Gigi berlubang yang disebabkan sebuah infeksi pada struktur gigi (karies gigi) hampir menyerang setiap orang tanpa pandang usia. Jika sudah demikian, rasa sakit yang diderita juga tak karuan. Penting untuk mengenal karies gigi. Salah satu dokter spesialis gigi di Rumah Sakit Awal Bros Batam, drg. Dinda Dewi Artini, Sp.KG mengatakan, banyak pasien yang mengetahui terjadi karies gigi setelah rasa nyeri yang menyerang. ”Saat pasien melakukan pemeriksaan, baru tahu adanya gigi berlubang,” ujar dokter spesialis konservasi gigi itu. Ia menjelaskan, karies gigi disebabkan oleh sisa-sisa makanan dan gula yang menempel pada permukaan gigi yang berubah menjadi asam karena bakteri, sehingga merusak struktur gigi menjadi berlubang.

Kebiasaan buruk yang mengabaikan sisa-sisa makanan itulah yang kerap memicu karies gigi. “Mengkonsumsi makanan asam, manis, maupun asin secara bersamaan namun tidak langsung disikat, adalah sifat kebanyakan masyarakat kita. Selalu mengabaikan dengan menunda-nunda untuk menyikat gigi,” terangnya. Dinda yang merupakan lulusan spesialis konservasi gigi di Universitas Airlangga Surabaya itu memaparkan, gigi memiliki tiga lapisan. Lapisan terluar yang keras disebut enamel. Di dalamnya bagian tengah terdapat lapisan lagi yang disebut dentin. Lalu bagian dalam terdapat pulpa berisi pembuluh darah dan saraf. “Makin dalam lapisan yang terinfeksi bakteri, maka akan makin parah menimbulkan kerusakan gigi,” tegas dokter gigi tersebut.

Mengenal Karies Gigi: Gejala-Gejalanya

Tanda dan gejala awal karies gigi yang dapat dirasakan adalah, rasa ngilu apabila terkena rangsangan makanan atau minuman. Mengenal karies gigi dapat dimulai dengan melihat tanda ini. Sebaiknya, apabila ada tanda tersebut segera diperiksakan ke dokter gigi untuk dilakukan penambalan gigi agar karies tidak semakin besar. Apabila lubang gigi sudah terlanjur besar dan dalam hingga mencapai syaraf pada pulpa gigi, gejala yang dialami seperti sakit tiba-tiba, senut senut, tidak nyaman dan sering rasa sakit menjalar hingga telinga dan kepala. ”Solusi untuk masalah tersebut adalah dilakukannya perawatan saluran akar (root canal treatment),” papar dokter Dinda. Perawatan saluran akar itu, lanjutnya, di awali dengan membuka akses ke saraf pulpa gigi dan membersihkan saluran akar hingga ujung akar, agar saluran akar benar-benar bersih dari iritan maupun bakteri. Kemudian saluran akar diisi dengan bahan pengisi khusus.

Tahap selanjutnya, dilakukan pembuatan restorasi gigi usai perawatan saluran akar supaya fungsi gigi seperti mengunyah dan estetik dapat kembali seperti semula. ”Perawatan saluran akar dapat dilakukan sekali kunjungan atau beberapa kali kunjungan tergantung dari kondisi gigi,” sebut dokter spesialis konservasi gigi tersebut. Dalam paradigma masyarakat pada umumnya mengenai gigi berlubang, yakni dengan memilih mencabut gigi tersebut.

Padahal gigi yang sakit itu masih bisa dipertahankan. Kebiasaan ini pun diakibatkan minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesediaan spesialis dalam bidang kedokteran gigi dan karena belum mengenal karies gigi lebih dalam. ”Dokter gigi spesialis konservasi gigi merupakan bidang spesialistik kedokteran gigi yang merawat jaringan keras gigi untuk mempertahankan gigi tersebut selama mungkin dalam rongga mulut, sehingga fungsinya dapat kembali normal,” tuturnya. Ia merinci, perawatan dalam bidang spesialis konservasi gigi antara lain pencegahan karies, penambalan gigi, perawatan saluran akar, restorasi gigi (crown, veneer, inlay, onlay), bleaching, perawatan dentin hipersensitif, fraktur mahkota gigi, bedah endodontik. ”Walaupun karies gigi dapat disembuhkan, namun penyakit satu ini tidak bisa serta merta diabaikan agar tidak merusak bagian mulut lainnya,” kata dokter Dinda memperingatkan.

Cara Sederhana Merawat Gigi

Senyum indah dengan gigi sehat menjadi dambaan setiap orang. Namun jika gigi sakit, tentu betul rasanya lebih sakit daripada sakit hati. Pencegahan tentu lebih baik daripada mengobati. Sejak dulu orang tua selalu mengatakan kepada anaknya untuk rajin menyikat gigi setiap hari terutama sebelum tidur.

Kuman-kuman yang bersarang dari sisa makanan sepanjang hari dapat menyerang gigi di malam hari. Akan tetapi terkadang anak-anak bahkan hingga dewasa malas sikat gigi di malam hari dan memilih langsung tidur. Sebetulnya lebih mudah mencegah daripada mengobati. Cara paling sederhana adalah rajin menyikat gigi. Jangan sampai menyesal di kemudian hari saat tertawa dengan gigi tak lengkap.

Rajin Sikat Gigi. Jaga kebersihan rongga mulut dengan baik dan rutin menyikat gigi dengan benar. Karena setiap orang bisa sikat gigi. Tapi sikat gigi yang baik untuk dirinya ya, karena itu belum tentu benar caranya sebab ada susunan gigi yang berbeda.

