Anak bermain di dalam maupun di luar rumah memiliki segudang manfaat, terutama untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak. Apa pentingnya mengajak mengajak anak bermain di luar? Dani Tri Astuti, M.Psi, CHt, Psi. – Psikolog Rumah Sakit Awal Bros Tangerang memberikan penjelasan mengenai alasan pentingnya memberi dukungan pada anak untuk bereksplorasi dengan dunia nyata. Berikut ini penjelasannya:

Manfaat Anak Bermain Bagi Kesehatan

Merangsang Panca Indera Anak. Mungkin Orang tua belum menyadari sepenuhnya bahwa bermain di alam bebas akan merangsang seluruh panca indera anak. Mata anak akan lebih sejuk dengan suguhan pemandangan alam yang kehijauan. Serunya lagi, ia mendengarkan suara-suara alam dan makhluk hidup lainnya, seperti suara burung dan air yang mengalir. Bermain di alam bebas juga akan memberikan si Kecil kenangan yang indah. Di sini, Orang tua dapat mengenalkan berbagai hal baru pada anak, misalnya aneka tumbuhan atau hewan yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

 

Manfaat Anak Bermain Lainnya

Mendapatkan Pengalaman Baru. Dengan bermain di luar, anak juga belajar bersosialisasi. Ia akan melihat anak-anak seusianya dan mungkin berinteraksi dengan mereka. Tentunya, inilah kesempatan yang mungkin tidak bisa ia peroleh di dalam rumah. Baiknya lagi, bermain di luar juga berdampak positif bagi pertumbuhan anak. Mereka bisa berlari, mengejar kupu-kupu, menghirup udara segar, dan mendapatkan paparan sinar matahari.

Sederhana Tapi Berkualitas. Terkadang mungkin Orang tua bingung memilih aktivitas di luar ruangan. Padahal, bagian terpenting adalah kualitas dari kegiatan tersebut. Berjalan di taman kota sembari menyaksikan keindahan lingkungan sekitar pun bisa menjadi kegiatan yang seru. Asalkan, Orang tua fokus memberi perhatian pada anak dengan mendengarkan ia berceloteh, atau bercerita. Meskipun sederhana, ia akan mendapatkan kegiatan positif yang menunjang tumbuh kembang anak.

Kesempatan Bereksplorasi Walau Dekat dari Rumah. Banyak area bermain yang bisa dimanfaatkan meski dekat dari rumah lho. Jika di lingkungan tempat tinggal Orang tua tidak ada area besar yang bisa digunakan untuk mengajak anak bermain, manfaatkan taman kota. Taman kecil pun bisa digunakan untuk bereksplorasi. Ajak si kecil berjalan kaki, berlari, melempar bola, atau mengamati berbagai aktivitas ada di sana. Hal ini tentu sangat baik untuk membantu mengoptimalkan perkembangan anak.

Mempererat Ikatan anak dengan Orang tua. Kehadiran Orang tua saat mendampingi anak bermain itu penting! Apalagi Orang tua juga harus mengawasinya dari berbagai faktor yang dijumpai di luar rumah, seperti lalu intas, hewan yang dapat menyengat atau menggigit, dan bahkan cuaca. Sebaiknya, pilih taman atau kebun kecil yang agak jauh dari lalu lalang kendaraan. Perhatian yang Anda berikan merupakan sebuah dukungan yang dibutuhkan anak, sehingga ia merasa semakin dekat dengan Orang tua. Kedekatan emosional tercipta dengan aktifitas yang dilakukan bersama.

“Dengan memberikan kebebasan anak untuk bereksplorasi maka anda membantu meningkatkan kepercayaan diri, kecerdasan, imajinasi, kreativitas dan melatih problem solving,” ujar Dani psikolog Rumah Sakit Awal Bros Tangerang yang kerap memberikan konseling pada anak dan keluarga.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Tangerang di 021 5575 8888. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi gambar oleh Senjuti Kundu

Kedekatan orang tua dan anak perlu dibangun bagaimana pun kondisinya. Dani Tri Astuti. M.Psi., CHt., Psi – psikolog dari Rumah Sakit Awal Bros Tangerang menjelaskan bahwa kedekatan anak dengan orang tua adalah pondasi penting bagi tumbuh kembang anak, pembentukan karakter anak dan mempengaruhi kecerdasan anak.

“Ikatan adalah tindakan yang indah dari seorang bayi dan orang tua yang benar-benar saling jatuh cinta. Tidak hanya ikatan menyenangkan, tetapi juga penting untuk kesehatan psikologis bayi Anda,”ujar psikolog Dani. Lingkungan yang penuh kasih menghasilkan kepercayaan diri, kepercayaan, dan keterampilan relasional pada bayi Anda. Kurangnya ikatan dapat menyebabkan masalah psikologis yang serius bagi anak Anda di masa depan.

