharusnya dihindari. “Kopi berpengaruh ke cairan. Kalalu kita minum kopi, sahur harus anyak konsumsi air. Karena kopi menyerap air. Lebih baik tidak usah minum kopi,” katanya. Buah yang disarankan adalah, semangka atau melon karena mengandung banyak air. “Sayuran hijau rata -rata mengandung banyak mineral tinggi,” jelasnya.

Bagi yang hamil, sembelit kebanyakan terjadi karena saluran reproduksi menekan saluran pencernaan atau usus. “Kebanyakan ibu hamil ketika BAB takut mengejan,” kata dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi oleh freepik exclusive vectors

Asma kambuh sangat menganggu kegiatan, belum lagi menghawatirkan. Penyakit asma ini bisa dialami oleh siapa aja baik usia muda hingga tua. Menurut dr. Abdul Malik Sp.P, dokter spesialis paru (Pulmonologist) Rumah Sakit Awal Bros Batam, ada sejumlah faktor yang bisa memicu kekambuhan asma. Di antaranya alergi debu, asap rokok, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, dan infeksi virus. Dan beberapa kasus disebabkan oleh faktor keturunan. Asma juga dikatakan sebagai penyakit jangka panjang pada saluran pernapasan, yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan, sehingga menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Dan efek lainnya adalah nyeri dada, batuk, sulit bernapas.

Menghentikan Asma Kambuh

Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan tetapi hanya sebatas mengontrol saja. Dan itu pun juga ada tiga bagian, terkontrol, setengah terkontrol, dan tidak terkontrol. Asma terkontrol adalah penderita tidak mengonsumsi obat lagi ketika asmanya kambuh. Caranya adalah melakukan terapi asma, dan ada obatnya untuk mengontrol asma.

“Ada terapi asma tapi kita klasifikasi dulu golongan asmanya seperti apa, ada golongan asma yang terkontrol, setengah terkontrol, dan tidak terkontrol, dengan begitu kita bisa melihat treatment-treatmenya,” ujar dokter spesialis paru tersebut. Dan yang dimaksud dengan tidak terkontrol yakni penderita setiap hari, baik pagi, siang, maupun malam merasakan sesak napas. Kemudian setengah terkontrol penderita akan merasakan sesak tiba-tiba.

Ia menyampaikan, salah satu terapi utama yang dilakukan untuk penderita pemberian Inhaled glucocorticosteroids (ICS) untuk mengontrol asma dan Long Acting ß2-agonists (LABA). Sedangkan untuk mengontrol asma bagi penderita yang asmanya belum terkontrol bisa memakai Long Acting karena bisa bertahan lebih dari 12 jam. “Asma ini juga menyebabkan kematian jika tidak dilakukan treatment yang baik,” kata dokter Abdul Malik, Sp.P

Tips Menghindari Asma Kambuh

  1. Hindarilah pencetus seperti alergi, seperti makan udang atau makanan yang menyebabkan sesak. Sebaiknya berhenti mengonsumsinya, karena dapat mencegah asma.
  2. Hindari olahraga yang berat
  3. Olahraga yang dianjurkan pada penderita asma seperti berenang, senam asma, bersepeda, jalan kaki.
  4. Hindari merokok.
  5. Hindari terhirup asap obat nyamuk bakar, dan polusi.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi oleh SXC