SAAT berpuasa, kita sering mengabaikan makanan sehat dan lebih memilih makanan yang mengenyangkan. Padahal tubuh lebih membutuhkan kecukupan nutrisi daripada hanya rasa kenyang. Dengan berpuasa kita juga harus mengontrol asupan nutrisi sehingga dapat mensupport kebutuhan tubuh, serta menjaga agar tubuh tetap segar.

‘’Untuk menjaga kecukupan makanan yang bergizi dan seimbang, selama puasa tetap harus mengonsumsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang bersumber dari semua kelompok makanan utama berupa buah-buahan dan sayur-sayuran; roti, sereal, dan kentang; daging, ikan dan ayam; serta produk susu ,’’ ujar Ahli Gizi Rumah Sakit Awal Bros Panam Dika Maya Sari kepada Riau Pos, Rabu (16/5).

Ketika berbuka puasa, kurma dan air putih menjadi pilihan makanan pembuka yang sehat. Kedua makanan ini membantu memulihkan kadar gula dan cairan didalam tubuh. Saat sahur, Anda sebaiknya makan makanan yang banyak mengandung protein dan berserat tinggi, seperti ikan, kacang-kacangan, serealia, sayur dan buah. Selain membuat tubuh lebih lama kenyang makanan jenis ini juga mudah dicerna. Selain itu, kebutuhan konsumsi cairan dan vitamin dari jus buah segar dapat Anda peroleh. Hindari kafein, minuman dingin, teh, dan kopi karena menyebabkan Anda akan lebih cepat kehilangan cairan melalui buang air kecil. Anda juga akan dehidrasi.

Setiap harinya tubuh tetap membutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang akan dirubah menjadi energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Jika asupan gizi berkurang dan aktivitas terlalu padat maka dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga rentan terhadap penyakit.

Masalah kesehatan pada manusia biasanya timbul karena faktor makanan yang tidak tepat, kurang tidur, dan pikiran. Faktor makanan yang tidak tepat dan cenderung berlebihan justru yang paling sering ditemui. Apalagi di bulan puasa ini, saat waktu makan hanya dua kali saat sahur dan berbuka pemilihan makanan harus lebih cermat agar tubuh tetap ternutrisi.

Nutrisi yang diperlukan oleh tubuh sangat beragam. Karena tidak ada satu jenis makanan saja yang bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi itu. Perlu lebih cermat memilih jenis makanan khususnya di bulan puasa ini. Meskipun makan sahur disunahkan, tapi sebaiknya jangan sampai dilewatkan. Makan sahur memberikan energi untuk Anda selama sehari penuh.

Makan sahur juga menjaga metabolisme tubuh tetap dalam kondisi normal. Selama puasa, makanlah makanan sumber ‘karbohidrat kompleks’ seperti oatmeal, semolina, lentil, kacang-kacangan, biji-bijian. Hal ini untuk menjaga lambung tetap dalam kondisi kenyang karena makanan dicerna lebih lambat.

Selain makanan ‘karbohidrat kompleks’, makanan dengan berserat tinggi juga baik untuk dikonsumsi. Agar Anda terhindar dari konstipasi atau sembelit selama bulan puasa. Sayuran hijau serta buah-buahan adalah pilihan yang paling tepat. Tidak hanya serat, tapi vitamin dan mineral juga tercukupi.

Selama berpuasa, baik sahur dan berbuka hindari makanan yang mengandung lemak dan rasa pedas. Selain bisa meningkatkan kolesterol darah, makanan lemak dan pedas bisa mengganggu pencernaan. Minumlah air putih yang banyak, antara waktu berbuka sampai menjelang tidur serta selama sahur. Selingi dengan minum jus buah tentunya tanpa menggunakan gula agar manfaatnya bisa Anda rasakan.

Dijelaskan Dika, di Awal Bros Panam menyediakan menu healthy food for healthy life dan bisa  pesan antar atau jemput sendiri. Dan sebelum memesan makanan harus dilakukan. konsultasi gizi terlebih dahulu. Menu diet yang diberikan tanpa gula, rendah garam, rendah karbohidrat, tinggi vitamin, protein dan mineral. ‘’Bagi yang ingin memesan menu sehat gizi berimbang, bisa menghubungi nomor telepon 0823 8510 0700. Menu sehat yang kami sajikan menggunakan minyak sayur dan minyak jagung sehingga lebih sehat untuk menumis dan lebih banyak makanan direbus dan dipanggang,’’ katanya lagi.