Manfaat Kedekatan Orang Tua dan Anak

Orang tua perlu melakukan beberapa cara agar terjalin kedekatan dengan sang anak. Berikut ini tipsnya:

“Setiap waktu yang anda luangkan kepada anak, merupakan investasi yang bernilai besar untuk kesejahteraan anak anda”kata Dani, psikolog yang kerap menangani permasalahan anak dan keluarga ini. Kedekatan orang tua dengan anak adalah dasar yang penting bagi tumbuh kembang anak. kedekatan orang tua dan anak juga akan berguna dalam pembentukan karakter anak. Adalah tugas orangtua untuk tetap membangun kedekatan dengan anak-anaknya. Menciptakan hubungan emosi positif yang bermanfaat dan berdampak besar bagi anak.

Rumah Sakit Awal Bros Tangerang memiliki poli psikologi yang dapat membantu Anda dan keluarga memberikan pelayanan pemeriksaan dan konsultasi psikologi. Poli psikologi Rumah Sakit Awal Bros Tangerang membantu pasien dewasa, remaja maupun anak-anak maupun dewasa yang memerlukan support kejiwaan, kematangan emosi, kecerdasan intelektual, esmosional dan kepribadian sesuai level usia. Poli psikologi ini memberikan pelayanan konsultasi dan konseling dengan solusi yang didukung psikolog profesional dan berpengalaman.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Tangerang di 021 5575 8888. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi gambar oleh seabass creatives

Penyakit Tiroid menjelaskan mengenai Thyroid (tiroid) dan Pembedahan. Penyakit tiroid adalah masalah umum yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon tiroid dalam tubuh Anda. Masalah terjadi ketika kelenjar tiroid menjadi kurang aktif (hipotiroid) atau terlalu aktif (hipertiroid), menurut Abdul, Sp.B(k) – Dokter Spesialis Bedah konsultan Onkologi dari Rumah Sakit Awal Bros Tangerang.

Kelenjar paratiroid yang juga merupakan permasalahan tiroid berada di leher yang mana kelenjar ini berada bersamaan dengan adanya kelenjar tiroid. Kelenjar paratiroid sering disebut sebagai kelenjar anak gondok. Kelenjar paratiroid akan menghasilkan hormon paratiroid (parathormon). Kelenjar paratiroid terletak di posterior (belakang) lobus fungsi kelenjar tiroid. Bentuk/struktur kelenjar Paratiroid:

Selain itu Dokter – Dokter Spesialis Bedah konsultan Onkologi juga menerangkan mengenai Kanker Tiroid yaitu:

Penyakit Tiroid lainnya adalah Nodul tiroid. Nodul Tiroid adalah benjolan padat atau berisi air yang terbentuk dalam kelenjar tiroid. Benjolan ini dapat berupa tumor jinak atau kista, dan jumlahnya juga bisa lebih dari satu. Nodul tiroid jarang menyebabkan gejala, sehingga umumnya hanya terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan umum. Namun apabila nodul yang tumbuh berukuran besar, kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas atau menelan.Terkadang nodul tiroid dapat memproduksi hormon tiroksin sehingga menimbulkan gejala hipertiroidisme. Indikasi operasi pada nodul tiroid:

Pembedahan dan Terapi Penyakit Tiroid

Pembedahan:

Terapi hormon tiroid:

Jadi kesimpulannya pengetahuan dan pengenalan anatomi dari tiroid harus dipahami oleh ahli bedah, penanganan Nodul Tiroid yang dicurigai keganasan dengan pembedahan, pembedahan harus dilakukan dalam keadaan euthyroid.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Tangerang di 021 5575 8888. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi oleh Exclusive Vectors on Freepik

Kita perlu menjaga kesehatan saat ibadah haji karena hal tersebut sangat penting. Simak tips sehat saat haji berikut. Jika sehat, kita bisa menjalani rangkaian ibadah dengan lancar dan kondisi tubuh prima saat beradaptasi dengan cuaca panas Arab Saudi. Dokter Hendra Saputra, dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, mengatakan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji harus dipastikan calon jemaah mengetahui riwayat penyakitnya. Terlebih jemaah yang sudah berusia di atas 50 tahun. “Biasanya orang tua mempunyai riwayat penyakit hipertensi, diabetes, pengapuran di lutut,” kata dokter Hendra.

Karena itu dr. Hendra menyarankan calon jemaah sebaiknya mempersiapkan kondisi tubuh agar tetap fit. “Harusnya siapkan obat-obatan yang biasa dikonsumsi. Sebelum berangkat, calon jemaah biasanya medical check-up dulu,” kata dr. Hendra. Kondisi cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Indonesia. Di sana suhu bisa mencapai 39 derajat celsius, sedangkan di Indonesia hanya berkisar 27 derajat celsius. Oleh sebab itu para jemaah sangat beresiko mengalami dehidrasi akibat cuaca panas. “Harus banyak minum. Kebutuhan minum kita empat liter per hari. Kalau sudah di sana harus lebih sering minum. Sebaiknya pergi kemana pun harus bawa botol minum.”