Kontrol ke Dokter Gigi. Seseorang seharusnya kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan. Karena lubang gigi kadang terlihat kadang tidak. Begitu ada keluhan, bisa ditangani lebih awal akan lebih baik. Kalau sudah lanjut maka akan perlu waktu lebih lama untuk perawatannya.***

Mengenal Karies Gigi: Cara Mencegahnya

  1. Menyikat gigi dengan cara yang benar
  2. Memakai obat kumur
  3. Membersihkan sela gigi dengan benang gigi atau flossing
  4. Mengurangi makanan manis

 

Ilustrasi gambar oleh rawpixel

Kanker payudara menyerang secara diam-diam, bahkan tanpa adanya rasa nyeri. Tidak heran, kanker ini menjadi pembunuh kedua bagi wanita setelah kanker serviks.  Oleh sebab itu, penting untuk mengenal kanker payudara terutama untuk para wanita. Dokter Spesialis Radiologi Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. I Putu Widyhantara, SpRad menyatakan, kanker payudara pada umumnya diawali dengan adanya benjolan di payudara. Jika diibaratkan sebuah jam, benjolan cikal bakal penyakit terganas pada perempuan setelah kanker mulut rahim itu, muncul di bagian sisi luar atas. “Di atas angka 9 atau angka 3,” kata dokter Putu.

Umumnya, pasien tidak merasakan nyeri. “Tanda penting jika benjolan itu ganas atau berpotensi kanker adalah keluarnya cairan dari puting susu dan ada kelenjar di ketiak,” ungkapnya. Sedangkan rentang waktunya tergantung dari selnya, termasuk yang invasif atau noninvasif. Jika selnya invasif dalam jangka waktu 6 sampai 12 bulan akan membesar, tapi kalau yang non-invasif bisa lebih lama dari itu.

Menurut dokter spesialis radiologi tersebut, ada beberapa faktor risiko utama penyebab kanker payudara, yakni faktor yang tidak bisa dihindari dan faktor yang bisa dihindari. Faktor yang tidak bisa dihindari, yaitu faktor genetis atau keturunan. “Artinya ada riwayat kanker payudara di dalam keluarga, seperti ibu, nenek, atau saudaranya,” jelasnya. Sedangkan faktor yang bisa dihindari, antara lain, yang berkaitan dengan reproduksi, seperti perempuan yang tidak menikah, tidak hamil, dan tidak menyusui. Faktor risiko yang bisa dihindari lainnya adalah penggunaan KB hormonal (suntik, pil) dalam jangka yang lama. “Itu bisa memicu terjadinya aktivasi atau ketidakseimbangan hormonal di dalam parenkim yaitu kelenjar di payudara,” kata dokter Putu.

Terapi yang menggunakan hormon dan paparan radiasi dalam jumlah yang jumlah yang berulang juga bisa menyebabkan kanker payudara. “Jika terpapar radiasi yang berulang atau kena radiasi nuklir selnya akan bersifat onkogenik, bertransformasi menjadi keganasan,” paparnya.

Mengenal Kanker Payudara: Pencegahan dan Deteksi

Kanker payudara bisa dicegah. Menurut dokter Putu, langkah awal mengenal kanker payudara adalah memahami tiga strategi pencegahan kanker payudara, yaitu: primer, sekunder, dan tertier. Pencegahan primer dilakukan pada wanita sehat, dalam artian wanita yang belum terpapar faktor risiko. Pencegahannya bisa dengan cara pemeriksaan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Pemeriksaan SADARI bisa dimulai sejak remaja. “Pemeriksaan yang baik dilakukan 7-12 hari setelah menstruasi karena saat itu payudara lebih fleksibel dan tidak nyeri lagi,” katanya lagi.

Sedangkan bagi wanita yang telah menopause, atau tidak menstruasi lagi, dapat dilakukan kapan saja. “Usia di atas 40 tahun dianjurkan pemeriksaan mamografi sehingga akan diketahui apakah terdapat kanker jinak atau kanker ganas, sedangkan bagi remaja cukup di-USG (ultrasonografi, red),” ujar dokter spesialis tersebut. Dalam laman wikipedia, mammografi adalah proses pemeriksaan payudara manusia menggunakan sinar-X dosis rendah (umumnya berkisar 0,7 mSv). Sedangkan

USG medis adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ.

Pencegahan sekunder dilakukan pada wanita yang mempunyai faktor risiko. Bagi wanita di atas 35 tahun yang punya faktor risiko, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mammografi. Sedangkan pencegahan tertier dilakukan kepada wanita yang sudah ada tanda-tanda seperti benjolan di payudara, atau penebalan di payudara yang tidak sakit, sakit di payudara, terjadi lekukan di kulit payudara (seperti kulit jeruk), perubahan warna atau tekstur kulit payudara, perubahan bentuk payudara, putting susu tertarik ke dalam, atau putting susu mengeluarkan cairan abnormal. “Jika sudah begitu perlu pemeriksaan lebih spesifik, perlu tindakan operasi atau operasi dengan terapi radio terapi,” ucap dokter Putu.

Radioterapi

Radioterapi merupakan pengobatan dengan sinar- X untuk mematikan sel-sel ganas yang masih ada di area payudara. Putu juga mengingatkan kepada pasien yang pernah dioperasi agar jangan berpuas diri sehingga abai dengan kemungkinan sel-sel kankernya muncul kembali. “Disarankan USG setelah setahun dioperasi untuk memastikan apakah sel-sel kankernya muncul lagi atau tidak,” katanya.

Apakah faktor makanan bisa menyebabkan kanker payudara? “Sampai saat ini belum ada penelitian yang memastikan makanan penyebab kanker payudara, tapi faktor obesitas bisa menjadi penyebab kanker payudara,” bebernya. “Selain itu, alkohol bisa memicu kanker payudara.” Dokter spesialis radiologi tersebut menyarankan bagi wanita yang punya faktor risiko agar menghindari makanan berlemak tinggi, mengandung kolesterol tinggi, dan minuman beralkohol. “Rutinlah berolahraga agar daya tahan tubuh kuat, jika daya tahan tubuh kuat, tubuh kita bisa melawan penyakit,” tutup dokter spesialis radiologi tersebut.