Pada kesempatan itu, Dika pun memberikan penjelasan beragam menu yang disajikan yakni

menu 1

(kalori: 412,5 kkal, KH: 44 gr, P: 15 gr, L: 18 gr) berupa macaroni, sapi lada hitam, oseng tempe sayur, jus sirsak + buah naga.

Menu 2

(kalori: 437,5 kkal, KH: 44 gr, P: 22 gr, L: 17 gr) berupa baked cassava, asam pedas ikan patin, cah labu siam wortel, schhotel tahu, salad buah.

Menu 3

(kalori: 437,5 kkal, KH: 44 gr, P: 22 gr, L: 18 gr) berupa nasi merah, telur gulung, sop tahu sayur, sambal kecap, buah potong.

Menu 4

(kalori: 437,5 kkal, KH: 37 gr, P: 17 gr, L: 21,5 gr) berupa baked potatos, ikan bakar, tumis bayam, jus nenas + sawi.

Menu 5

(kalori: 437.5 kkal, KH: 56 gr, P: 22 gr, L: 12 gr) berupa spaghetti ayam + kacang polong, setup sayuran, es buah.

Menu 6

berupa chicken wrap, salad sayuran, jus jambu biji.

Menu 7

(kalori: 412,5 kkal, KH: 37 gr, P: 17 gr, L: 19 gr) berupa jagung manis, pepes ikan, tumis sayuran, sambal kecap, buah potong.

Manu 8

(kalori : 412,5 kkal, KH: 49 gr, P: 17 gr, L : 14 gr) berupa nasi putih, ayam bakar, tumis bunga kol wortel, jus sirsak pokat. Menu 9

(kalori: 462.5 kkal, KH: 63 gr, P: 20 gr, L: 13 gr) berupa ubi merah tumbuk, omlet putih telur tahu, sate sayuran brokoli wortel, rujak buah.

Menu 10

(kalori: 412,5 kkal, KH: 37 gr, P: 17 gr, L: 19 gr) berupa mash potato, steak ikan tuna, tumis kangkung + toge, sate buah.

Menu 11

(kalori : 412.5 kkal, KH: 44 gr, P: 15 gr, L: 17.5 gr) berupa kentang rebus, asam pedas ikan patin tempe, urap sayuran, jus melon pokat. Menu 12 (kalori : 420.8 kkal, KH: 62.3 gr, P: 18.3 gr, L: 9 gr) berupa ubi merah rebus, ikan mila bakar, sayur asem, buah potong.

‘’Tapi sebelum menu ini diberikan, kami juga harus tahu tujuan menu yang diminta. Tidak hanya itu, menu ini diberikan sesuai dengan rekomendasi dokter atau ahli gizi sehingga makanan yang dimakan benar-benar bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan. Penentuan jumlah kalori ini tetap memperhatikan tinggi dan berat badan. Siapapun boleh memesan menu sehat ini, bahkan saat sahur maupun berbuka’ tutup Dika.

 

 

(Dipublikasi oleh Riau Pos)

PEKANBARU (RP) – Tidak memiliki keluhan, kesemutan, rasa sakit saat ingin berdiri dan duduk, sakit saat berjalan sebentar dan merasa mati rasa di satu sisi tubuh, tidak membuat kita terbebas dari penyakit sakit pinggang. Apalagi, kini nyeri pinggang merupakan keluhan yang paling umum dirasakan orang segala usia, dari remaja hingga lanjut usia.

Menurut Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Awal Bros Panam dr Maria Arasen Sp S kepada Riau Pos, Selasa (8/5) mengatakan, tidak semua sakit pinggang dapat disembuhkan menggunakan obat Nsaid. Malah penggunaan obat tersebut, bila di konsumsi lebih dari satu pekan, akan mengakibatkan tingginya tingkat resiko penyakit jantung sebesar 58 persen.

Fungsi punggung bagian bawah atau lumbar adalah untuk menompang tubuh, bergerak, dan melindungi jaringan. Karena itu, keluhan sakit pinggang bagian belakang yang muncul dengan intens akan membuat penderitanya sulit beraktivitas. Apalagi, dengan tulang pinggang belakang yang sehat, kita dapat melakukan segala aktifitas tanpa harus merasakan rasa sakit yang teramat mencengkram.