Jika terjadi keluhan saat menjalankan rangkaian ibadah, dr. Hendra meminta para jemaah untuk segera melapor ke petugas medis. Jemaah berusia lanjut memerlukan pendampingan dari keluarga. “Obat–obatan juga harus komplit,” katanya mengingatkan.

Jemaah yang masih muda, sekitar 30 tahun, juga sama perlu membawa obat–obatan. Jika mempunyai riwayat penyakit asma, obat pereda asma mesti dibawa serta. Penderita alergi juga demikian. Karena reaksinya sangat cepat bila terkena pencetus alergi. Sehingga persiapan obat sangat penting. “Perubahan cuaca juga rentan penyakit demam, flu, batuk. Jadi harus dibawa obatnya,” jelasnya.

Selama ibadah haji kondisi fisik harus kuat. Karena itu, olahraga rutin sangat baik dilakukan sebelum berangkat. Bagi mereka yang lanjut usia bisa memilih olahraga jalan pagi 3 hingga 5 kali seminggu, selama 30 menit.

Untuk pola makan, makanan harus sehat dan seimbang. Makan tiga kali sehari dan snack dua kali sehari. Sebelum dan setelah makan, atau memegang benda. Dr. Hendra mengingatkan untuk selalu mencuci tangan, karena terdapat banyak kuman bersarang di telapak tangan kita.

Dua bulan sebelum berangkat, calon jemaah mendapatkan suntikan vaksin meningitis dua bulan. “Untuk mencegah terkena bakteri atau virus. Bila terkena, bisa menyebabkan peradangan selaput otak,” kata dr. Hendra.

Tips Sehat Saat Haji

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi gambar oleh طفاف ابوماجدالسويدي 

Susah BAB (buang air besar) kerap dialami orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kurang minum dan makanan berserat jadi penyebabnya. Waspada jika tiga hari tidak bisa ke belakang. Menurut dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam dr. Maria Bintang Panggabean, seseorang disebut mengalami konstipasi jika tidak BAB lebih dari tiga hari. Banyak yang mengira BAB keras saat puasa itu konstipasi. Namun hal itu terjadi akibat kekurangan cairan. “Di waktu puasa kita tak konsumsi cairan mulai pukul 05.00 hingga pukul 18.00. Lebih kurang 14 jam,” kata dokter tersebut.

Mencegah Susah BAB Saat Puasa

Untuk mensiasatinya dengan minum air putih saat sahur, berbuka, dan menjelang tidur. Dalam sehari tersebut, dianjurkan konsumsi tiga liter air putih. “Saat bangun tidur sahur 500 ml, sahur 500 ml, buka puasa 500 ml, setelah buka puasa 500 ml, dan menjelang tidur usahakan 1 liter,” terangnya. Saat puasa, kebanyakan orang minum sedikit air. Bahkan ketika berbuka, minuman manis yang dipilih. Air putih dilupakan. Kekurangan konsumsi buah dan sayur juga menyebabkan BAB keras atau konstipasi.

Dokter Maria menganggap normal seseorang yang BAB dua hari sekali. Namun yang dikahwatirkan adalah, bila kondisi tersebut terjadi hingga tujuh hari. Jika demikian, dr. Maria menyarankan untuks segera memeriksakan ke dokter, karena ditakutkan ada penyakit lain selain konstipasi, misalnya gangguan usus bukan karena dehidrasi.

Mengatasi Susah BAB

Bila mengalami sembelit, jangan dipaksa mengejan. Karena mengakibatkan keluar penyakit lain, seperti ambeien. Jika tak merasa mulas, lebih baik jangan dipaksa,” katanya. Obat pencahar tanpa resep dokter juga tidak disarankan, karena tidak baik untuk usus. Mengonsumsi  pencahar, secara berlebihan dapat mengganggu usus. Akibatnya bisa diare sehingga kondisi dehidrasi akan semakin parah. Kurang beraktivitas juga menyebabkan konstipasi. Karena usus lebih lambat bekerja dan membuat pembentukan veses lebih lama. “Saat puasa kita malas beregrak. Jadi olahraga yang tidak menguras tenaga, bisa jalan kaki 10 sampai 15 menit. Lebih mempengaruhi kerja usus lebih bagus,” ucapnya.

Menurut dr. Maria, makanan yang bisa menyebabkan kosntipasi hampir tidak ada, namun saat puasa, konsimsi sayur dan buah harus seimbang, minuman kopi seharusnya dihindari. “Kopi berpengaruh ke cairan. Kalalu kita minum kopi, sahur harus anyak konsumsi air. Karena kopi menyerap air. Lebih baik tidak usah minum kopi,” katanya. Buah yang disarankan adalah, semangka atau melon karena mengandung banyak air. “Sayuran hijau rata -rata mengandung banyak mineral tinggi,” jelasnya.