Pencegahan kanker payudara dimulai dari mengenal kanker payudara lebih dalam.

 

Ilustrasi gambar oleh Annie Spratt

Sebagian orang masih sering mengabaikan waktu tidurnya dengan begadang hingga larut malam. Padahal dampak begadang dapat memperburuk kondisi kesehatan, membuat tubuh cepat tua. Seringnya begadang mengakibatkan badan menjadi lebih cepat lelah. Terlihat dari warna di bawah matanya yang menghitam yang sering disebut mata panda. Banyak dampak buruknya, wajah terlihat lelah dan sulit berkonsentrasi.

Dampak Begadang: Membuat Cepat Tua

Menurut dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Maria Bintang Andriana Panggabean, begadang membuat seseorang cepat tua. Karena kerja hati (liver) seharusnya istirahat, sedangkan kalau tubuh terjaga 24 jam, liver akan terus bekerja. Ini membuat hati lebih cepat rusak. Karena itu ia merekomendasikan untuk tidur pukul 23.00. Selain itu, hormon muda yang menjaga sel tubuh paling banyak diproduksi pukul 11 malam hingga pukul 2 pagi. Kalau begadang sesekali tidak masalah. Tapi kalau keseringan, berminggu–minggu hingga berbulan–bulan, orang tersebut akan jadi lebih cepat tua. Dampak begadang membuat hati lebih gampang rusak dan gampang terkena penyakit hati, seperti hepatitis.

Jika ingin sengaja begadang, misalnya menonton bola, Maria menyarankan untuk tidur dulu selama 5 jam. Setelah 2-3 jam menonton bola, tidur dapat dilanjutkan kembali. “Kalau misalnya ada pekerjaan di pagi hari, balik ke orangnya, mau tidur lagi atau nggak,” ujar dokter Maria Bintang.

Dampak Begadang Lainnya

Banyak anggapan bahwa tidur di pagi hari bisa mengakibatkan penyakit diabetes. Misalnya di pagi hari tidur dan malamnya tidak bisa tidur. Di saat tidak tidur, keinginan untuk makan menjadi tinggi. Di waktu malam, produksi insulin lebih sedikit dibanding siang hari. Sehingga membuat seseorang lebih rentan gemuk dan terkena penyakit tersebut. “Jika lapar, bisa ganti dengan makan buah atau oat yang tinggi serat. Sehingga lebih lama kekenyangan. Tidak disarankan mengonsumsi nasi. Karena di malam hari, semua hormon sudah turun. Takutnya karbohidrat tidak dipecah sehingga risiko obesitas dan penyakit gula lebih tinggi,” terangnya.

Maria menganjurkan agar pola makan teratur, tiga kali sehari. Demikian juga konsumsi buah, tiga kali dalam sehari. Minuman bersoda tidak disarankan karena meski dalam kemasan disebut zero calorie, namun tetap mengandung gula.

Terlebih jika memakai gula buatan yang kadar gulanya lebih tinggi dibanding gula putih. Satu sendok gula buatan setara dengan lima sendok gula putih. “Sebaiknya minum yang sehat saja seperti air putih,” katanya. Efek begadang lainnya, susah mengatur siklus tidur. Jika begadang tiga malam berturut–turut, malam keempat akan sulit tidur karena mengikuti siklus malam sebelumnya. “Misalnya seseorang biasa tidur pukul 22.00 atau 23.00, tiga malam dia begadang di atas pukul 3 pagi. Dia akan susah tidurnya,” kata dokter Maria.

“Cara mengubah siklus tidur bisa dengan menambahkan jam tidur secara perlahan. Kualitas tidur juga mesti dijaga dengan cara mematikan lampu dan berhenti memainkan ponsel. Sebaiknya jika ingin tidur pukul 11 malam, sejam sebelumnya jangan main handphone. Karena sinar radiasi dari handphone bisa membuat hormon yang selalu bangun itu terus diproduksi oleh tubuh,” katanya.

Anjuran Tidur untuk Orang Dewasa

Waktu tidur yang tepat untuk orang yang berusia di atas 15 tahun adalah 6 hingga 8 jam. Tidak dianjurkan tidur lebih dari 8 jam. Sebab hal itu justru membuat tubuh menjadi lelah dan lesu. Durasi tidur yang terlalu lama juga berdampak buruk bagi kesehatan dan performa seseorang. “Bukannya menjadi fresh malah membuat mengantuk, sama seperti kekurangan tidur,” kata dokter Maria. Menurut dr. Maria, tidur yang berkualitas lebih baik dibanding tidur lama. Yang dimaksud dengan tidur berkualitas, kata dr. Maria adalah tidur yang tidak terbangun–bangun atau deep seleep. Sehingga esok harinya akan terasa lebih segar. Berbeda dengan orang yang setelah terbangun, lalu tidur kembali. Tubuhnya akan terasa cepat lelah di pagi harinya.

 

 

ilustrasi gambar oleh Hutomo Abrianto

Tidur adalah kebutuhan manusia. Jika tak bisa tidur (insomnia), kesehatan tubuh bisa terganggu. Dapat dilakukan terapi akupunktur pada orang yang mengalami sulit tidur, sebab salah satu manfaat akupunktur adalah dapat menyembuhkan insomnia.

Menurut dokter spesialis akupunktur Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Mia Sophia Irawadi, SpAK, tidur adalah kebutuhan. Fase tidur sangat penting dalam hidup manusia. Karena saat tidur, tubuh akan beristirahat dari semua hal yang melelahkan fisik maupun mental.