Mencegah memang lebih baik daripada mengobati, itu sebabnya Rumah Sakit Awal Bros Panam menggunakan tekhnik pengobatan terbaru dengan menggunakan Fluoroskopi. Fluoroskopi merupakan tindakan pencitraan medis yang digunakan oleh dokter untuk mengambil gambar dari organ tubuh tertentu dan untuk melihat video pergerakan berbagai bagian tubuh di layar fluoresen secara langsung. “Penggunaan metode teranyar ini sangat aman, karena dapat langsung mengobati ke pusat penyakit, tanpa harus melakukan tindakan operasi,” tegasnya.

Selain itu, banyak cara ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka mengatasi dan mencegah terjadinya sakit pinggang, di antaranya.

  1. Rutin memeriksakan Kesehatan, hal ini perlu dilakukan minimal 6 bulan sekali, hal diperuntukkan agar seseorang dapat selalu mengetahui kondisi kesehatannya sehingga bisa sedini mungkin menjaga atau mencegah bahkan mengobati suatu penyakit tak terkecuali sakit pinggang yang tentunya dapat menyerang dikemudian hari. Ini juga berlaku bagi mereka yang telah mengalami sakit pinggang, memeriksakan kepada tim medis adalah cara terbaik yang harus dilakukan agar mendapatkan penanganan medis untuk mengatasi sakit pinggang yang sudah terlanjur diderita.
  2. Melakukan kompresan menggunakan es, hal ini dapat dilakukam saat rasa sakit pada pinggang sebelah kanan, ada baiknya untuk menghentikan dulu aktivitas yang sedang dilakukan. Tempelkan kompresan dingin hingga 20 menit di bagian pinggang yang terasa sakit guna meredakan pembengkakan. Setelah itu anda bisa merendam tubuh atau mandi dengan air hangat yang berguna melepas ketegangan urat di pinggang.
  3. Tidak merokok, hal ini sangat baik karena zat-zat racun yang terkandung pada rokok dapat menyebabkan melemahnya saraf dan jaringan pada tubuh.
  4. Banyak minum air putih, karena sakit pinggang ada kaitannya erat dengan sakit ginjal, maka ada baiknya anda bisa mencegahnya dengan minum banyak air putih. Sakit ginjal termasuk di dalam bahaya akibat kurang minum air putih, jadi penuhi kebutuhan asupan cairan tubuh dengan baik. Minum 8 hingga 12 gelas air putih dalam sehari secara rutin juga bakal menghindarkan kita dari bahaya dehidrasi. (cr2)

 

(Diterbitkan Riau Pos)

TIDAK memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes,batu ginjal, infeksi ginjal, tabrakan atau riwayat keluarga yang mengidap gagal  ginjal, bukan berarti kita abai terhadap kesehatan ginjal. Sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal yang merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh Anda.

Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Awal Bros Panam dr Mohd Bhukkar Adil Sjam SpPD kepada Riau Pos, Rabu (2/5) makan sehat, olahraga teratur dan mengontrol berat badan  adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal. Namun, pada intinya ginjal yang sehat seperti tubuh yang sehat.

Ginjal adalah salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Berkat kinerjanya, tubuh mampu membuang limbah yang tak berguna lagi bagi kita. Perannya juga besar dalam mengendalikan tekanan darah, menyerap nutrisi, maupun menjaga keseimbangan kadar air da

lam tubuh. Inilah alasan mengapa penting bagi kita untuk menjaga fungsi ginjal agar tetap sehat.

Gangguan pada pembuang limbah ini sangat sulit disadari dan dideteksi. Meski sudah kehilangan sebagian besar keefektifannya, kerusakan pada salah satu ginjal tetap berpotensi tidak menunjukkan gejala.

Minimnya gejala pada gangguan ginjal menyebabkan banyak orang lengah karena merasa baik-baik saja. Padahal mereka ternyata mengalami gangguan serius pada ginjal dan membutuhkan pengobatan tertentu. Alangkah baiknya jika kita bisa menghindari gangguan ginjal ini sejak awal. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati.

‘’Kita mungkin tidak merasakan apa-apa sampai penyakit ginjal sudah berkembang menjadi lebih parah. Tes darah dan urin adalah satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda memiliki penyakit ginjal. Tes darah memeriksa tingkat glomerular filtration (GFR) Anda, yang menunjukkan seberapa baik ginjal Anda menyaring. Tes urin memeriksa protein dalam urin Anda,’’ ujar dr Bhukkar.