Bagi yang hamil, sembelit kebanyakan terjadi karena saluran reproduksi menekan saluran pencernaan atau usus. “Kebanyakan ibu hamil ketika BAB takut mengejan,” kata dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi oleh freepik exclusive vectors

Pilek dan flu (penyakit influenza) merupakan gangguan kesehatan yang membuat tubuh tidak merasa nyaman. Selain mengakibatkan bersin–bersin, kepala pusing, demam, meriang, hidung seperti tersumbat dan yang paling mengganggu adalah cairan lendir yang keluar dari dalam hidung membuat kita susah bernafas. Serangan pilek dan flu ini biasanya datang pada saat pergantian musim atau cuaca. Pilek adalah gejala yang timbul karena influenza atau yang biasa lebih dikenal dengan nama Flu dan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari family orthomyxoviridae. Pilek bukan hanya menyerang manusia tapi juga binatang.

Menurut dr. Aditya Wicaksono, SpTHT-KL dokter spesialis THT Rumah Sakit Awal Bros Batam menjelaskan, hidup sehat pada dasarnya adalah cara yang tepat untuk menghindari sakit. Penyakit influenza bisa dialami siapa saja, virus ini bisa saja menyerang seseorang yang tadinya dalam kondisi sehat. Namun karena daya tahan tubuhnya dalam kondisi yang tidak baik, inilah yang menyebabkan seseorang bisa saja terserang flu.

Penyebab Penyakit Influenza

Dokter spesialis THT ini menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena penyakit influenza ini. Pertama adalah dengan membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan benar. Banyak orang tidak mencuci tangan mereka dengan benar. Cuci tangan sebanyaknya sepuluh kali sehari adalah salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah datangnya virus penyebab flu. Namun masih banyak orang yang tidak segera mencuci tangannya kurang dari 15 detik, padahal para ahli menganjurkan untuk mencuci tangan setidaknya 20 detik atau lebih. “Yang benar adalah dengan menggosok seluruh permukaan tangan antara jari dan pastikan tangan benar benar kering setelahnya.

Matikan keran dan lampu kamar mandi serta membuka pintu dengan tisu untuk menjaga tangan tetap bersih. Trik ini perlu dipraktekkan,” jelas dokter Aditya. Penyebab kedua yang mungkin bisa terjadi adalah olahraga yang terlalu sering. Kebiasaan berolahraga
dalam jumlah yang berlebihan justru akan melemahkan sistem kekebalan tubuh kita. Pusat latihan kebugaran merupakan tempat yang banyak mengandung kuman mulai dari treadmill dan alat–alat fitness yang penuh keringat, bangku, ruang ganti dan mungkin saja di tas yang anda bawa pulang sudah ada kuman yang menempel.

Namun ini tidak berari harus berhenti berolahraga. Untuk menjaga diri dari serangan virus, lap terlebih dahulu mesin dan alat–alat fitness yang ingin anda gunakan, jangan lupa untuk cuci tangan,” jelasnya lagi.  Hal selanjutnya yang perlu dihindari adalah merokok. Merokok dapat melemahkan fungsi bulu–bulu halus dalam hidung untuk menyaring udara ke paru–paru sehingga kuman akan terperangkap dan masuk ke paru–paru. “Perokok kronis selalu jauh lebih rentan terhadap infeksi pernafasan. Mereka telah merusak paru–paru, sehingga mereka lebih rentan terhadap penyakit,” kata dokter spesialis THT tersebut.

Cegah Penyakit Influenza

Penggunaan masker wajah yang salah adalah pemicu terserangnya virus Influenza. Sejak September 2012 lalu masker wajah tidak dianjurkan lagi untuk digunakan di dalam rumah dan lingkungan pekerjaan. Namun masih banyak yang menggunakannya terutama jika mereka berada dalam kondisi flu berat atau karena sehari hari berhadapan dengan orang sakit. Masker adalah sarang virus. Pastikan memakai dan membuangnya dengan benar. Jangan sampai menyentuh bagian depan yang paling mungkin terkontaminasi virus. Setelah itu, pastikan anda selalu cuci tangan dengan benar hingga bersih.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi oleh Evening Tao

Pada dasarnya, memiliki asam urat di tubuh adalah hal yang normal normal. Namun, ketika menjadi penyakit, asam urat tidaklah mudah dideteksi, sehingga untuk mengatasi asam urat tidaklah mudah.

Asam urat adalah penyakit khas di persendian. Di mana, kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Ani Yeo, SpPD mengatakan kadar normal asam urat dalam darah 7,0 sampai 7,2 miligram perdesiliter (mg/dl) bagi laki – laki, dan 5,7 sampai 6,7 mg/dl pada perempuan. Dalam keadaan yang melebihi normal itu, maka terbentuklah kristal monosodium urat yang mengendap di sendi.