“Sepertiga kebutuhan dari hidup kita harusnya dilalui dengan tidur. Tetapi banyak orang yang tidak mudah melakukannya,” kata dokter spesialis tersebut. Proses penyembuhan penyakit dan luka pun akan semakin cepat bila dibarengi dengan istirahat dan tidur di malam hari. Tubuh menjadi lebih sehat daripada mereka yang selalu kurang tidur di malam hari. Itulah mengapa insomnia selalu menjadi penyakit yang sangat mengganggu kesehatan dan keseimbangan hidup penderitanya.

Insomnia

Insomnia penyakit yang sangat mengganggu. Karena penderitanya sering sulit tidur nyenyak. “Tentu saja kurangnya waku tidur akan mempengaruhi kesehatan. Tubuh jadi kurang istirahat, daya tahan tubuh melemah, dan timbul berbagai macam penyakit terutama penyakit jantung,” kata dokter Mia.

Sebagian besar penderita insomnia sangat tersiksa dan sulit mendapatkan kembali cara beristirahat yang normal. Pada umumnya, insomnia disebabkan beberapa faktor. Seperti terganggunya pikiran karena cemas, marah, takut, sedih, khawatir, serta kondisi fisik yang kurang sehat karena sakit, kurang nutrisi, atau kurang berolahraga. “Karena sedikitnya waktu istirahat di malam hari, maka tubuh biasanya akan lebih lemah, cepat lelah, rentan terhadap penyakit, gelisah, pelupa, cemas, dan gejala lain yang membuat penderita tidak nyaman,tidak bersemangat  untuk melakukan kegiatan,” jelas dokter spesialis akupunktur tersebut.

Pengobatan insomnia secara medis dapat dilakukan dengan dua acara, yaitu psikoterapi dan kemoterapi. Namun obat–obatan untuk mengatasi insomnia dapat menimbulkan ketergantungan dan toleransi sehingga seringkali dibutuhkan dosis yang selalu bertambah.

Manfaat Akupunktur Untuk Insomnia

Akupunktur bagi penderita insomnia dapat diandalkan ketika pengobatan lain tidak berhasil menunjukkan efek penyembuhan. Akupunktur merupakan cara pengobatan yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu yang dikenal di Daratan China. Pengobatan ini dengan cara menusuk atau menekan titik–titik akupunktur dalam tubuh, atau titik meridian. “Tidak hanya mengobati, akupunktur juga mendiagnosis suatu penyakit dengan cara berebeda dengan ilmu kedokteran medik yang sesuai dengan ilmu akupunktur,” terang dokter spesialis akupunktur tersebut.

Mekanisme kerja akupunktur untuk mengatasi insomnia, akibat dari penusukan jarum akupunktur menyebabkan meningkatnya kadar serotonin dalam serum yang diperkirakan ikut berperan dalam proses tidur. Akupunktur akan memicu pelepasan morfin endogen tubuh sehingga akan timbul efek mengantuk. Selain itu juga dapat mengatasi insomnia akibat dari efek pengobatan pada kanker dan pasien cuci darah.

“Jika insomnia terlanjur menganggu hidup Anda, lakukanlah terapi akupunktur. Tak cukup sekali untuk mendapatkan hasil memuaskan, perlu pengobatan rutin,” katanya.

Pengertian dan Manfaat Akupunktur Lainnya

Akupunktur adalah pengobatan dengan cara menusuk ke titik akupunktur pada tubuh. Total ada 365 titik akupunktur, dari kepala hingga kaki. Bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit. Semua usia bisa diberi terapi akupunktur, bayi maupun orang dewasa.

“Pada bayi, umumnya untuk yang sering kembung, nangis dan rewel. Pada dewasa, bisa menyembuhkan alergi dan kesuburan. Untuk orang tua, nyeri punggung, lutut, dan ngga bisa tidur,” kata dr. Mia Sophia Irawadi, Dokter Spesialis Akupunktur Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Terapi akupunktur dapat merangsang tubuh agar dapat memperbaiki jaringan yang sakit atau rusak dengan menusukkan jarum ke titik meridian. Jarum akupunktur memakai jarum stainless steel. Jika terdapat alergi, dapat memakai jarum berbahan lain. Selain menggunakan jarum, ada juga akupunktur laser.

“Pengerjaan laser gelombang terapi di titik tertentu. Sebagai pilihan bagi yang takut jarum, kita pakai laser. Untuk diabetes juga disarankan pakai laser. Anak–anak banyak juga pakai laser,” lanjut dokter Mia.

 

ilustrasi gambar oleh Berwin Coroza

Manfaat olahraga ada banyak. Namun jika harus memilih 5 manfaat olahraga untuk kesehatan yang paling signifikan, berikut jawaban kami.

Olahraga merupakan jenis kegiatan fisik yang baik untuk pikiran, tubuh, serta jiwa manusia. Kegiatan ini juga dapat didefinisikan sebagai bentuk aktivitas yang berkontribusi terhadap kebugaran, kesejahteraan mental, serta interaksi sosial. Ada banyak bentuk dari olahraga, seperti bermain, rekasi, bertani, maupun gerakan fisik lainnya. Olahraga secara rutin merupakan suatu langkah antisipasi terhadap pencegahan timbulnya berbagai jenis penyakit berbahaya dalam tubuh. Kegiatan ini bisa dilakukan siapa saja, baik anak-anak, orang dewasa, maupun lanjut usia.

Meski olahraga sangat bagus untuk kesehatan, namun data Badan Pusat Statistika (BPS) Nasional 2015 mencatat dari total jumlah penduduk Indonesia, hanya 27 persen saja yang rutin melakukan olahraga minimal satu kali dalam seminggu. ArtinyKesadaran orang Indonesia untuk berolahraga masih rendah.