Beberapa gejala dan penyakit yang muncul pada ginjal akan sangat berdampak buruk bagi kesehatan, dan dapat menyebabkan munculnya penyakit lainnya. Karena itu, organ satu ini wajib dijaga kesehatannya agar tetap berfungsi secara normal.

Semakin cepat tahu bahwa Anda memiliki penyakit ginjal, semakin cepat Anda bisa mendapatkan pengobatan untuk membantu keterlambatan atau mencegah gagal ginjal. Perawatan mungkin termasuk menggunakan obat yang disebut inhibitor ACE atau ARB untuk mengelola tekanan darah tinggi dan menjaga ginjal Anda agar tetap sehat lebih lama. Mengobati penyakit ginjal juga dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Menjaga kesehatan  ginjal haruslah dimulai dari diri sendiri dan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pola hidup sehat, makanan dan lain sebagainya. Kesehatan ginjal dapat dijaga tanpa perlu menggunakan obat-obatan. Beberapa caranya antara lain :

  1. Berolahraga secara rutin

Olahraga secara rutin sangatlah bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda. selain dapat membakar kalori , olahraga juga dapat melancarkan aliran darah dan suplai oksigen yang dibutuhkan oleh organ-organ tubuh. Dengan kondisi tubuh yang sehat, maka beban ginjal tidak akan menjadi berat, dan dapat terhindar dari resiko penyakit pada organ ginjal.

 

  1. Mengontrol berat badan

Berat badan harus dikontrol agar beban ginjal tidak berlebihan. Berat badan yang tidak dikontrol biasanya merupakan akibat dari tingginya kandungan lemak pada tubuh. Lemak pada tubuh dapat menghambat kinerja ginjal. Selain itu biasanya berat badan berlebih juga memiliki hubungan erat dengan kondisi kesehatan yang memicu terjadinya gangguan pada ginjal, seperti  darah tinggi, kolesterol, diabetes.

 

  1. Rutin melakukan medical check up

Medical check up wajib hukumnya bagi anda agar dapat terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya adalah gangguan pada organ ginjal. Dengan melakukan medical check up, maka anda dapat mendeteksi secara dini apa yang terjadi pada organ-organ tubuh Anda, apakah berfungsi normal atau tidak. Check up yang dilakukan untuk ginjal bisa menggunakan test darah atau USG, jadi sangat mudah.

  1. Selalu mengawasi kandungan kolestrol dan tekanan darah

Kandungan kolestrol dan tekanan darah merupakan salah satu pemicu terjadinya penyakit-penyakit kronis lain, salah satunya adalah ginjal. Selalu perhatikan kondisi tekanan darah dan kolestrol, terutama bila Anda memiliki bakat darah tinggi dan kolestrol. Jangan pernah meremehkan kondisi darah tinggi dan kolestrol tinggi, karena akan berbahaya bagi Anda.

 

  1. Hentikan merokok dan mengonsumsi alkohol

Salah satu bahan konsumsi yang amat sangat berbahaya dan berdampak buruk bagi kesehatan. Konsumsi rokok dan alkohol yang berlebihan akan sangat-sangat mengganggu kerja ginjal, sehingga ginjal tidak akan berfungsi secara optimal, yang akan menyebabkan terjadinya gangguan ginjal. Selain ginjal, alkohol dan rokok juga dapat menyebabkan kanker, sesak nafas, infeksi pada organ tubuh, gangguan kehamilan.

 

  1. Perbanyak minum air putih

Air putih merupakan salah satu cairan yang dapat membantu menaikkan metabolism tubuh dan memantu melancarkan pencernaan. Dengan memperbanyak minum air putih, maka beban kerja ginjal pun akan terbantu, sehingga mengurangi terjadinya gangguan pada ginjal. Bahaya akibat kurang minum air putih salah satunya adalah kemungkinan terkena penyakit batu ginjal.

 

  1. Hindari penggunaan obat-obatan

Ketika merasakan sakit, seperti pusing yang sering terjadi, janganlah langsung meminum obat-obatan. Masuknya obat-obatan ke dalam tubuh akan sangat mengganggu kerja ginjal. Usahakan untuk mengonsumsi tanaman herbal, seperti  jahe, kunyit, lidah buaya dan tanaman obat lainnya.

(Diterbitkan oleh : Riau Pos)