“Hal ini yang menyebabkan timbulnya nyeri sendi dan pembengkakan”, ujar dr. Ani. Namun, kebanyakan orang salah kaprah dengan gejala tersebut. Penyakit ini kerap disamakan dengan rematik. Padahal rematik merupakan istilah umum untuk menggambarkan rasa sakit persendian atau otot yang mengalami peradangan. Sedangkan penyakit asam urat hanya salah satu penyebab nyeri pada persendian.

“Banyak orang mengira apabila kadar asam urat di dalam darah tinggi (hiperurisemia), maka akan terkena gout. Hal ini belum tentu. Karena hanya sekitar 1/3 penderita hiperurisemia yang mengalami gout itu,” terang dr. Ani.

Pada gejalanya, rasa nyeri dan pembengkakan yang dirasakan penderita disebabkan terjadinya tusukan kristal–kristal tajam di sekitar sendi yang terbentuk akibat penumpukan zat asam urat. “Dominannya, didukung oleh faktor genetik dan makanan yang dikonsumsi,” terangnya.

Dalam istilah gout yang disebut penyakit para raja, lanjut dr. Ani, karena mudah menyerang bagi orang–orang yang dapat mengkonsumsi makanan dengan bebas. Misalnya, senang mengkonsumsi makanan dengan bebas. Misalnya, senang mengkonsumsi daging merah, hidangan laut, jeroan, bahkan minuman beralkohol yang dominan menjadi gaya hidup para raja dan orang berkedudukan tinggi ataupun kaya. Dan umumnya dilakukan oleh pria, yang juga mendominasi terserang gout.

Di samping itu, memiliki riwayat penyakit lain yang berkolaborasi dengan asam urat sangat berpotensi pada kematian. “Penyakit rawan itu diantaranya bagi mereka yang menderita obesitas, diabetes, hipertensi, atau penyakit ginjal kronik,” sebutnya.

Gejala Asam Urat

Dr. Ani memaparkan, seseorang yang menderita gout akan mengalami gejala nyeri yang tak tertahankan hingga mengganggu aktivitas normal. Sering kali penderita penyakit ini kesulitan untuk berjalan akibat rasa sakit yang sangat mengganggu. Dan itu dapat muncul kapan saja, tanpa terduga. Rasa nyeri berkembang dengan cepat dalam tempo yang singkat. Setelah itu, disertai dengan pembengkakan, sensasi panas, serta kemunculan warna kemerahan pada kulit yang melapisi sendi.

“Serangan penyakit asam urat bisa berlangsung dalam kurun 3-10 hari,” jelasnya. Saat gejala merada dan bengkak mengempis, kulit di sekitar sendi yang kena akan tampak bersisik, terkelupas, dan terasa gatal. Meski serangan bisa reda dengan sendirinya, namun kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pengobatan harus tetap dilakukan agar mencegah risiko kambuh dengan tingkat keparahan gejala yang meningkat, seperti kerusakan permanen pada sendi. “Untuk penanganannya, hanya berfungsi meringankan gejala dan mencegah serangan terulang kembali. Bukan untuk menyembuhkan,” tegas dr. Ani.

Pemeriksaan untuk Asam Urat

Sebagai diagnosis awal, penyakit ini harus ditangani dokter yang berkompeten di bidangnya. “Harus didiagnosis dokter langsung, tidak bisa hanya dengan pengecekan darah yang biasa dibuka di tempat-tempat umum,” ujarnya.

Pasalnya pemeriksaan atau tes untuk memastikan adanya kristal–kristal natrium urat pada persendian itu harus dilakukan dengan pengambilan darah pada orang yang melaksanakan puasa dalam waktu 10 jam. “Baru hasilnya akurat, tidak bisa instan,” ucap dr. Ani.

Dari hasil tes itu, sang dokter juga perlu melihat riwayat penyakit lain yang diderita pasien. Jika menunjukkan kadar asam urat dalam darah di atas 9 sampai 10 mg/dl namun tidak memiliki riwayat penyakit beresiko, maka penanganannya dapat dibantu dengan obat-obat standar.

“Tapi jika sebaiknya, kadar asam urat berkisar normal tapi pola hidupnya yang tidak sehat hingga menimbulkan riwayat penyakit lainnya,  maka perlu dilakukan terapi, obat anti peradangan , hingga perubahan pola hidup yang lebih baik,” jelasnya.

Dalam hal ini, disarankan penderita gout untuk melakukan diet rendah purin yang merupakan protein dari golongan nucleoprotein. Karena, peningkatan produksi asam urat berasal dari makanan yang banyak mengandung protein yang akhirnya peningkatan pembentukan purrin pada penyakit tertentu.