Menurut dokter Irwin Kurniadi, ada beragam fakor penyebab rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk berolahraga. Salah satunya adalah perkembangan teknologi. Meski tujuan utama teknologi memudahkan, namun belakangan ini kehadiran teknologi mengubah pola pikir dan kebiasaan seseorang. “Misalnya motor, dulu kita masih bisa jalan kaki ke warung, sekarang harus pakai motor meskipun lokasi warung itu cukup dekat,” kata dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut.

5 Manfaat Olahraga

Ia merincikan ada 5 manfaat olahraga untuk kesehatan. Yang pertama adalah meningkatkan kualitas tidur. Seseorang yang menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan olahraga setelah seharian melakukan rutinitas, dapat membantu untuk meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Dengan kualitas tidur yang baik akan membuat tubuh kembali segar dan akan lebih siap melakukan aktivitas keesokan harinya. “Namun yang perlu diingat, jangan melakukan aktivitas olahraga di saat jam mendekati waktu tidur, karena hal ini justru akan menimbulkan gangguan insomnia,” ujar dokter Irwin.

Yang kedua adalah menjaga kestabilan berat badan. Seseorang yang rutin melakukan kegiatan olahraga dapat memiliki bentuk tubuh yang ideal, terlihat segar, bugar, dan lebih sehat. “Menjaga berat badan sangat penting, sebab 70 persen penyebab kematian adalah berat badan. Seseorang yang kecenderungan memiliki berat akan menimbulkan penyakit obesitas, terus larinya ke jantung, dan diabetes,” katanya.

Selanjutnya, yang ketiga, seseorang yang rutin berolahraga akan meningkatkan mood seseorang. Dokter Irwin mengatakan berolahrga dapat membantu menstimulasi zat–zat kimia pada otak yang pada akhirnya dapat membuat seseorang lebih santai dan merasa lebih bahagia. Timbulnya perasaan ini dapat meningkatkan mood seseorang.

Keempat, olahraga juga bermanfaat untuk membuat tubuh lebih segar dan mengembalikan gairah seksual. Menurutnya, setelah seharian melakukan rutinitas yang menguras tenaga, tubuh akan terasa lelah dan letih. Hal tersebut tentu saja akan berdampak pada kualitas hubungan seksual seseorang. “Berolahraga dapat membantu meningkatkan gairah seksual serta dapat mencegah disfungsi ereksi,” kata dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut.

Sedangkan yang kelima, dapat menghindarkan seseorang dari berbagai jenis penyakit. Sebab berolahraga secara rutin sangat dianjurkan oleh para ahli kesehatan, hal ini dikarenakan dengan berolahraga dapat membantu menurunkan risiko terjangkit beberapa jenis penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, osteoporosis, maupun berbagai jenis penyakit berbahaya lainnya.

Tips Untuk Mendapat 5 Manfaat Olahraga

Olahraga dikatakan baik dan benar jika kegiatan tersebut dilakukan secara teratur dan terukur. Untuk mendapat 5 manfaat olahraga yang utama, diperlukan porsi dan cara olahraga yang benar. Para ahli kesehatan menyarankan manusia seharusnya berolahraga setidaknya 30 mneit per hari secara teratur, supaya dampak dan manfaatnya terlihat. Seperti tubuh menjadi bugar.

Sebelum melakukan olahraga, lakukan pemanasan terlebih dahulu dengan melompat ringan dan lainnya. Kemudian pilihlah jenis olahraga yang aman dan nyaman, apakah itu jogging, yoga, bersepeda, maupun jenis olahraga lainnya, sesuai dengan kemampuan tubuh. Untuk anak–anak di bawah 10 tahun, jenis olahraga yang disarankan adalah berlari, melompat dan berenang. Sementara untuk remaja olahraga atau kegiatan yang disarankan seperti tenis. Sedangkan untuk lansia 55 tahun ke atas, kegiatan yang disaranakan adalah bertani, menanam bunga, siram bunga, dan jalan kaki ringan.

Menurut World Health Organization (WHO), aktivitas fisik itu dibagi menjadi tiga, yakni ringan, sedang dan berat. Untuk aktivitas ringan contohnya berjalan kaki, menyapu lantai, mencuci baju atau piring, mencuci kendaraan, berdandan, dan lainnya,” sebutnya.

Sedangkan aktivitas sedang membutuhkan tenaga intens atau terus menerus, gerakan otot yang berirama atau kelenturan (flexibility), contohnya berlari kecil, tenis meja, berenang, bermain dengan hewan peliharaan, bersepeda, jogging kecil dan jalan cepat. Sementara aktivitas berat biasanya berhubungan dengan olahraga dan membutuhkan kekuatan (strength) serta membuat berkeringat, contohnya berlari (sprint), bermain sepak bola, senam aerobik, bela diri, dan outbond.

Olahraga itu harus sesuai dengan porsi tubuh. Kalau seseorang tengah kelelahan, kemudian dia memaksakan diri untuk olahraga berat seperti futsal, itu berbahaya. Bisa langsung terkena serangan jantung. Kita harus mengukur kemampuan tubuh kita itu seperti apa.

 

Ilustrasi gambar oleh Paul Green

Susah BAB (buang air besar) kerap dialami orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kurang minum dan makanan berserat jadi penyebabnya. Waspada jika tiga hari tidak bisa ke belakang. Menurut dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam dr. Maria Bintang Panggabean, seseorang disebut mengalami konstipasi jika tidak BAB lebih dari tiga hari. Banyak yang mengira BAB keras saat puasa itu konstipasi. Namun hal itu terjadi akibat kekurangan cairan. “Di waktu puasa kita tak konsumsi cairan mulai pukul 05.00 hingga pukul 18.00. Lebih kurang 14 jam,” kata dokter tersebut.