HARUS TAHU

1. Kadar purin makanan normal sehari dapat mencapai 600 – 1000 mg, sedangkan diet rendah purin hanya mengandung 120 – 150 mg purin.
2. Batasi konsumsi lemak yang menghambat pengeluaran asam urat seperti, sarden, jeroan, daging merah, dan alkohol.
3. Konsumsi karbohidrat tinggi dan banyak minuman cairan pendorong keluarnya asam urat.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

ilustrasi oleh whatwolf

Kata-kata “hati-hati obesitas,” sering terdengar saat Idul Fitri sebab hari tersebut memperingati hari kemenangan setelah berpuasa satu bulan penuh. Makan sajian nikmat pada hari lebaran, seperti ketupat, rendang, opor, kue kering dan masih banyak lagi adalah hal yang normal. Namun jangan terbuai dengan menu nikmat lebaran ini terlebih lagi apabila pola makan tidak diatur dan dikontrol karena tanpa diduga, berat badan akan bertambah tanpa disadari, dengan kata lain kita bisa menjadi obesitas atau kelebihan berat badan.

Apa itu Obesitas?

Obesitas akhir-akhir ini semakin sering terdengar. Betapa tidak, jika dilihat dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013 jumlah orang gemuk di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan data mencatat bahwa Indonesia berada pada peringkat 10 negara kelebihan berat badan atau obesitas terbanyak.

Kondisi ini merupakan kondisi berlebihnya lemak tubuh sehingga terjadi kelebihan berat badan. Begitu tingginya angka penderita dan banyaknya komplikasi kesehatan yang ditimbulkan, membuat obesitas masuk ke dalam kategori penyakit.

 

Bahaya Obesitas

Kelebihan berat badan sebaiknya dihindari karena bisa membahayakan tubuh. Selain mengarah kepada penampilan, seseorang yang menderita kelebihan berat badan memiliki risiko mudah terkena penyakit lainnya seperti diabetes tipe 2, darah tinggi, kolesterol, asam urat, osteoatritis atau peradangan sendi. Kondisi ini juga bisa memicu terjadinya serangan jantung dan gangguan pernafasan. Tidak hanya itu obesitas bisa megakibatkan serangan stroke, gangguan kesuburan, hingga depresi.

 

Penyebab Obesitas

Pola makan yang tidak benar merupakan penyebab terjadinya obesitas. Apalagi di masa saat ini begitu banyak makanan yang mengandung tinggi lemak dan garam. Begitu pula makanan yang manis-manis dan berkarbohidrat tinggi. Ketika asupan kalori yang kita makan jauh lebih besar daripada yang keluar di situlah berpotensi terjadi obesitas.

Berdasarkan hasil riset kesehatan, Indonesia memang mengalami peningkatan prevalensi kelebihan berat badan hingga hampir 30 persen, tidak jauh berbeda dengan angka prevalansi dunia. Riau merupakan salah satu provinsi dengan angka penderita obesitas yang tinggi.

 

Deteksi Obesitas

Untuk mengetahui seseorang menderita obesitas atau tidak sebaiknya dengan pemeriksaan komposisi tubuh. Pengukuran komposisi tubuh dapat dilakukan dengan menggunakan timbangan komposisi tubuh. Alat ini bekerja untuk menghitung kadar lemak tubuh, kandungan otot, tulang, kadar air hingga usia sel metabolik.

Namun ketika timbangan komposisi tubuh tidak ada, cara yang mendekati adalah melalui perhitungan indeks massa tubuh (IMT), di mana berat badan (dalam kilogram) dibagi dengan kuadrat  tinggi badan dalam satuan meter. Hasil penghitungan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kelompok. Jika indeksnya  di bawah 18,5 , artinya berat badan kurang , 18,5-22,9 berat badan ideal, 23-24,9 berat badan lebih (overweight), 25-29,9 obesitas derajat 1, di atas 30 masuk dalam kategori obesitas derajat 2. Misalnya berat badan 70 kg, lalu tinggi badan 170 cm (1,70 meter). Maka indeks massa badan adalah 70/(1,7×1,7) = 24,22. Dari angka tersebut, masuk ke kategori berat badan berlebih (overweight).

Pengaturan pola makan yang sehat diperlukan bagi penderita obesitas. Sangat disarankan agar seseorang tidak sembarangan melakukan diet karena salah justru bisa mendatangkan kerugian bagi tubuh. Tidak jarang seseorang karena mau mengurangi berat badan dia melakukan diet yang salah. Contohnya tidak makan di saat jam makan (skipping meal), tidak mengonsumsi jenis makanan tertentu padahal asupan itu diperlukan oleh tubuhnya sehingga malah menimbulkan masalah baru.

Pemeriksaan obesitas tidak selalu baru dilakukan ketika seseorang menderita penyakit karena obesitas. Ibarat pepatah yang mengatakan mencegah lebih baik daripada mengobati maka pemeriksaan kesehatan bisa saja dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang mengalami obesitas atau tidak dan melakukan terapi sebelum penyakit lain bermunculan.

 

Penanganan Obesitas

Untuk penanganan penderita, biasanya dilakukan treatment dan edukasi dalam penyusunan pola makanan dan asupan kalorinya. Tetapi dalam kondisi tertentu ada juga pasien yang diberikan obat. Dalam hal treatment memang semuanya akhirnya berpulang dari pasien apakah mau memenuhi penyusunan pola makan yang diberikan atau tidak. Biasanya pasien menuruti anjuran dari dokter.

Ada kalanya diet yang salah mengakibatkan terjadi apa yang dinamakan sebagai sindrom yoyo, ibarat bermain yoyo yang naik dan turun. Seseorang yang memutuskan diet ketat dengan cara mengurangi asupan makanan secara drastis bisa saja  tidak lama kemudian justru berat badannya naik lagi dan akan sulit menurunkannya.

Untuk menghindari obesitas, disarankan untuk tidak berlebihan mengkonsumsi makanan yang manis-manis, makanan berminyak terutama lemak jenuh, sebaliknya tingkatkan asupan makanan kaya serat seperti dari buah, sayur, kacang-kacangan, serta gandum utuh. Jika merasa harus diet, datanglah ke dokter agar dapat konsultasi untuk mengetahui komposisi tubuh, berapa  yang akan dikurangi secara bertahap dan apa saja yang perlu dilakukan untuk mendukung diet tersebut.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Pekanbaru di +62 811-7510-599 atau 0761 47 333. Semoga bermanfaat.

Narasumber:
dr. Imelda Goretti, M.Gizi, SpGK
Dokter Spesialis Gizi Klinik

Ilustrasi oleh yanalya

Hanya dalam hitungan beberapa hari lagi bulan Ramadhan akan segera berlalu. Hari Raya Idul Fitri atau lebaran pun sebentar lagi akan datang. Sudah menjadi tradisi sekaligus budaya bagi masyarakat di Indonesia untuk pulang ke kampung halaman (Mudik) saat menjelang Hari Raya Lebaran Idul Fitri.

Melalui tradisi mudik ini, masyarakat seperti bernostalgia dengan kenangan-kenangan semasa di kampung halaman sekaligus dijadikan ajang untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara di kampung.

Biasanya pemudik banyak yang memilih untuk mudik dengan moda transportasi darat, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan umum. Tak sedikit juga dari para pemudik yang bakal menempuh jarak perjalanan dengan waktu yang lumayan lama, antara belasan hingga puluhan jam. Tentu saja dalam hal ini, pemudik harus mempersiapkan diri secara baik sebelum melakukan keberangkatan. Salah satu hal yang mesti dilakukan adalah menjaga kondisi badan tetap sehat dan fit hingga sampai di kampung halaman.

Untuk itu, Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, dr. Hendra Asputra, SpPD akan memberikan tips menjaga kesehatan saat mudik. Beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh para pemudik agar kondisi kesehatannya tetap terjaga dan prima.

Tips sehat selama mudik:

  1. Sahur dengan porsi makanan dan minuman yang seimbang. Pemudik harus lebih ekstra dalam menjaga asupan makanannya. Semuanya harus tercukupi, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin, semua harus seimbang.
  2. Pentingnya minum air putih yang banyak 2 hingga 3 liter sehari dan juga mengonsumsi buah-buahan sebagai asupan energi dan guna mencukupi kebutuhan vitamin dalam tubuh.
  3. Membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Selain kita bisa mengatur sendiri seperti apa asupan makanan yang dibutuhkan, kita juga akan terhindar dari potensi makanan atau minuman yang dijual di tempat makan yang kita temukan di jalan di mana belum tentu terjamin kebersihan.
  4. Usahakan untuk istirahat setiap 4 jam sekali untuk kembali membuat tubuh fresh kembali.
  5. Melakukan olah raga kecil yang bertujuan untuk melenturkan kembali otot-otot atau saraf yang tegang lantaran berlama-lama berkendara di jalanan.
  6. Pemudik juga dapat mengonsumsi tambahan multivitamin tertentu jika diperlukan untuk menambah imunitas tubuh. Namun usahakan tetap mengonsumsi asupan vitamin alami, misalnya dari buah-buahan dan sayuran.
  7. Pemudik harus mengetahui di mana lokasi untuk mendapatkan fasilitas kesehatan terdekat, seperti klinik, rumah sakit, puskesmas, dan lain-lain. Jangan lupa membawa resep atau contoh obat dari dokter untuk berjaga-jaga kalau penyakitnya kambuh atau obatnya habis.
  8. Para pemudik juga disarankan untuk dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatannya sebelum melakukan perjalanan mudik. Hal ini untuk mengetahui seperti apa status kesehatannya.
  9. Yang tak kalah pentingnya yang harus diwaspadai adalah kondisi cuaca ekstrim dan terkadang suka berubah-ubah tak menentu. Maka perlu menyiapkan jaket tebal, mantel hujan, dan juga obat-obatan yang dibutuhkan jika sewaktu-waktu kondisi tubuh kita turun.
  10. Selama mudik usahakan juga untuk menghindari diri dari begadang hingga larut malam.