Mencegah Susah BAB Saat Puasa

Untuk mensiasatinya dengan minum air putih saat sahur, berbuka, dan menjelang tidur. Dalam sehari tersebut, dianjurkan konsumsi tiga liter air putih. “Saat bangun tidur sahur 500 ml, sahur 500 ml, buka puasa 500 ml, setelah buka puasa 500 ml, dan menjelang tidur usahakan 1 liter,” terangnya. Saat puasa, kebanyakan orang minum sedikit air. Bahkan ketika berbuka, minuman manis yang dipilih. Air putih dilupakan. Kekurangan konsumsi buah dan sayur juga menyebabkan BAB keras atau konstipasi.

Dokter Maria menganggap normal seseorang yang BAB dua hari sekali. Namun yang dikahwatirkan adalah, bila kondisi tersebut terjadi hingga tujuh hari. Jika demikian, dr. Maria menyarankan untuks segera memeriksakan ke dokter, karena ditakutkan ada penyakit lain selain konstipasi, misalnya gangguan usus bukan karena dehidrasi.

Mengatasi Susah BAB

Bila mengalami sembelit, jangan dipaksa mengejan. Karena mengakibatkan keluar penyakit lain, seperti ambeien. Jika tak merasa mulas, lebih baik jangan dipaksa,” katanya. Obat pencahar tanpa resep dokter juga tidak disarankan, karena tidak baik untuk usus. Mengonsumsi  pencahar, secara berlebihan dapat mengganggu usus. Akibatnya bisa diare sehingga kondisi dehidrasi akan semakin parah. Kurang beraktivitas juga menyebabkan konstipasi. Karena usus lebih lambat bekerja dan membuat pembentukan veses lebih lama. “Saat puasa kita malas beregrak. Jadi olahraga yang tidak menguras tenaga, bisa jalan kaki 10 sampai 15 menit. Lebih mempengaruhi kerja usus lebih bagus,” ucapnya.

Menurut dr. Maria, makanan yang bisa menyebabkan kosntipasi hampir tidak ada, namun saat puasa, konsimsi sayur dan buah harus seimbang, minuman kopi seharusnya dihindari. “Kopi berpengaruh ke cairan. Kalalu kita minum kopi, sahur harus anyak konsumsi air. Karena kopi menyerap air. Lebih baik tidak usah minum kopi,” katanya. Buah yang disarankan adalah, semangka atau melon karena mengandung banyak air. “Sayuran hijau rata -rata mengandung banyak mineral tinggi,” jelasnya.

Bagi yang hamil, sembelit kebanyakan terjadi karena saluran reproduksi menekan saluran pencernaan atau usus. “Kebanyakan ibu hamil ketika BAB takut mengejan,” kata dokter Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut.

 

Ilustrasi oleh freepik exclusive vectors

Pilek dan flu (penyakit influenza) merupakan gangguan kesehatan yang membuat tubuh tidak merasa nyaman. Selain mengakibatkan bersin–bersin, kepala pusing, demam, meriang, hidung seperti tersumbat dan yang paling mengganggu adalah cairan lendir yang keluar dari dalam hidung membuat kita susah bernafas. Serangan pilek dan flu ini biasanya datang pada saat pergantian musim atau cuaca. Pilek adalah gejala yang timbul karena influenza atau yang biasa lebih dikenal dengan nama Flu dan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari family orthomyxoviridae. Pilek bukan hanya menyerang manusia tapi juga binatang.

Menurut dr. Aditya Wicaksono, SpTHT-KL dokter spesialis THT Rumah Sakit Awal Bros Batam menjelaskan, hidup sehat pada dasarnya adalah cara yang tepat untuk menghindari sakit. Penyakit influenza bisa dialami siapa saja, virus ini bisa saja menyerang seseorang yang tadinya dalam kondisi sehat. Namun karena daya tahan tubuhnya dalam kondisi yang tidak baik, inilah yang menyebabkan seseorang bisa saja terserang flu.

Penyebab Penyakit Influenza

Dokter spesialis THT ini menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena penyakit influenza ini. Pertama adalah dengan membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan benar. Banyak orang tidak mencuci tangan mereka dengan benar. Cuci tangan sebanyaknya sepuluh kali sehari adalah salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah datangnya virus penyebab flu. Namun masih banyak orang yang tidak segera mencuci tangannya kurang dari 15 detik, padahal para ahli menganjurkan untuk mencuci tangan setidaknya 20 detik atau lebih. “Yang benar adalah dengan menggosok seluruh permukaan tangan antara jari dan pastikan tangan benar benar kering setelahnya.

Matikan keran dan lampu kamar mandi serta membuka pintu dengan tisu untuk menjaga tangan tetap bersih. Trik ini perlu dipraktekkan,” jelas dokter Aditya. Penyebab kedua yang mungkin bisa terjadi adalah olahraga yang terlalu sering. Kebiasaan berolahraga
dalam jumlah yang berlebihan justru akan melemahkan sistem kekebalan tubuh kita. Pusat latihan kebugaran merupakan tempat yang banyak mengandung kuman mulai dari treadmill dan alat–alat fitness yang penuh keringat, bangku, ruang ganti dan mungkin saja di tas yang anda bawa pulang sudah ada kuman yang menempel.

Namun ini tidak berari harus berhenti berolahraga. Untuk menjaga diri dari serangan virus, lap terlebih dahulu mesin dan alat–alat fitness yang ingin anda gunakan, jangan lupa untuk cuci tangan,” jelasnya lagi.  Hal selanjutnya yang perlu dihindari adalah merokok. Merokok dapat melemahkan fungsi bulu–bulu halus dalam hidung untuk menyaring udara ke paru–paru sehingga kuman akan terperangkap dan masuk ke paru–paru. “Perokok kronis selalu jauh lebih rentan terhadap infeksi pernafasan. Mereka telah merusak paru–paru, sehingga mereka lebih rentan terhadap penyakit,” kata dokter spesialis THT tersebut.