Hal yang harus diperhatikan untuk pemudik yang memiliki riwayat penyakit tertentu:

  1. Pemudik yang memiliki riwayat penyakit tertentu seperti hipertensi, diabetes, asma, dan lain-lain, disarankan melakukan persiapan obat-obatan yang dibutuhkan, dan juga menjaga pola makan.
  2. Untuk penderita hipertensi disarankan agar menjauhi makanan yang banyak mengandung lemak dan garam.
  3. Untuk penderita diabetes hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi, misalnya minuman ringan (soft drink), manisan, dan lain-lain.
  4. Pemudik juga harus memahami seperti apa kondisi di kampung halamannya. Misalnya penderita asma, kalau di tempat dingin biasanya akan cepat kambuh penyakit. Ini juga harus diwaspadai. Persiapkan obat-obatan dan segala sesuatunya yang diperlukan. Jangan lupa konsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan awal apabila penyakit tersebut kambuh.

Nah, sekarang sudah tahu apa saja yang perlu diperhatikan sebelum berangkat mudik ke kampung halaman. Semoga selamat sampai tujuan. (ATQ)

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Pekanbaru di +62 811-7510-599 atau 0761 47 333. Semoga bermanfaat.

Narasumber dr. Hendra Asputra, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Awal Bros Pekanbaru

Ilustrasi gambar: Freepik

Kemarin 25 April adalah Hari Malaria Sedunia. Kepulauan Riau termasuk daerah endemis Malaria meski jumlah kasusnya tidak tinggi. Oleh sebab itu, penting untuk memahami cara penularan dan pencegahannya.

Selain demam berdarah, malaria juga penyakit yang ditularkan melalui perantara nyamuk, namun jenis nyamuknya berbeda. Penyakit ini ditularkan nyamuk Anopheles, sedangkan demam berdarah disebabkan gigitan nyamuk Aides Aegypti, . Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan parasit yang ditransfer oleh nyamuk yang terinfeksi. Parasit tersebut merupakan plasmodium. Orang yang telah terinfeksi akan mengalami gejala seperti sakit kepala, mual, muntah, badan lemas, dan sakit otot. Biasanya gejala akan timbul 10 sampai 15 hari setelah digigit nyamuk.

Penularan penyakit malaria

“Penyakit infeksi masuknya bisa karena kuman jamur yang menimbulkan reaksi tubuh. Penyebabnya dari parasit (plasmodium). Cara penularannya dari gigitan nyamuk Anopheles betina,” kata dokter Anna Maria dari Rumah Sakit Awal Bros Batam. Jika seseorang merasa demam selama dua hari, maka disebut malaria tertiana disebabkan plasmodium vivax dan plasmodium ovale. Jika mengalami demam setiap hari, disebut menderita malaria kuartana yang disebabkan plasmodium. Paling berat adalah malaria tropika, dengan gejala demam tidak beraturan, dan disebabkan oleh falciparum. Penyakit ini bisa membuat seseorang meninggal dunia, sebab infeksi terjadi sampai ke otak hingga mengalami kejang–kejang dan tidak sadarkan diri.

Plasmodium terdapat di dalam air liur nyamuk, kemudian masuk ke dalam darah manusia saat nyamuk menggigit. Selanjutnya plasmodium dari dalam darah akan mengalir ke hati dan berubah menjadi plasmodium dewasa atau merozoite. Merozoite akan berkembang biak, lalu kembali masuk ke dalam darah.

“Jika kadernya banyak dapat membahayakan manusia dan membuat komplikasi ke organ tubuh,” kata dokter Anna. Seseorang yang didiagnosa penyakit ini akan diketahui melalui pemeriksaan darah. Dapat dilihat dari mikroskop, apakah terdapat plasmodium atau tidak. Bisa juga melalui pemeriksaan immunochromatographic test (ICT) malaria.

“Kalau ada keluhan demam, kemudian setelah dua hari membaik, sebaiknya periksa ke dokter. Apalagi habis dari berpergian ke daerah endemis. Batam, Kepualauan Riau (Kepri) juga termasuk daerah endemis,” kata dokter Rumah Sakit Awal Bros tersebut. Penyembuhannya tergantung dari pemeriksaan dari mikroskop atau ICT malaria. Dari hasil pemeriksaan tersebut barulah dokter menentukan terapi obat yang akan diberikan. “Pencegahannya, untuk di rumah harus dijaga kebersihannya. Jangan ada air yang tergenang. Kalau ada kolam renang, ganti airnya,” kata dokter Anna.

Untuk berkonsultasi mengenai masalah kesehatan dan mendapat informasi paket-paket Medical Check Up, Anda dapat menghubungi Customer Care RS Awal Bros Batam di +62 813 6431 7777 atau 0778-431777 ext 1991/1992. Semoga bermanfaat.

 

Diterbitkan oleh KORAN SINDO | HEALTH | HAL. 16 | 26 APRIL 2018
Ilustrasi gambar oleh Prakasit Khuansuwan