Cegah Penyakit Influenza

Penggunaan masker wajah yang salah adalah pemicu terserangnya virus Influenza. Sejak September 2012 lalu masker wajah tidak dianjurkan lagi untuk digunakan di dalam rumah dan lingkungan pekerjaan. Namun masih banyak yang menggunakannya terutama jika mereka berada dalam kondisi flu berat atau karena sehari hari berhadapan dengan orang sakit. Masker adalah sarang virus. Pastikan memakai dan membuangnya dengan benar. Jangan sampai menyentuh bagian depan yang paling mungkin terkontaminasi virus. Setelah itu, pastikan anda selalu cuci tangan dengan benar hingga bersih.

 

Ilustrasi oleh Evening Tao

Asma kambuh sangat menganggu kegiatan, belum lagi menghawatirkan. Penyakit asma ini bisa dialami oleh siapa aja baik usia muda hingga tua. Menurut dr. Abdul Malik Sp.P, dokter spesialis paru (Pulmonologist) Rumah Sakit Awal Bros Batam, ada sejumlah faktor yang bisa memicu kekambuhan asma. Di antaranya alergi debu, asap rokok, bulu binatang, aktivitas fisik, udara dingin, dan infeksi virus. Dan beberapa kasus disebabkan oleh faktor keturunan. Asma juga dikatakan sebagai penyakit jangka panjang pada saluran pernapasan, yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan, sehingga menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Dan efek lainnya adalah nyeri dada, batuk, sulit bernapas.

Menghentikan Asma Kambuh

Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan tetapi hanya sebatas mengontrol saja. Dan itu pun juga ada tiga bagian, terkontrol, setengah terkontrol, dan tidak terkontrol. Asma terkontrol adalah penderita tidak mengonsumsi obat lagi ketika asmanya kambuh. Caranya adalah melakukan terapi asma, dan ada obatnya untuk mengontrol asma.

“Ada terapi asma tapi kita klasifikasi dulu golongan asmanya seperti apa, ada golongan asma yang terkontrol, setengah terkontrol, dan tidak terkontrol, dengan begitu kita bisa melihat treatment-treatmenya,” ujar dokter spesialis paru tersebut. Dan yang dimaksud dengan tidak terkontrol yakni penderita setiap hari, baik pagi, siang, maupun malam merasakan sesak napas. Kemudian setengah terkontrol penderita akan merasakan sesak tiba-tiba.

Ia menyampaikan, salah satu terapi utama yang dilakukan untuk penderita pemberian Inhaled glucocorticosteroids (ICS) untuk mengontrol asma dan Long Acting ß2-agonists (LABA). Sedangkan untuk mengontrol asma bagi penderita yang asmanya belum terkontrol bisa memakai Long Acting karena bisa bertahan lebih dari 12 jam. “Asma ini juga menyebabkan kematian jika tidak dilakukan treatment yang baik,” kata dokter Abdul Malik, Sp.P

Tips Menghindari Asma Kambuh

  1. Hindarilah pencetus seperti alergi, seperti makan udang atau makanan yang menyebabkan sesak. Sebaiknya berhenti mengonsumsinya, karena dapat mencegah asma.
  2. Hindari olahraga yang berat
  3. Olahraga yang dianjurkan pada penderita asma seperti berenang, senam asma, bersepeda, jalan kaki.
  4. Hindari merokok.
  5. Hindari terhirup asap obat nyamuk bakar, dan polusi.

 

Ilustrasi oleh SXC

Bagaimanakah orang introvert itu?

Pernah tidak, sih, kalian bertemu dengan seseorang yang cenderung pendiam, berteman dengan beberapa orang saja, dan biasanya tidak banyak berinteraksi dengan banyak orang? Atau bahkan kalian sendiri yang mengalami ciri–ciri tersebut? Nah kalau memang iya, itu tandanya orang itu atau bahkan kamu merupakan sosok introvert tempramen.

Introvert termasuk ke dalam kategori tempramen, tempramen diartikan sebagai jenis–jenis orang. Dan lawan dari introvert itu sendiri adalah extrovert. “Introvert akan membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk masuk ke dunia baru. Dan mereka biasanya lebih pendiam, lebih mengobservasi, lebih hati–hati, dan tidak bisa langsung terlibat dengan dunia yang ada di sekelilingnya. Introvert lebih tidak terlihat sementara extrovert kebalikan introvert,” kata Ibu Maryana, Psikolog Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Introvert tempramen bisa dipengaruhi oleh keturunan dan lingkungan, tetapi bisa berubah dalam kondisi lingkungan tertentu. Terutama saat dewasa, misalnya karena tuntutan pekerjaan. “Setelah dewasa tuntutan pekerjaan bisa juga menjadikan orang introvert. Pekerjaan yang lebih mengarah ke introvert misalnya akuntan, data analisis, bekerja di laboratorium. Tidak terlalu berhadapan dengan
banyak orang,” ujar psikolog tersebut.

Introvert berbeda dengan tidak percaya diri. Mereka akan merasa percaya diri saat sudah berada di lingkungan yang sesuai dengannya. Dan introvert juga mempunyai keunggulan walaupun terkenal dengan sosok pendiam. Psikolog Rumah Sakit Awal Bros Batam tersebut mengatakan, orang introvert akan lebih berhati–hati dalam memilih teman, mereka akan memilih teman yang mengenalnya dengan baik. Maka dari sanalah, ia akan curhat dengan orang tersebut. Selain itu introvert lebih mudah untuk introspeksi diri dan lebih pintar dalam menilai dirinya.

Bagi kamu yang mempunyai teman seperti demikian, sebaiknya tidak dikucilkan. Mereka bukan bermaksud memilih teman tetapi dalam beradaptasi membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan extrovert.

Berteman dengan Orang Introvert

1. Jangan dikucilkan
2. Berikan waktu lebih banyak agar mereka lebih mudah untuk beradaptasi
3. Lingkungan bisa mengubahnya sesaat tidak keseluruhan. Jadi jangan kaget jika seseorang akan lebih suka berdiam diri.

 

Ilustrasi oleh Samuel Zeller

Penyakit Diabetes muncul karena kadar gula darah yang tinggi, kemudian dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, saraf, dan organ tubuh, tidak terkecuali organ vital pada mata. Namun, bagaimana bisa terjadi pada mata dan apakah akibatnya?

Salah satu benang merah ketakutan dari penderita diabetes adalah komplikasi. Sebagai salah satu penyakit yang menyerang melalui darah, diabetes berpotensi merusak semua organ tubuh. Dalam sistem tubuh, darah terus mengalirkan oksigen dan nutrisi lalu memasoknya ke seluruh bagian tubuh.

Lalu, bagaimana dengan penderita diabetes yang sejatinya mempunyai gangguan gula darah? Hal inilah yang disebut dengan komplikasi. Seperti yang dikatakan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Ani Yeo, SpPD, berdasarkan data Rumah Sakit Awal Bros Batam, penyakit diabetes termasuk 10 besar penyakit yang paling banyak pengidapnya. Tiap tahun pengidapnya selalu meningkat, karena diabetes adalah penyakit regeneratif.

Kadar gula darah (glukosa) sendiri merupakan sumber energi utama bagi tubuh, namun pada penderita diabetes yang memiliki kadar jauh di atas normal, glukosa inilah yang harus terus dikendalikan. Kadar zat gula dalam darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Tetapi organ pankreas milik penderita diabetes ini tidak mampu memproduksi hormon tersebut sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Dokter Ani Yeo, SpPD menyebutkan diabetes dibagi menjadi dua, yakni diabetes tipe 1 dan 2. Untuk diabetes Tipe 1, banyaknya sekitar 10 persen dari para penderita diabetes, umumnya penderita berusia di bawah 15 tahun. “Pankreas mengalami kerusakan da tidak memproduksi insulin. Ditandai dengan napas berat sesudah berolahraga dan kadar gula di atas 400 mg/dl,” jelas dokter spesialis penyakit dalam tersebut. Sedangkan diabetes Tipe 2, pengidapnya rata-rata dewasa, dan 90 persen dari penderita penyakit diabetes mengidap tipe ini. Tipe 2 terjadi karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik (resistensi insulin).

Penyakit Diabetes dan Kerusakan Mata

Semua orang yang menderita diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 berisiko mengalami komplikasi diabetes pada mata. Itu sebabnya semua orang dengan diabetes harus mendapatkan pemeriksaan mata sedini mungkin untuk mengenali gejala awalnya. Penglihatan kabur, ada bintik-bintik atau bercak bayangan hitam mengambang dalam penglihatan serta gangguan penglihatan lainnya menjadi pertanda komplikasi diabetes sudah menjalar pada mata. Dokter spesialis mata Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Hafizah, SpM mengatakan ada tiga penyakit yang diakibatkan oleh diabetes sendiri, yakni retinopati diabetik, glaukoma, dan katarak. Retinopati sendiri merupakan mata kabur akibat diabetes. Pembuluh darah yang rusak akibat penyempitan saluran darah ke mata atau kurangnya nutrisi yang diterima oleh mata menyebabkan kekurangan penglihatan hingga kebutaan.

“Retinopati ini dapat menyerang penderita diabetes Tipe 1 dan Tipe 2. Selama masih memiliki diabetes dan gula darah yang kurang terkontrol, semakin besar kemungkinan mengembangkan komplikasi mata ini,” jelas dokter spesialis mata tersebut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelebihan gula darah ini secara langsung dapat menyebabkan kerusakan, terutama dengan mempengaruhi lapisan pembuluh darah kecil yang membawa darah ke mata. “Diabetes juga menyebabkan perubahan di belakang mata. Pada tahap ini perubahan akan mempengaruhi penglihatan secara bertahap,” ujarnya. Sama halnya dengan glaukoma yang terjadi karena ada peningkatan tekanan cairan abnormal secara bertahap di dalam mata, karena pengaruh dari diabetes itu sendiri. Seiring waktu, tekanan akan meningkat sehingga merusak saraf optik dan berujung kehilangan penglihatan total alias kebutaan. Kemudian untuk katarak yang merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh keruhannya lensa mata ini, tidak hanya akibat degenerasi lensa, tapi juga menjadi akibat dari komplikasi diabetes.

Hal-Hal yang Diwaspadai dari Penyakit Diabetes

Suatu kasus, cerita dr. Hafizah, SpM mendapati beberapa pasien mengalami sakit tidak tertahan pada bola matanya, datang ke dirinya meminta untuk melepasnya. “Hal inilah yang harus diwaspadai, komplikasi diabetes pada mata sebaiknya harus ditangani secepat mungkin,” kata dr. Hafizah, SpM di hadapan peserta Seminar Awam Komplikasi Diabetes pada Mata di Rumah Sakit Awal Bros Batam. Ia mengingatkan lebih baik menjaga kesehatan dibandingkan mengobati. Karena itu penting sekali menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari segala penyakit. Untuk penatalaksanaan ketiga penyakit mata akibat komplikasi diabetes ini dapat dicegah dengan kurangi makan lalu langsung tidur, berolahraga, jaga makanan, jaga berat badan, minum obat dan kontrol gula darah secara teratur.

Siapa saja yang bisa terkena DM?

1. Usia lebih 45 tahun
2. Usia kurang 45 tahun, terutama dengan kegemukan yang disertai dengan faktor resiko:

Kapan harus periksa ke dokter?

1. Tidak dapat melihat dengan baik dalam cahaya redup
2. Melihat bintik-bintik kebutaan dalam penglihatan
3. Penglihatan ganda
4. Berkurangnya lapangan pandang
5. Rasa sakit kepala atau bagian mata

 

Ilustrasi oleh Patrick Brinksma